Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » Perbedaan PPPK dan PNS Soal Gaji dan Hak Pensiun

Perbedaan PPPK dan PNS Soal Gaji dan Hak Pensiun

  • account_circle Johan Sogara
  • calendar_month Selasa, 21 Jan 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LINTAS SUMBA – Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) adalah dua jenis status kepegawaian di lingkungan pemerintah. Keduanya memiliki peran penting dalam mendukung pelayanan publik, namun ada beberapa perbedaan mendasar, khususnya terkait gaji dan hak pensiun.

Baik PPPK maupun PNS mendapatkan gaji yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) atau Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Besaran gaji pokok diatur sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 15 Tahun 2019 tentang Gaji Pegawai Negeri Sipil dan Peraturan Pemerintah Nomor 98 Tahun 2020 tentang Manajemen P3K.

Selain gaji pokok, keduanya juga berhak atas tunjangan, seperti tunjangan keluarga, tunjangan jabatan, dan tunjangan kinerja. Besarnya tunjangan ini bergantung pada instansi dan daerah tempat bertugas.

Perbedaan terbesar antara PPPK dan PNS terletak pada hak pensiun. PNS memiliki hak atas program pensiun yang dikelola oleh PT Taspen. Ketika pensiun, PNS tetap menerima uang pensiun setiap bulan hingga akhir hayat, dengan besaran yang dihitung berdasarkan masa kerja dan gaji terakhir.

Sebaliknya, PPPK tidak memiliki hak pensiun seperti PNS. PPPK hanya menerima gaji selama masa kontraknya berlaku.

Namun, pemerintah memberikan opsi kepada PPPK untuk mengikuti program jaminan hari tua (JHT) dan jaminan pensiun melalui BPJS Ketenagakerjaan, yang bersifat mandiri. Hal ini berarti dana pensiun untuk PPPK bergantung pada jumlah iuran yang mereka bayarkan selama masa kerja.

Bagi calon pegawai yang mempertimbangkan masa depan, penting untuk memahami perbedaan ini. Status PNS lebih menjanjikan untuk jangka panjang karena adanya jaminan pensiun.

Kendati begitu, PPPK tetap menjadi alternatif menarik bagi mereka yang ingin berkarier di pemerintahan dengan pola kerja berbasis kontrak.***

  • Penulis: Johan Sogara

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penjabat Bupati Sumba Barat Daya, Ir. Yohanes Oktovianus, saat sosialisasi Pemilu damai di Kecamatan Kodi Balaghar (Prokopim SBD/Lintas Sumba)

    Dorong Pemilu Damai, Penjabat Bupati SBD Kunjungi Kodi Balaghar dan Kodi Bangedo

    • calendar_month Kamis, 3 Okt 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Penjabat Bupati Sumba Barat Daya (SBD), Ir. Yohanes Oktovianus, melaksanakan kunjungan kerja yang dipadukan dengan sosialisasi Pemilu damai di Kecamatan Kodi Balaghar dan Kodi Bangedo, pada Jumat pekan lalu. Kegiatan ini dilakukan bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dengan tujuan untuk memantau proyek pembangunan yang dikelola oleh Pemerintah Kabupaten SBD. Kegiatan […]

  • Ketua Umum Dpp Ppp Romahurmuziy Tengah Min

    Strategi PPP Menangkan Duet Ganjar dan Gus Yasin

    • calendar_month Senin, 19 Feb 2018
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    Partai Persatuan Pembangunan (PPP) terus memanaskan mesin politik untuk memenangkan pasangan calon Ganjar Pranowo-Taj Yasin Maimoen atau Gus Yasin. Salah satunya dengan upaya menggelar rapat koordinasi wilayah (Rakorwil) Dewan Pengurus Wilayah PPP Jawa Tengah. Dalam Rakorwil tersebut, hadir Ketua Majelis Syariah PPP, Maimoen Zubair, dan calon Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen. Ketua Umum […]

  • Gunung Api Lewotobi Laki-Laki di Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur, kembali mengalami erupsi, pada Rabu, 12 Maret 2025 (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Status Siaga! Gunung Lewotobi Laki-Laki Alami Dua Kali Erupsi dalam Sehari

    • calendar_month Kamis, 13 Mar 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Gunung Api Lewotobi Laki-Laki di Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali mengalami erupsi, pada Rabu, 12 Maret 2025 malam, pukul 22.03 WITA. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan bahwa kolom abu mencapai 800 meter di atas puncak atau sekitar 2.384 meter di atas permukaan laut (mdpl). […]

  • Mama-mama terlihat bahagia dengan Calon Gubernur Nusa Tenggara Timur Ansy Lema, yang berpasangan dengan Jane Natalia Suryanto, memperjuangkan hak perempuan lewat NTT Pertiwi (TIM/Lintas Sumba)

    NTT Pertiwi: Strategi Ansi-Jane Majukan Ekonomi Mama-Mama NTT

    • calendar_month Jumat, 4 Okt 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Peran penting perempuan dalam rumah tangga, sangat terikat dengan pengelolaan keuangan. Banyak perempuan yang harus meminjam uang melalui koperasi harian untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Namun, pada akhirnya mereka juga yang harus menghadapi penagih ketika pembayaran jatuh tempo. Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Yohanis Fransiskus Lema dan Jane […]

  • Gambar Ilustrasi. Penyebab Virus ASF Mewabah pada Ternak Babi (Peggychoucair/Pixabay/Lintas Sumba)

    Ternyata Ini Penyebab Virus ASF Mewabah pada Ternak Babi

    • calendar_month Jumat, 12 Apr 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 1Komentar

    LINTAS SUMBA – African Swine Fever (ASF) adalah penyakit yang menyebabkan kerugian besar bagi para peternak babi di seluruh dunia. Virus ini telah menjadi ancaman serius bagi peternak babi dan pemerintah di banyak negara. Dalam artikel ini, kita akan membahas beberapa penyebab utama mengapa virus ASF dapat mewabah pada ternak babi. 1. Virus ASF: Karakteristik […]

  • Renungan Hari Minggu Biasa ke-XXVI: Toleransi dan berbagi yang mencerminkan semangat dari Abraham (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Renungan Hari Minggu Biasa XXVI: Iri Hati dan Toleransi

    • calendar_month Minggu, 29 Sep 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Sebuah legenda tentang Abraham, bapak orang beriman. Abraham punya kebiasaan saat sarapan. Dia tidak akan menyentuh makanannya sampai ada seseorang yang lapar datang menemuinya dan dengannya dia berbagi makanan itu. Suatu ketika seorang pria tua datang dan seperti biasanya Abraham mengundang dia untuk sarapan bersama. Akan tetapi, ketika orang itu berdoa memberkati […]

expand_less