Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Sejalan dengan Prabowo, Bupati SBD Dorong Hilirisasi dan UMKM Difabel

Sejalan dengan Prabowo, Bupati SBD Dorong Hilirisasi dan UMKM Difabel

  • account_circle Johan Sogara
  • calendar_month Selasa, 18 Mar 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LINTAS SUMBA – Bupati Sumba Barat Daya (SBD), Ratu Ngadu Bonu Wulla, menunjukkan kepedulian yang sangat mendalam terhadap para difabel.

Baginya, keterbatasan fisik bukanlah penghalang untuk berkarya dan berkontribusi bagi daerah.

Hal ini diungkapkannya, saat ditemui Wartawan di ruang kerjanya, belum lama ini.

“Saya melihat mereka sebagai bagian penting yang harus diberikan ruang seluas-luasnya. Walaupun mereka punya keterbatasan secara fisik tapi kalau mereka punya skill, punya kemampuan, maka tugas kita adalah membina dan mendukung mereka,” ungkapnya.

Bupati juga menekankan bahwa pemerintah daerah siap memberikan bantuan, baik berupa alat, modal usaha, maupun pendampingan, agar produk yang dihasilkan para difabel memiliki kualitas dan nilai jual tinggi.

“Kita akan siapkan bantuan alat, bantuan modal usaha, dan kita dampingi mereka, sehingga mereka menghasilkan produk yang jadi, yang berkualitas dan punya nilai jual,” ujarnya.

Dalam upaya mendorong pertumbuhan ekonomi, ia mengusung program “One Village One Product” atau Satu Desa, Satu Produk Unggulan.

Program ini, kata Ratu Wulla, bertujuan menciptakan kemandirian ekonomi dengan memanfaatkan potensi lokal, termasuk melibatkan para difabel dalam industri kecil dan menengah.

“Presiden Prabowo saat ini gencar mendorong hilirisasi, dan kami pun sejalan dengan visi itu. UMKM harus tumbuh, produk desa harus berkembang, dan setiap potensi harus dimanfaatkan. Tidak boleh ada yang tertinggal,” katanya.

  • Penulis: Johan Sogara

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggota DPR RI Ratu Wulla Talu (Kanan) bersama Anggota DPR Provinsi NTT Dominikus A. R Kaka (Kiri), saat berkunjung ke Desa Wee Wella (TIM/Lintas Sumba)

    Hadir bersama Ratu Wulla Talu, Angga Kaka Janji Perhatikan Pendidikan

    • calendar_month Senin, 8 Jul 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Suasana hangat menyambut kehadiran Anggota DPR RI Ratu Ngadu Bonu Wulla Talu (RWT) dan Anggota DPR Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Dominikus A. R. Kaka di Desa Wee Wella, Kecamatan Kodi Utara, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), Pada Senin, 08 Juli 2024. Kunjungan ini bukan sekadar seremonial, melainkan bagian dari upaya mereka […]

  • Ayodhia Kalake dalam sambutannya ungkap program yang bisa mengatasi stunting

    Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi NTT Dikukuhkan, Ayodhia Kalake Beberkan Program yang Bisa Atasi Stunting

    • calendar_month Senin, 18 Mar 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dihadapkan dengan dua isu penting yaitu upaya penurunan kemiskinan dan kemiskinan ekstrem serta penanggulangan stunting. Pemerintah Provinsi NTT pun terus berupaya untuk mengatasi kedua permasalahan tersebut melalui kerja kolaborasi dengan pemangku kepentingan terkait lainnya. Demikian disampaikan Penjabat (Pj) Gubernur NTT Ayodhia Kalake, saat menghadiri upacara Pengukuhan Kepala […]

  • Calon Bupati Sumba Barat Daya Ratu Wulla Talu, saat memberikan orasi politik di Kampung Pudda, Wewewa Selatan (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Safari Politik di Desa Tena Teke, Ratu-Angga Diganjar Restu Kaum Perempuan dan Generasi Muda

    • calendar_month Jumat, 27 Sep 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Calon Bupati dan Wakil Bupati Sumba Barat Daya (SBD), Ratu Wulla Talu dan Angga Kaka, melakukan safari politik di Kampung Pudda, Desa Tena Teke, Kecamatan Wewewa Selatan, pada Jumat, 27 September 2024. Kunjungan ini dimaksudkan untuk menyapa warga setempat sekaligus memperkenalkan visi-misi mereka dalam Pilkada SBD mendatang. Salah satu tokoh pemuda setempat, […]

  • Ketua Kompolnas Marsekal TNI (Purn.) Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto serahkan piagam penghargaan kepada kepada Kapolsek Tasifeto Barat Ipda Sam Ihim, sebagai Polsek Tipe B Terbaik se-Indonesia dalam Kompolnas Awards 2024 (TIM/Lintas Sumba)

    Raih Penghargaan Sebagai Polsek Tipe B Terbaik, Polsek Tasifeto Barat Kejutkan Indonesia

    • calendar_month Kamis, 18 Jul 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Polsek Tasifeto Barat di bawah naungan Polres Belu, Polda NTT, meraih penghargaan bergengsi sebagai Polsek Tipe B Terbaik se-Indonesia dalam Kompolnas Awards 2024. Penghargaan ini diserahkan oleh Ketua Kompolnas Marsekal TNI (Purn.) Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, kepada Kapolsek Tasifeto Barat Ipda Sam Ihim, pada Rabu, 17 Juli 2024, dengan kehadiran Kapolri Jenderal […]

  • Gandeng UNMARIS, SDK Marsudirini Tambolaka Gelar Workshop Inovasi Teknologi dan Ekologi

    Gandeng UNMARIS, SDK Marsudirini Tambolaka Gelar Workshop Inovasi Teknologi dan Ekologi

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle Hans Wea
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Dalam upaya memperkuat ekosistem pendidikan yang adaptif terhadap teknologi sekaligus sadar lingkungan, SDK Marsudirini Tambolaka sukses menggelar workshop bertajuk “Dari Kelas ke Lingkungan: Inovasi Deep Learning, AI, dan Pengolahan Sampah Organik Menjadi Pupuk Ramah Lingkungan” pada Rabu (18/03/2026). Kegiatan yang berlangsung dalam dua sesi intensif ini menghadirkan kolaborasi lintas disiplin ilmu dari […]

  • Gambar Ilustrasi. PPK SBD yang merasa terganggu dengan pemberitaan (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Direntet Pemberitaan, PPK di SBD Mengaku Tertekan Secara Psikologis

    • calendar_month Jumat, 14 Feb 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Proyek Jalan Usaha Tani (JUT) di Desa Kabali Dana, Kecamatan Wewewa Barat, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) kini mendapat sorotan tajam. Bagaimana tidak? proyek yang menelan anggaran Rp300 juta dari Dana Alokasi Khusus (DAK) ini dinilai dikerjakan dengan asal-asalan. Beberapa media online pun telah mengangkat isu ini. Membuat beberapa oknum terkait menjadi […]

expand_less