Selama Ini Tanpa Nama, Musik Indonesia Timur Kini Disebut Timurnesia
- account_circle Johan Sogara
- calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Timurnesia, Genre Musik Indonesia Timur (Johan Sogara/Lintas Sumba)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
LINTAS SUMBA – Musik Indonesia Timur kian menemukan identitasnya melalui istilah Timurnesia, genre baru yang mulai menyita perhatian banyak orang.
Istilah itu mencuat dalam forum diskusi pelaku musik Indonesia Timur bersama Kementerian Kebudayaan di Jakarta, pada Selasa, 27 Januari 2026.
Timurnesia diproyeksikan sebagai payung kultural bagi ragam musik dari Nusa Tenggara, Maluku, hingga Tanah Papua.
Musik-musik tersebut selama ini dikenal lewat ritme energik, progresi kord khas, serta nuansa lokal yang kuat dan mudah dikenali.
Wacana penamaan Timurnesia tidak lahir tiba-tiba, melainkan berangkat dari diskursus panjang para musisi Indonesia Timur.
Ide awal Timurnesia pertama kali muncul dalam podcast Deddy Corbuzier bersama Echoshow dan Juan Reza.
Dalam perbincangan tersebut, musik Indonesia Timur disebut memiliki karakter kuat dan konsisten untuk diberi identitas tersendiri.
Diskusi itu kemudian memantik percakapan lanjutan di kalangan musisi, produser, dan pelaku industri musik nasional.
Dalam forum diskusi tersebut, salah satu musisi Indonesia Timur, Toton Caribo, menegaskan pentingnya identitas yang pasti bagi musik wilayah timur.
- Penulis: Johan Sogara
- Editor: Lintas Sumba

Saat ini belum ada komentar