Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum & Kriminal » Efek Lansia Buta jadi Tersangka, Kapolresnya akan Dilaporkan Atas Dugaan Beri Keterangan Palsu

Efek Lansia Buta jadi Tersangka, Kapolresnya akan Dilaporkan Atas Dugaan Beri Keterangan Palsu

  • account_circle Johan Sogara
  • calendar_month Kamis, 28 Mar 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LINTAS SUMBA – Setelah kasus dugaan kriminalisasi terhadap Lansia buta menjadi viral, Polres Pamekasan, Madura, Jawa Timur gelar jumpa pers bersama wartawan.

Dalam suasana panik, bukannya mendapat simpati publik, upaya klarifikasi kasus pemalsuan tanah yang dipimpin langsung oleh Kapolres Pamekasan itu malah semakin memperjelas cacatnya proses hukum dalam kasus tersebut.

Bahkan, selain menyebut tersangka nenek Bahriyah (61) tidaklah buta, pria bertubuh gempal tersebut secara gamblang mengatakan tanah milik Lansia yang terzalimi itu diperjual belikan dengan adanya sertifikat.

“Itu pada tahun 98 ada sertifikatnya ya, mana sertifikatnya, iya, pada tahun 1999 tanah ini diperjual belikan dengan dibuktikan adanya sertifikat atas nama Haji Fathollah, seluas 1800,05 di tahun 99 ada, sudah di cek rekan-rekan, jadi awal tahun,” ungkap Kapolres Pamekasan AKP Jazuli Iriawan, dikutip dari detikzone.net pada Rabu, 27 Maret 2024.

Anehnya, saat jumpa pers Kapolres tidak membuktikan adanya akta jual beli serta bukti pendukung lain terkait jual beli tanah nenek Bahriyah. Jazuli hanya menegaskan terkait adanya sertifikat.

Pernyataan Kapolres terkait tanah diperjualberlikan pun memantik amarah dan reaksi keras dari Keluarga Nenek Bahriyah, H. Fauzi.

Fauzi menegaskan, tanah diperjual belikan adalah keterangan palsu, karena sama sekali tidak ada jual beli.

“Saya pastikan Kapolres Pamekasan tidak akan bisa menunjukkan buktinya karena memang tidak ada jual beli,” tegasnya.

“Ini dari keluarga insyaAllah akan melaporkan secara pidana atas dugaan keterangan palsu,” lanjut Fauzi.

Sementara itu, salah satu kuasa hukum nenek Bahriyah yakni Arief Syafrillah, saat dikonfirmasi awak media, dirinya menyatakan siap memberikan advokasi kepada kliennya.

“Nanti kami siap mengadvokasi klien saya untuk membuat laporan pidana atas keterangan palsu tersebut. Kami akan totalitas,” tukas Arief.

Diwartakan sebelumnya, kasus dugaan pemalsuan tanah di Polres Pamekasan, Polda Jawa Timur menjadi viral dan mengguncang jagad maya.

  • Penulis: Johan Sogara

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jane Natalia Suryanto Serukan Perempuan NTT untuk Bangkit dalam Pemilihan Gubernur. Calon Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur, Jane Natalia Suryanto, saat mendatangi Kota Ende (TIM/Lintas Sumba)

    Pemimpin Perempuan, Solusi bagi Perempuan NTT: Jane Natalia Suryanto

    • calendar_month Senin, 30 Sep 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Suasana di Lingkungan Aemuri, Kelurahan Kelimutu, Kabupaten Ende, terlihat lebih hidup dari biasanya. Dalam percakapan hangat warga dan sorak tawa anak-anak bermain, calon Wakil Gubernur NTT Jane Natalia Suryanto, hadir dengan pesan yang mendalam untuk masyarakat setempat. Tidak hanya sekadar membawa janji politik, Jane mengajak perempuan-perempuan NTT untuk bangkit dan memilih pemimpin […]

  • cara mengatasi sakit gigi dengan bahan alami

    5 Cara Mengatasi Sakit Gigi dengan Bahan Alami

    • calendar_month Kamis, 21 Mar 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Meskipun perawatan medis profesional seringkali diperlukan untuk mengatasi sakit gigi yang parah, terdapat beberapa bahan alami yang dapat membantu meredakan gejala sakit gigi secara sementara. Sakit gigi dapat menjadi pengalaman yang sangat tidak nyaman dan mengganggu aktivitas sehari-hari. Berikut adalah beberapa cara alami yang dapat anda coba untuk mengatasi sakit gigi: 1. […]

  • Penampakan Gunung Api Ile Lewotobi Laki-Laki di Flores Timur (TIM/Lintas Sumba)

    Kembali Erupsi, Kolom Abu Gunung Ile Lewotobi Laki-Laki Capai 600 Meter

    • calendar_month Kamis, 12 Sep 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Gunung Api Ile Lewotobi Laki-Laki dilaporkan kembali erupsi dengan kolom abu setinggi 600 meter. Gunung berapi yang terletak di Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) ini mengalami erupsi, pada Rabu, 11 September 2024. Demikian disampaikan Petugas Pemantau Gunung Dany Erlangga Yosa Putra, dalam laporan yang diterima awak media, pada […]

  • Bupati Sumba Barat Daya dr. Kornelius Kodi Mete bersama Kelompok Tani Wunuta Mayailo (Prokopim SBD/Lintas Sumba)

    Bertandang ke Desa Dikira, Bupati Sumba Barat Daya Kukuhkan Kelompok Tani Wunuta Mayailo

    • calendar_month Jumat, 9 Agt 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Bupati Sumba Barat Daya (SBD) dr. Kornelius Kodi Mete, menghadiri acara pengukuhan Kelompok Tani Wunuta Mayailo di Desa Dikira, Kecamatan Wewewa Timur, pada Rabu, 07 Agustus 2024. Acara ini menandai langkah penting dalam upaya meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan masyarakat setempat. Dalam kesempatan tersebut, Bupati SBD secara simbolis menyerahkan alat pompa air […]

  • Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonu Wulla, saat memberikan sambutan usai pengukuhan Pengurus PKK Sumba Barat Daya (Johan Sogara/Lintas Sumba) 17:09 Play Button

    Full Sambutan Ratu Ngadu Bonu Wulla saat Pengukuhan Pengurus PKK Sumba Barat Daya

    • calendar_month Jumat, 28 Mar 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Bupati Sumba Barat Daya (SBD), Ratu Ngadu Bonu Wulla, resmi mengukuhkan pengurus Tim Penggerak PKK SBD. Dalam sambutannya, Bupati Ratu Wulla menekankan pentingnya peran PKK sebagai mitra strategis pemerintah dalam pembangunan daerah.

  • Ketua Bawaslu Kabupaten Sumba Barat Daya Yeremias Bayoraya Kewuan

    Caleg di Dapil III Duga Orang Mati Ikut Coblos ke TPS, Ini Kata Bawaslu Sumba Barat Daya

    • calendar_month Minggu, 18 Feb 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 1Komentar

    LINTAS SUMBA – Alex Samba Kodi, salah satu Calon Legislatif (Caleg) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Dapil III, meminta agar diadakan pemilihan umum ulang (PSU). Alex mengajukan permohonan untuk mendapatkan PSU tersebut tepatnya di Desa Menne Ate, Kecamatan Wewewa Barat, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Permintaan itu diajukan alex agar […]

expand_less