Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pj.Gubernur NTT Hadiri Peringatan Hari Otonomi Daerah XXVIII Tahun 2024

Pj.Gubernur NTT Hadiri Peringatan Hari Otonomi Daerah XXVIII Tahun 2024

  • account_circle Johan Sogara
  • calendar_month Senin, 29 Apr 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LINTAS SUMBA – Kepala Daerah/Penjabat Kepala Daerah se-Indonesia menghadiri peringatan Hari Otonomi Daerah XXVIII Tahun 2024.

Upacara tersebut dipusatkan di Balai Kota Surabaya, Jawa Timur pada Kamis, 25 April 2024.

Giat ini dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian serta dihadiri juga oleh para tamu undangan lainnya.

Pada momen upacara, dirangkaikan juga dengan Penganugerahan Penghargaan Karya Bhakti Satyalancana dan Pemberian Piagam Penghargaan Prestasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah.

Penghargaai tersebut dilimpahkan oleh Presiden Joko Widodo yang diwakili oleh Mendagri Tito Karnavian, berdasarkan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) tahun 2023 kepada beberapa Kepala Daerah.

Dalam arahannya, Mendagri Tito Karnavian mengungkapkan pemilihan tema ekonomi hijau dan berkelanjutan yang ramah lingkungan.

Ia berharap, ini dapat memperkokoh komitmen, tanggung jawab dan kesadaran pemerintah termasuk pemerintah daerah akan amanah untuk membangun keberlanjutan dan pengelolaan Negara Indonesia termasuk Sumber Daya Alam (SDA) dan lingkungan hidup.

Otonomi Daerah, menurut Tito, merupakan hak, wewenang dan kewajiban daerah untuk mengatur dan mengurusi urusan pemerintahan dan kepentingan masyarakat setempat dalam sistem Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Sebagaimana diatur dalam UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah sekaligus juga dilandaskan pada prinsip-prinsip dasar yang tertuang dalam pasal 18 UUD 1945,” ujarnya dikutip dari Instargam @pj.gubernurntt2023_2024.

Berangkat dari prinsip-prinsip inilah, Tito mengatakan, bahwa Otonomi Daerah dirancang untuk mencapai 2 tujuan utama.

“Termasuk di antaranya tujuan kesejahteraan dan demokrasi,” katanya.

Mendagri menjelaskan, bahwa desentralisasi hendaknya diarahkan untuk memberikan pelayanan publik bagi masyarakat melalui berbagai terobosan kreatif dan inovasi kebijakan pemerintahan yang berorientasi pada kekhasan daerah.

  • Penulis: Johan Sogara

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Antonius Landi, saat reses di Mareweta, Desa Weri Lolo, Wewewa Selatan (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Reses di Weri Lolo, Antonius Landi Soroti Tiga Masalah Krusial Warga

    • calendar_month Sabtu, 19 Jul 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Sebagai bagian dari masa sidang III 2024–2025, Anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Dapil III Sumba, Antonius Landi, lakukan reses. Kegiatan berlangsung di Mareweta, Desa Weri Lolo, Kecamatan Wewewa Selatan, Kabupaten Sumba Barat Daya, pada Jumat, 18 Juli 2025. Reses tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan yang akan berlangsung selama sepuluh […]

  • Belis, Budaya, Perempuan, Sumba, Realitas

    Belis Budaya Perempuan Sumba dan Realitas Lainnya

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle Hans Wea
    • 0Komentar

    Lintas sumba – Budaya belis yang berlangsung di Sumba adalah budaya dimana laki-laki harus memberikan sejumlah ekor hewan dan parang kepada keluarga dari perempuan. Sebagai tanggapan dari keluarga perempuan, mereka pun menyediakan kain sesuai dengan kebutuhan selama proses pernikahan adat berlangsung. Setelah laki-laki membereskan semua urusan pembelisan barulah perempuan itu menjadi miliknya.  Konsekuensi lebih lanjutnya […]

  • Para ASN baru saat menghadiri acara penyerahan SK oleh Bupati Sumba Barat Daya (SBD), Ratu Ngadu Bonu Wulla (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Serahkan SK CPNS dan PPPK, Bupati Ratu Wulla Beri Warning Soal Disiplin

    • calendar_month Jumat, 30 Mei 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Bupati Sumba Barat Daya (SBD), Ratu Ngadu Bonnu Wulla, menyerahkan SK kepada 124 CPNS dan 1.061 PPPK formasi 2024. Penyerahan digelar di Waitabula, Kota Tambolaka, pada Jumat, 30 Mei 2025. Acara ini dihadiri oleh Forkopimda, DPRD, Sekda, BKPSDM, Bank NTT, dan BPJS Ketenagakerjaan. Dalam sambutannya, Bupati Ratu Wulla memberi ucapan selamat dan […]

  • Ternak Sapi

    7 Cara Mendeteksi Tanda-tanda Ternak Sedang Sakit

    • calendar_month Senin, 1 Apr 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Mengidentifikasi tanda-tanda awal bahwa ternak sedang sakit adalah kunci untuk memberikan perawatan yang tepat dan mencegah penyebaran penyakit. Pasalnya, kesehatan ternak merupakan faktor penting dalam menjaga produktivitas dan kesejahteraan hewan-hewan tersebut. Berdasarkan rangkuman lintassumba.com, berikut adalah beberapa cara untuk mengetahui apakah ternak Anda sedang sakit: 1. Perubahan dalam Perilaku Perubahan dalam perilaku […]

  • Model Emas Batangan (Flaart/Pixabay/Lintas Sumba)

    Harga Emas Batangan Hari Ini Naik Rp2.000 jadi Rp1,134 Juta Per Gram

    • calendar_month Rabu, 28 Feb 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada Rabu, 28 Februari 2024 pagi hari, seperti yang tercatat di laman Logam Mulia, mengalami kenaikan sebesar Rp2.000 menjadi Rp1.134.000 per gram. Sehari sebelumnya yakni Pada Selasa, 27 Februari 2024, harga emas tersebut mencapai Rp1.132.000 per gram. Sedangkan, harga untuk menjual kembali emas batangan […]

  • Jangan Sepelekan, Pendidikan Anak Usia Dini Sangat Penting!

    Jangan Sepelekan, Pendidikan Anak Usia Dini Sangat Penting!

    • calendar_month Sabtu, 13 Jan 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 2Komentar

    LINTAS SUMBA – Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) adalah jenis pendidikan yang diberikan kepada anak-anak mulai dari lahir hingga usia 5 tahun. Tentu saja tujuannya untuk memaksimalkan kemampuan anak dan menyiapkan mereka untuk memasuki sekolah dasar. “Usia emas anak 1 sampai 5 tahun. Semua anak punya hak mendapatkan pendidikan sejak dini,” ungkap Fransiskus Ghunu Bili, […]

expand_less