Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum & Kriminal » Biaya Pembuatan dan Perpanjangan SIM Tahun 2025: Tetap Terjangkau bagi Masyarakat

Biaya Pembuatan dan Perpanjangan SIM Tahun 2025: Tetap Terjangkau bagi Masyarakat

  • account_circle Johan Sogara
  • calendar_month Selasa, 21 Jan 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LINTAS SUMBA – Pemerintah melalui Kepolisian Republik Indonesia (Polri) kembali menetapkan tarif resmi untuk pembuatan dan perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) tahun 2025.

Tarif ini disesuaikan berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 76 Tahun 2020 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang berlaku pada Polri.

Biaya Pembuatan SIM Baru

Berikut adalah rincian biaya pembuatan SIM baru:

  1. SIM A: Rp 120.000
  2. SIM B I: Rp 120.000
  3. SIM B II: Rp 120.000
  4. SIM C: Rp 100.000
  5. SIM C I: Rp 100.000
  6. SIM C II: Rp 100.000
  7. SIM D: Rp 50.000
  8. SIM D I: Rp 50.000

Biaya Perpanjangan SIM

Untuk memperpanjang masa berlaku SIM, tarifnya adalah:

  1. SIM A: Rp 80.000
  2. SIM B I: Rp 80.000
  3. SIM B II: Rp 80.000
  4. SIM C: Rp 75.000
  5. SIM C I: Rp 75.000
  6. SIM C II: Rp 75.000
  7. SIM D: Rp 30.000
  8. SIM D I: Rp 30.000

Prosedur dan Syarat Pengurusan SIM

Bagi masyarakat yang ingin membuat atau memperpanjang SIM, berikut langkah-langkahnya:

  1. Pendaftaran: Datang ke Satuan Penyelenggara Administrasi SIM (Satpas) atau gunakan aplikasi Digital Korlantas Polri untuk registrasi online.
  2. Tes Kesehatan: Melampirkan surat keterangan sehat dari dokter yang berwenang.
  3. Ujian Teori dan Praktik: Pembuatan SIM baru mewajibkan peserta untuk mengikuti dan lulus ujian teori serta praktik.
  4. Pembayaran: Lakukan pembayaran sesuai dengan jenis SIM yang dibuat atau diperpanjang.

Catatan Penting

  1. SIM memiliki masa berlaku 5 tahun sejak diterbitkan. Pemohon disarankan memperpanjang SIM sebelum masa berlaku habis untuk menghindari proses pembuatan ulang.
  2. Pembayaran di luar tarif resmi atau pungutan liar dapat dilaporkan langsung ke pihak berwenang.

Kebijakan tarif ini diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk mematuhi aturan berkendara dan melengkapi dokumen resmi, demi terciptanya keamanan dan ketertiban di jalan raya.

  • Penulis: Johan Sogara

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Paus Fransiskus, Pemimpin Tertinggi Gereja Katolik Dunia (TIM/Lintas Sumba)

    Ini Jadwal Lengkap Paus Fransiskus di Indonesia: Agenda dan Lokasi

    • calendar_month Senin, 2 Sep 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Paus Fransiskus, pemimpin tertinggi Gereja Katolik dunia, dijadwalkan melakukan kunjungan apostolik ke kawasan Asia Pasifik. Dalam rangkaian kunjungannya, Indonesia menjadi negara pertama yang akan dikunjungi Paus pada 3-6 September 2024. Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian perjalanan yang akan membawa Paus ke berbagai negara di Asia Pasifik, termasuk Papua Nugini, Timor Leste, […]

  • Pengacara kondang Indonesia, Hotma Sitompul, meninggal dunia di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Kencana

    Hotma Sitompul Meninggal Dunia di RSCM, Dunia Hukum Berduka

    • calendar_month Kamis, 17 Apr 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Pengacara kondang Indonesia, Hotma Sitompul, meninggal dunia di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Kencana, Jakarta, pada Rabu, 16 April 2025, pukul 11.15 WIB. Hotma wafat setelah menjalani perawatan intensif akibat komplikasi penyakit ginjal, diabetes, dan jantung. Kabar duka ini mengejutkan banyak pihak, terutama kalangan hukum di Indonesia. Hotma sempat menjalani pengobatan di […]

  • Pilgub NTT 2024. Calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTT Nomor Urut 02, Melki Laka Lena dan Johny Asadoma saat debat publik perdana (Tangkap layar YouTube KPU NTT/Lintas Sumba)

    Melki Laka Lena Dinilai Lebih Sibuk Jual Nama Prabowo Ketimbang Tawarkan Solusi Nyata untuk NTT

    • calendar_month Selasa, 29 Okt 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Debat pertama Pemilihan Gubernur (Pilgub) Nusa Tenggara Timur (NTT) 2024 yang digelar di Millenium Ballroom, Kupang, pada Rabu, 23 Oktober 2024, berhasil menarik perhatian publik. Gagasan yang diusung oleh para kandidat untuk kemajuan NTT antusias disimak. Namun, pasangan calon (paslon) nomor urut 02, Melki Laka Lena dan Johni Asadoma, kini menghadapi kritik […]

  • Pj Gubernur NTT Ayodhia Kalake (Tengah) menghadiri Peringatan Hari Otonomi Daerah XXVIII Tahun 2024 (Instagram/@pj.gubernurntt2023_2024/Lintas Sumba)

    Pj.Gubernur NTT Hadiri Peringatan Hari Otonomi Daerah XXVIII Tahun 2024

    • calendar_month Senin, 29 Apr 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Kepala Daerah/Penjabat Kepala Daerah se-Indonesia menghadiri peringatan Hari Otonomi Daerah XXVIII Tahun 2024. Upacara tersebut dipusatkan di Balai Kota Surabaya, Jawa Timur pada Kamis, 25 April 2024. Giat ini dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian serta dihadiri juga oleh para tamu undangan lainnya. Pada momen upacara, dirangkaikan juga […]

  • Calon Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Timur dari Fraksi Golkar, Melki Laka Lena (@Melki Laka Lena/Facebook/Lintas Sumba)

    Hadapi Pilkada 2024, Melki Laka Lena Ajak Masyarakat NTT Hindari Tiga Hal Ini

    • calendar_month Selasa, 13 Agt 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Calon Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) dari Fraksi Golkar, Melki Laka Lena, mengajak masyarakat NTT untuk menghadapi Pilkada 2024 dengan semangat yang positif dan penuh kegembiraan. Dalam unggahan di akun Facebook-nya @Melki Laka Lena, pada Selasa, 13 Agustus 2024, Ketua DPD I Golkar NTT itu menekankan pentingnya menjaga suasana politik yang sehat […]

  • Tangkap layar vidio amatir saat siswa/i SMP Negeri 8 Kota Kupang dibawa ke RS Mamami untuk mendapatkan penanganan cepat akibat keracunan MBG (@Eunike Etidena/Facebook/Lintas Sumba)

    Ratusan Siswa di NTT Diduga Keracunan Makanan Bergizi Gratis

    • calendar_month Kamis, 24 Jul 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Ratusan siswa di Sumba Barat Daya (SBD) dan Kota Kupang, NTT, mengalami gejala keracunan usai menyantap makanan bergizi gratis (MBG). Insiden di SBD terjadi pada Rabu, 23 Juli 2025, di tiga sekolah menengah di Kota Tambolaka. Sekolah yang terdampak antara lain SMK Negeri 2 Tambolaka, SMA Negeri 1 Tambolaka, dan SMK Don […]

expand_less