Berakhir Damai, Kasus Dugaan Penghinaan Massa Tolak Tambang Emas Diselesaikan Secara Kekeluargaan
- account_circle Kobus Tena
- calendar_month Minggu, 31 Mei 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Melkianus Nara dan Aliansi Tolak Tambang Emas menyelesaikan polemik dugaan penghinaan melalui jalur damai dan kekeluargaan. (Lintassumba.com/Kobus Tena)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
LINTASSUMBA.COM – Kasus dugaan penghinaan terhadap massa aksi penolakan tambang emas yang melibatkan anggota DPRD Kabupaten Sumba Timur, Melkianus Nara, yang sempat mencuat di ruang publik baru-baru ini, akhirnya berakhir dengan penyelesaian secara kekeluargaan.
Kesepakatan damai tercapai setelah Melkianus Nara hadir secara langsung menemui pihak Aliansi Tolak Tambang Emas dan menyampaikan klarifikasi serta permohonan maaf atas pernyataan memicu ketegangan di tengah massa aksi.
Perwakilan Aliansi Tolak Tambang Emas, Vinsensius Anicetus Bani, mengatakan pihaknya mengapresiasi sikap terbuka yang ditunjukkan anggota DPRD itu.
“Kami mengapresiasi sikap Bapak DPRD yang telah hadir dan secara terbuka mengakui adanya kekeliruan yang terjadi. Kesadaran untuk mengakui kesalahan merupakan tanggung jawab moral yang patut dihargai,” kata Vinsensius.
Menurut dia, permohonan maaf tersebut menjadi langkah penting dalam membangun kembali kepercayaan antara wakil rakyat dan masyarakat. Ia berharap peristiwa itu menjadi pelajaran bersama agar setiap pernyataan maupun tindakan di ruang publik tetap menghormati aspirasi masyarakat.
“Kami berharap peristiwa ini menjadi pembelajaran agar ke depan setiap sikap, pernyataan maupun tindakan selalu mengedepankan penghormatan terhadap aspirasi rakyat,” ujarnya.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Sumba Timur, AKP Markus Foes, SH, saat dikonfirmasi Lintassumba.com, Minggu (31/5/2026), membenarkan bahwa kedua belah pihak telah menyelesaikan persoalan tersebut secara damai.
“Tadi mereka sudah berdamai,” Tulis Markus singkat.***
- Penulis: Kobus Tena
- Editor: Kobus Tena








Saat ini belum ada komentar