Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pemprov NTT Fokus 3 Program Utama? Ini Kata Pengamat Politik

Pemprov NTT Fokus 3 Program Utama? Ini Kata Pengamat Politik

  • account_circle Johan Sogara
  • calendar_month Sabtu, 6 Apr 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LINTAS SUMBA – Dibawah kepemimpinan Penjabat (Pj) Gubernur Ayodhia Kalake, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Timur (NTT) terus memberikan perhatian pada pembangunan masyarakat.

Namun, perkembangan pembangunan, kepemimpinan, dan jabatan merupakan persoalan persepsi.

Semakin tinggi persepsi publik terhadap kebijakan Pemerintah Daerah (Pemda), maka tingkat apresiasi terhadap kebijakan pemimpin daerah tersebut akan semakin tinggi juga.

Begitu pun sebaliknya, jika persepsi publik terhadap yang dilakukan oleh Pemda itu negatif, maka tingkat kepercayaan public juga akan menurun.

Hal ini tidak bisa diukur karena masing-masing orang punya cara pandang yang subjektif.

Demikian disampaikan oleh pengamat politik dari Universitas Muhammadiyah Kupang (UMK) Dr. Ahmad Atang, saat ditemui awak media pada Sabtu, 06 April 2024.

“Itulah pola pikir,” tuturnya.

“Memang kita tidak bisa batasi, bahwa kita butuh mereka berpikir obyektif. Itu semacam himbauan, tetapi ruang-ruang public ini kan kita berikan untuk bagaimana masyarakat menilai,” lanjut Ahmad.

Ia menyatakan, bahwa Pemprov NTT kini konsen pada tiga program utama yaitu terkait Penanganan Masalah Stunting, Kemiskinan Ekstrim, dan Inflasi Daerah. Tentu, persoalan pembangunan di bidang lainnya tidak akan ditinggalkan.

Jika bicara tentang durasi waktu, kata dia, saat ini Ayodhia Kalake baru menjabat selama 6 bulan serta telah melakukan evaluasi triwulan pertama dan sekarang berada di triwulan kedua.

“Perlu juga dipahami, kehadiran beliau sebagai penjabat punya masa yang dibatasi. Hanya satu tahun. Kalau setelah dievaluasi saat masa jabatan akan selesai dan masih ada ruang untuk perpanjang waktu berarti bisa tambah masa jabatan, tetapi kalau tidak berarti dia akan berakhir masa jabatannya hanya satu tahun,” katanya.

Posisi Ayodhia Kalake bukanlah seorang politisi, melainkan pejabat karier. Seorang penjabat, baik di level provinsi maupun kabupaten/kota yang selalu dimunculkan adalah mereka yang senior di birokrasi.

“Karena kehadiran penjabat itu melaksanakan dua fungsi yaitu fungsi pembangunan dan fungsi administrasi,” ujar Ahmad.

  • Penulis: Johan Sogara

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menteri Hukum Supratman Andi Agtas, saat memberikan keterangan terkait amnesti di gedung Kementerian Hukum (Istimewa/Lintas Sumba/ATL)

    Amnesti Jadi Perbincangan Hangat, Begini Penjelasan Menteri Hukum

    • calendar_month Jumat, 27 Des 2024
    • account_circle Ama Tassy Lake
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Menteri Hukum, Supratman Andi Agtas, memberikan keterangan terkait topik amnesti yang sedang menjadi pembicaraan akhir-akhir ini. Ia mengatakan pemerintah Indonesia tidak ada maksud untuk serta merta membebaskan pelaku tindak pidana, termasuk koruptor. “Yang harus dimengerti oleh kita semua adalah pemerintah tidak bermaksud menggunakan amnesti, grasi, abolisi, untuk sekadar membebaskan para pelaku tindak […]

  • Debat Pertama Calon Bupati dan Wakil Bupati Sumba Barat Daya (Tangkap Layar YouTube KPU SBD/Lintas Sumba)

    Drama Debat Pertama Calon Bupati dan Wakil Bupati SBD: Ada yang Lupa Visi Hingga Tidak Sesuai Integritas

    • calendar_month Sabtu, 26 Okt 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Debat pertama calon Bupati dan Wakil Bupati Sumba Barat Daya berlangsung dengan lancar dan penuh dinamika. Ketiga pasangan calon (paslon) memaparkan visi dan misi mereka, yang diwarnai perbedaan dalam pendekatan dan program unggulan untuk pembangunan lima tahun ke depan. Kegiatan itu digelar di Fortuna Convention Hall, Kota Tambolaka, pada Sabtu, 25 Oktober […]

  • KOMISI I dan III DPRD SBD menyambangi Desa Walla Ndimu, atas dugaan penyalahgunaan dana desa oleh Kepala Desa, Yakobus Dendo Ngara alias Jebel Lalo. Camat Kod Bangedo, Soleman Milla Ate.

    Kepala Desa Walla Ndimu Disorot, 8 Program Bermasalah, Camat Bilang Begini

    • calendar_month Kamis, 27 Mar 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Tim Gabungan Komisi I dan III DPRD, Inspektorat, Dinas PMD Sumba Barat Daya (SBD), dan pihak Kecamatan Kodi Bangedo menyambangi Desa Walla Ndimu, pada Selasa, 25 Maret 2025. Kunjungan ini bertujuan menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan penyalahgunaan dana desa oleh Kepala Desa, Yakobus Dendo Ngara alias Jebel. Sejumlah aduan yang disampaikan warga […]

  • Bukit Tanarara, Desa Maubokul, Kecamatan Pandawai, Kabupaten Sumba Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur, NTT (@Hendra Umbu Wawang/Facebook/Lintas Sumba)

    Keindahan Bukit Tanarara: Lukisan Alam di Sumba Timur

    • calendar_month Jumat, 14 Mar 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Bukit Tanarara adalah salah satu objek wisata alam yang memukau di Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). Terkenal dengan hamparan bukit hijau bergelombang yang membentang luas, tempat ini menawarkan pemandangan eksotis yang membuat siapa saja terpesona. Keindahannya sering disamakan dengan lanskap di Selandia Baru, menjadikannya destinasi favorit bagi pencinta alam dan […]

  • Kebakaran, SBD, Kendu Wela, Kodi Utara, Kepala BPBD Kabupaten Sumba Barat Daya, Samuel Boro (@Samuel Boro/Facebook/Lintas Sumba)

    Rumah di Kodi Utara Hangus Terbakar, BPBD Siap Salurkan Bantuan

    • calendar_month Selasa, 18 Feb 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Sejumlah laporan terkait kebakaran rumah telah masuk ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD). Kepala BPBD Sumba Barat Daya, Samuel Boro, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah mendapatkan laporan, termasuk kejadian di Kendu Wela, Kecamatan Kodi Utara. “Kami sudah turun ke Kodi, dan laporan terkait Kendu Wela juga sudah masuk. […]

  • Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati (Tangkap layar YouTube Sekretariat Presiden/Lintas Sumba)

    Sri Mulyani Kembali Jadi Menteri Keuangan di Kabinet Merah Putih

    • calendar_month Senin, 21 Okt 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Presiden Prabowo Subianto resmi mengumumkan susunan menteri dalam Kabinet Merah Putih. Dalam pengumuman tersebut, Sri Mulyani Indrawati kembali ditunjuk sebagai Menteri Keuangan. “Dr. Sri Mulyani SE, MSc, Menteri Keuangan,” ungkap Presiden Prabowo, di Istana Negara, Jakarta, pada Minggu, 20 Oktober 2024. Sri Mulyani bukanlah sosok baru di posisi tersebut. Ia pertama kali […]

expand_less