LINTAS SUMBA – Fraksi Golkar DPRD Sumba Barat Daya (SBD) menegaskan komitmen politik untuk mengawal agenda kemanusiaan Yayasan Harapan Sumba (YHS).
Hal ini disampaikan Ketua Fraksi Golkar SBD, Bernardus Bulu, saat dialog dengan YHS di Pasola Hall Hotel Sinar Tambolaka, Kota Tambolaka, pada Selasa, 19 Agustus 2025.
“Fraksi Golkar tentu berada paling depan atau kalau tidak berada di tengah dan di belakang Yayasan Harapan Sumba untuk kita bergerak secara bersama-sama, memanusiakan sesama kita,” tegasnya.
Saat itu, Bernard menyatakan apresiasi tinggi terhadap kiprah YHS yang konsisten memperjuangkan hak kelompok disabilitas dan kelompok rentan.
“Di era modernisasi ini masih ada pihak yang memenaruh perhatian tinggi terhadap sesama yang mengalami keterbatasan. Kita apresiasi dan memberikan salut yang luar biasa pada yayasan ini,” Tuturnya.
Menurutnya, YHS tidak hanya hadir di Kodi, wilayah dengan angka kelahiran tertinggi, tetapi juga menyentuh isu perlindungan sosial secara lebih luas.
Bernard menilai kekerasan masih menjadi persoalan utama, termasuk terhadap anak perempuan di bawah umur yang menjadi korban kawin paksa.
“Dari aspek perlindungan sosial yang paling nampak sekarang ini kekerasan. Tidak saja kepada mereka yang keterbatasan fisik, yang normal saja juga mengalami hal ini. Masih sangat dekat dengan ingatan kita beberapa waktu yang lalu, seorang anak gadis yang dibawa umur, ditangkap, lalu kemudian dikawin paksa di luar persetujuannya,” terangnya.
Ia menegaskan perhatian harus diarahkan pada kelompok disabilitas, sebab diskriminasi pendidikan masih ditemukan, termasuk penolakan murid di Sekolah Luar Biasa (SLB).


Tinggalkan Balasan