Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Trens » 5 Bahaya Terlalu Lama di Toilet, Nomor 4 Paling Fatal

5 Bahaya Terlalu Lama di Toilet, Nomor 4 Paling Fatal

  • account_circle Johan Sogara
  • calendar_month Jumat, 29 Mar 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LINTAS SUMBA – Toilet adalah tempat yang seringkali dianggap sebagai tempat untuk bersantai dan melepaskan diri dari segala kegiatan sehari-hari.

Namun, terlalu lama menghabiskan waktu di toilet bisa membawa risiko kesehatan yang tidak diinginkan.

Penting untuk memahami bahaya-bahaya yang terkait dengan terlalu lama di toilet dan mengambil langkah-langkah untuk menjaga keseimbangan waktu di sana.

1. Risiko Gangguan Sirkulasi Darah

Terlalu lama duduk atau jongkok di toilet dapat menyebabkan gangguan sirkulasi darah, terutama pada bagian bokong dan tungkai. Hal ini dapat mengakibatkan mati rasa, kesemutan, atau bahkan nyeri pada bagian tersebut.

Gangguan sirkulasi darah yang berkepanjangan dapat meningkatkan risiko pembekuan darah atau pembengkakan vena.

2. Masalah Pencernaan

Menghabiskan waktu terlalu lama di toilet juga dapat memengaruhi kesehatan pencernaan.

Duduk terlalu lama dapat menyebabkan tekanan pada usus besar, yang dapat memperlambat proses pencernaan dan menyebabkan konstipasi.

Sebaliknya, jika terlalu sering mengejan atau menekan terlalu keras, hal ini dapat menyebabkan wasir atau sembelit.

3. Gangguan Kandung Kemih

Bagi mereka yang terlalu lama duduk di toilet sambil menunda buang air kecil, risiko gangguan kandung kemih bisa meningkat.

Menahan buang air kecil terlalu lama dapat menyebabkan kandung kemih menjadi terlalu penuh, yang pada akhirnya dapat mengganggu fungsi normalnya dan meningkatkan risiko infeksi saluran kemih.

4. Potensi Kerusakan Otot dan Sendi

Posisi tubuh yang tidak alami saat duduk atau jongkok di toilet dalam waktu yang lama dapat menyebabkan ketegangan otot dan stres pada sendi.

Hal ini dapat mengakibatkan nyeri otot, kram, atau bahkan cedera pada jangka panjang. Orang dengan kondisi tertentu, seperti osteoarthritis, mungkin lebih rentan terhadap kerusakan otot dan sendi yang disebabkan oleh posisi yang tidak nyaman di toilet.

5. Waktu yang Tidak Produktif

Terlalu lama di toilet juga dapat menjadi waktu yang tidak produktif dan membuang-buang waktu yang seharusnya bisa digunakan untuk kegiatan yang lebih bermanfaat. Hal ini dapat memengaruhi produktivitas dan efisiensi dalam menjalani kegiatan sehari-hari.

  • Penulis: Johan Sogara

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ayodhia Kalake dalam sambutannya ungkap program yang bisa mengatasi stunting

    Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi NTT Dikukuhkan, Ayodhia Kalake Beberkan Program yang Bisa Atasi Stunting

    • calendar_month Senin, 18 Mar 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dihadapkan dengan dua isu penting yaitu upaya penurunan kemiskinan dan kemiskinan ekstrem serta penanggulangan stunting. Pemerintah Provinsi NTT pun terus berupaya untuk mengatasi kedua permasalahan tersebut melalui kerja kolaborasi dengan pemangku kepentingan terkait lainnya. Demikian disampaikan Penjabat (Pj) Gubernur NTT Ayodhia Kalake, saat menghadiri upacara Pengukuhan Kepala […]

  • Konferensi Pers Akhir Tahun 2023, Kasat Lantas SBD Tekankan Ini

    Konferensi Pers Akhir Tahun 2023, Kasat Lantas SBD Tekankan Ini

    • calendar_month Selasa, 9 Jan 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Jumlah Kejadian Kecelakaan Lalu Lintas (Laka Lantas) di Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) di tahun 2023 mengalami penurunan. Dibandingkan pada tahun sebelumnya, kejadian laka lantas pada Tahun 2023 berhasil ditekan hingga 19%. Demikian kata Kasat Lantas Polres SBD IPTU I Wayan Suardika, saat Konferensi Pers Akhir Tahun […]

  • dr. Kornelius Kodi Mete saat ditemui awak media di Tana Buru, Kapaka Madeta, sebelum rekonsiliasi (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Dua Kubu Berdamai, dr. Kornelius Kodi Mete: Yang Masih Berbeda, Gabunglah!

    • calendar_month Kamis, 11 Jul 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Mantan Bupati Sumba Barat Daya (SBD) Markus Dairo Talu, dan Bupati SBD sekarang dr. Kornelius Kodi Mete, akan melakukan rekonsiliasi. Acara ini akan dilakukan melalui prosesi ritual adat yang berlangsung di Tana Buru, Desa Kapaka Mendeta, Kecamatan Kodi, Kabupaten SBD, pada hari ini, Kamis, 11 Juli 2024. Dalam wawancaranya dengan awak media […]

  • Kapal nelayan KM Abadi Jaya A1 yang terdampar dan patah dua di Pantau Waibuku, Sumba Barat Daya (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Mesin Mati, Ombak Menggila: KM Abadi Jaya A1 Patah Dua di Sumba Barat Daya

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Kapal nelayan KM Abadi Jaya A1 terdampar dan patah dua setelah dihantam cuaca buruk. Peristiwa tersebut terjadi di Pantai Waibuku, Desa Waimaringi, Kecamatan Kodi Balaghar, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Minggu, 25 Januari 2026 dini hari. Kapal diketahui berangkat dari Pelabuhan Tanjung Wangi, Banyuwangi, Jawa Timur, pada […]

  • Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Aceh Barat menggelar Rapat Kerja tahunan (Muhibbul Jamil/Lintas Sumba)

    DWP Kabupaten Aceh Barat Gelar Raker Tahunan, Bahas Program Kedepan

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Muhibbul Jamil
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Aceh Barat menggelar Rapat Kerja (Raker) tahunan. Kegiatan ini berlangsung di sekretariat DWP, kompleks kantor bupati setempat, pada Jumat, 23 Januari 2026. Rapat tersebut dihadiri oleh seluruh pengurus DWP dan membahas terkait program kerja yang akan dilakukan kedepannya. Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DWP Kabupaten Aceh Barat, Cut […]

  • Gunung Kelimutu, Ende, Nusa Tenggara Timur (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Gunung Kelimutu di Nusa Tengara Timur Berstatus Waspada, PVMBG: Jauhi Tepi Kawah!

    • calendar_month Sabtu, 25 Mei 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) telah mengumumkan bahwa status Gunung Kelimutu di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT) telah mengalami peningkatan dari status normal menjadi waspada atau level II. Hendra Gunawan, sebagai kepala PVMBG, dalam laporannya di Jakarta menyampaikan bahwa kenaikan tingkat aktivitas tersebut telah dimulai sejak pukul 13.00 WITA. […]

expand_less