Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » Ini Alasan Air Hujan Selalu Dikaitkan dengan Kenangan

Ini Alasan Air Hujan Selalu Dikaitkan dengan Kenangan

  • account_circle Johan Sogara
  • calendar_month Kamis, 28 Mar 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LINTAS SUMBA – Hujan sering kali menjadi perantara yang kuat dalam membangkitkan kenangan. Baik itu kenangan indah yang membuat hati hangat, ataupun kenangan pahit yang masih menyisakan rasa getir di dalam jiwa.

Fenomena alam ini, yang secara alami mengalir di sepanjang musim dan kehidupan, memiliki kemampuan unik untuk membangkitkan emosi dan memicu kenangan yang terpendam dalam ingatan.

1. Aroma yang Menggetarkan Ingatan

Bau tanah yang basah, aroma segar hujan, dan semilir angin yang menyertai, semuanya membawa kita kembali ke masa lalu.

Mungkin itu adalah aroma rumah nenek di pedesaan yang kita kunjungi setiap musim hujan, atau bau jalanan basah yang kita lewati saat pertama kali jatuh cinta.

Setiap hirupan udara membuka kembali lembaran-lembaran masa lalu yang terkadang kita lupakan.

2. Suara Hujan yang Mengalun Lagu Kenangan

Dentingan hujan yang menari di atap rumah, gemericik air yang mengalir di saluran pembuangan, atau deru petir yang menggetarkan langit.

Suara hujan memainkan simfoni kenangan yang terpatri dalam ingatan kita. Mereka mengisi ruang hampa dengan nostalgia akan momen-momen yang pernah kita alami, baik itu kebahagiaan yang memancar, ataupun kesedihan yang mendalam.

3. Sentuhan Hujan yang Membasuh Jiwa

Setiap tetes hujan yang jatuh ke bumi seperti menyentuh dan membersihkan jiwa kita.

Mungkin itu adalah kenangan akan pelukan hangat seseorang di tengah guyuran hujan, atau rintik hujan yang mengiringi kepergian seseorang yang kita cintai.

Hujan membawa kita pada perjalanan emosional yang melahirkan refleksi diri dan pengertian baru tentang arti sebuah kenangan.

4. Kehadiran Hujan yang Mengiringi Perubahan

Hujan sering kali menjadi saksi bisu dari berbagai perubahan dalam kehidupan kita. Mereka menyaksikan kebahagiaan yang datang bersamaan dengan hujan yang menenangkan, serta kepedihan yang terungkap dalam tetesan-tetesan air yang jatuh.

Hujan adalah bagian dari perjalanan kita yang mengalir, mengingatkan kita bahwa setiap kenangan, baik menyenangkan atau menyakitkan, membentuk bagian dari diri kita.

5. Simbolisme Hujan dalam Perjalanan Kehidupan

Hujan bukan hanya sekadar fenomena alam, tetapi juga simbolisme dalam perjalanan hidup.

  • Penulis: Johan Sogara

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gambar Ilustrasi. Skala Gempa Bumi/Megathrust(Tumisu/Pixabay/Lintas Sumba)

    BRIN Ungkap Potensi Gempa Megathrust 15 Segmen di Indonesia, NTT 8,7 Mmax

    • calendar_month Selasa, 3 Sep 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Peneliti dari Pusat Riset Kebencanaan Geologi, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Nuraini Rahma Hanifa, mengungkapkan adanya potensi gempa besar yang bisa terjadi di 15 segmen megathrust yang tersebar di seluruh Indonesia. Dalam gelar wicara yang diadakan secara daring di Jakarta pada Senin, 02 September 2024, Rahma memaparkan bahwa gempa di segmen-segmen […]

  • Aktivis GMNI SBD, Jean Bayo(Hans Wea/Lintas Sumba)

    Aktivis GMNI SBD Ajak Mahasiswa Tak Ragu Berorganisasi: Di Sini Karakter dan Masa Depan Dibentuk

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • account_circle Hans Wea
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Aktivis Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Sumba Barat Daya (SBD) kembali menegaskan pentingnya keterlibatan mahasiswa dalam organisasi, terutama di tengah persaingan dunia kerja yang semakin ketat. Pesan ini disampaikan oleh aktivis GMNI SBD, Jean Bayo, saat ditemui Lintassumba.com di sekretariat GMNI SBD, belum lama ini. Jean Bayo, yang juga Ketua Panitia PPAB […]

  • Alang-alang yang tumbuh subur, tanpa perawatan khusus, bahkan di tanah yang kurang subur (Umbu Ambrosi Bili/Lintas Sumba)

    Budidaya Alang di Sumba: Membaca Peluang Cuan Menggiurkan

    • calendar_month Kamis, 15 Agt 2024
    • account_circle Lintas Sumba
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Alang-alang, tanaman rumput dengan nama latin Imperata cylindrica, memiliki peran penting dalam budaya lokal di Sumba. Dikenal sebagai “ngaingo” dalam bahasa sumba pada umumnya, alang-alang ini subur di dataran rendah dan lahan terbuka di Sumba, bahkan di tanah yang kurang subur. Bagi masyarakat Sumba, alang-alang adalah kebutuhan primer, digunakan sebagai bahan utama […]

  • Gambar Ilustrasi. Calon Kepala Daerah yang sedang orasi dengan menyindir atau menyerang calon lain (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    4 Cara Mengenal Calon Kepala Daerah yang Mementingkan Diri Sendiri

    • calendar_month Sabtu, 21 Sep 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024 semakin dekat, dan sebagai pemilih, penting bagi kita untuk memilih pemimpin yang benar-benar berdedikasi untuk kesejahteraan masyarakat, bukan hanya untuk kepentingan pribadi. Salah satu tanda calon kepala daerah yang lebih mementingkan diri sendiri adalah gaya bicara mereka yang sering menyindir atau menyerang calon lain. Berikut adalah 4 […]

  • Kasus Kawin Paksa, Adat, Perkawinan, Jessica Nona Geli (tengah) yang kini berada di rumah perlindungan (Dokumen DP3AP2KB/TIM/Lintas Sumba)

    Heboh di Medsos! Jessica Pulang: Kawin Paksa atau Adat?

    • calendar_month Selasa, 18 Feb 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Jessica Novanti Geli, warga Kelurahan Weetabula, yang sebelumnya dikabarkan melarikan diri ke Bima, kini telah kembali pulang. Enggan kembali usai kabur atas dugaan kawin paksa, Jessica kini dikabarkan telah balik ke Sumba Barat Daya (SBD). Pemulangan Jessica menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam menangani kasus yang sempat ramai di media sosial ini. Dinas […]

  • Gambar Ilustrasi. Operasi Satresnarkoba Polres Aceh Barat, Polisi menunjukkan barang bukti sabu hasil pengungkapan kasus peredaran narkotika (Lintas Sumba)

    Tegas Berantas Narkoba, Polres Aceh Barat Tangkap Dua Pengedar dan Tuntaskan Sembilan Kasus Siap P21

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Muhibbul Jamil
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Polres Aceh Barat menegaskan komitmennya memberantas narkotika dengan menangkap dua pengedar sabu serta menuntaskan sembilan perkara siap dilimpahkan ke kejaksaan. Pengungkapan kasus tersebut dilakukan di Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat, pada Selasa maalam hingga Rabu dini hari, 20 – 21 Januari 2026. Satuan Reserse Narkoba Polres Aceh Barat kembali mencatat capaian […]

expand_less