Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Agenda Bupati dan DPRD Bentrok, Ketua DPRD SBD Ingatkan Pentingnya Hasil BANMUS

Agenda Bupati dan DPRD Bentrok, Ketua DPRD SBD Ingatkan Pentingnya Hasil BANMUS

  • account_circle Johan Sogara
  • calendar_month Minggu, 10 Agt 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LINTAS SUMBA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumba Barat Daya (SBD) diingatkan untuk mematuhi jadwal bersama yang telah disepakati dalam Rapat Badan Musyawarah (BANMUS) DPRD.

Peringatan itu disampaikan Ketua DPRD SBD, Rudolf Radu Holo, dalam Sidang Paripurna XVII Masa Sidang II, pada Jumat, 8 Agustus 2025.

Ia menegaskan seluruh agenda Bupati harus selaras dengan jadwal DPRD yang telah ditetapkan BANMUS untuk periode enam bulan hingga setahun.

“Setelah mendengar pernyataan dari beberapa fraksi yang minta Pemerintah selaraskan kegiatannya dengan DPRD berdasarkan hasil Rapat BANMUS saya ingatkan kembali agar pemerintah perhatikan itu,” ujarnya.

Sidang Paripurna XVII Masa Sidang II DPRD Sumba Barat Daya (SBD), pada Jumat, 8 Agustus 2025 (Johan Sogara/Lintas Sumba)

Sidang Paripurna XVII Masa Sidang II DPRD Sumba Barat Daya (SBD), pada Jumat, 8 Agustus 2025 (Johan Sogara/Lintas Sumba)

Menurutnya, kesepakatan antara DPRD dan pemerintah harus dijalankan konsisten agar agenda bersama tidak terbengkalai.

Budi, sapaan akrabnya itu, menyoroti kehadiran Bupati dalam sidang paripurna yang kerap tertunda karena benturan jadwal kegiatan.

Ia meminta Organisasi Perangkat Daerah yang mengatur agenda Bupati bersikap proaktif mengingatkan jadwal resmi DPRD.

Sebagai contoh, pada 12 Agustus mendatang, terdapat karnaval HUT ke-80 RI yang berbarengan dengan sidang paripurna DPRD.

“Staf yang membidangi ini harus mengingatkan Bupati, karena kegiatan beliau padat, maka staf harus proaktif, sehingga kegiatan bersama DPRD juga berjalan lancar,” tegas Budi.

  • Penulis: Johan Sogara

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bantah Persulit Pencairan Dana Sumur Bor, Kadis Pertanian SBD, Yohanis Frin Tuka bahwa itu untuk kebaikan Petani, soal sumur bor

    Bantah Persulit Pencairan Dana Sumur Bor, Kadis Pertanian SBD: Kami Mau yang Terbaik untuk Petani!

    • calendar_month Selasa, 6 Mei 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Dinas Pertanian Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) membantah tudingan sejumlah kelompok tani yang menilai proses pencairan dana tahap dua proyek sumur bor Dana Alokasi Khusus (DAK) 2024 senilai Rp300 juta berjalan lambat. Kepala Dinas (Kadis) Pertanian SBD, Yohanis Frin Tuka, menyatakan tidak ada intervensi maupun niat menghambat kelompok tani. Ia menilai keluhan […]

  • Bahaya Keseringan Menonton Film 21+: Dampak Negatif bagi Kesehatan Mental dan Emosional

    Bahaya Keseringan Menonton Film 21+: Dampak Negatif bagi Kesehatan Mental dan Emosional

    • calendar_month Selasa, 26 Mar 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Menonton film 21+ atau film dengan konten dewasa telah menjadi bagian dari budaya populer di berbagai belahan dunia. Meskipun dapat memberikan hiburan sesaat, keseringan menonton film dengan konten dewasa dapat memiliki dampak negatif yang serius pada kesehatan mental dan emosional seseorang. 1. Desensitisasi Terhadap Kekerasan dan Seksualitas Keseringan menonton film 21+ dapat […]

  • Kondisi terkini Jalan Usaha Tani, Desa Kabali Dana, Kecamatan Wewewa Barat (TIM/Lintas Sumba)

    Ironi Rp300 Juta: Jalan Baru di Wewewa Barat Tak Layak Pakai

    • calendar_month Senin, 27 Jan 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Pembangunan infrastruktur seharusnya diawali dengan perencanaan matang, mempertimbangkan skala prioritas, serta asas manfaat demi kesejahteraan masyarakat. Namun, prinsip ini tampaknya tidak diterapkan dalam pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) di Desa Kabali Dana, Kecamatan Wewewa Barat, Kabupaten Sumba Barat Daya, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Pada tahun 2024, pembangunan jalan ini menelan anggaran Dana […]

  • Gambar Ilustrasi. Beras Bulog SPHP (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Bulog Salurkan 1 Juta Ton Beras SPHP untuk Stabilkan Harga Hingga Agustus 2024

    • calendar_month Jumat, 23 Agt 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Perum Bulog telah menyalurkan 1 juta ton beras melalui Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) sepanjang Januari hingga 20 Agustus 2024. Penyaluran ini dilakukan sebagai upaya untuk menjaga ketersediaan beras di pasar dan stabilitas harga, sehingga tetap terjangkau oleh masyarakat. Direktur Utama Perum Bulog Bayu Krisnamurthi, mengungkapkan bahwa Bulog bekerja sama […]

  • Ketua Fraksi PDI Perjuangan Sumba Barat Daya (SBD), Octavianus Dapa Talu, saat berdiskusi dengang Direktur YHS, Stefanus Segu, bersama staf (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Program YHS Sentuh Warga Rentan, Octavianus Dapa Talu: Kita Harus Dukung!

    • calendar_month Senin, 18 Agt 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Peran lembaga swadaya masyarakat (LSM) di Sumba Barat Daya (SBD) kian nyata dalam mendorong kemandirian masyarakat desa. Salah satunya Yayasan Harapan Sumba (YHS), yang mendapat apresiasi dari Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD SBD, Octavianus Dapa Talu. Ia menilai, keberadaan yayasan ini menjadi motor pemberdayaan masyarakat desa, terutama bagi kelompok miskin, penyandang disabilitas, […]

  • Gambar Ilustrasi. Seorang jurnalis yang dianiaya oleh aparat Kepolisian Resor Manggarai (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Tangkap dan Aniaya Jurnalis: Aparat Polres Manggarai Langgar Undang-Undang Pers

    • calendar_month Jumat, 4 Okt 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Indonesia mengutuk keras tindakan aparat Polres Manggarai yang menangkap Herry Kabut. Pemimpin Redaksi Floresa itu ditangkap saat meliput aksi protes warga Poco Leok terkait pematokan lahan proyek Geothermal, pada Rabu, 2 Oktober 2024. Penangkapan ini dinilai sebagai tindakan melawan hukum dan pelanggaran terhadap kebebasan pers. Herry Kabut ditangkap […]

expand_less