153.000 Anak Wafat karena Pneumonia, Hati-hati, Ini Gejalanya!
- account_circle Johan Sogara
- calendar_month Sabtu, 13 Jan 2024
- comment 0 komentar
- print Cetak

Gambar Ilustrasi. 153.000 Anak Wafat karena Pneumonia, Hati-hati, Ini Gejalanya! (Pixabay)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Gejala pneumonia dimulai dengan batuk, demam, dan kemudian diikuti dengan gejala lain pada saluran pernapasan seperti pilek dan hidung tersumbat.
“Ketika sudah mengenai jaringan paru, maka akan timbul gejala-gejala seperti napas menjadi cepat, ngos-ngosan. Ada tarikan dinding dada pada saat bernapas,” terangnya.
Jika gejala ini terjadi, kata Kaswandani, orangtua harus dengan sigap membawa anaknya ke rumah sakit.
Risiko terkena pneumonia pada anak dapat meningkat jika mereka lahir prematur, memiliki berat badan lahir yang rendah, tidak mendapatkan imunisasi lengkap, mengalami kekurangan gizi dan tidak menerima ASI eksklusif.
Selain itu, menurutnya, faktor lingkungan juga mempunyai peran yang sangat penting.
“Seperti cuaca yang kurang baik, pajanan polusi termasuk di dalam rumah antara lain karena menggunakan solid fuel (bahan bakar padat) seperti kayu bakar atau arang dan juga rokok,” tandasnya.***
Ikuti berita terupdate Lintas Sumba dengan KLIK DI SINI.
- Penulis: Johan Sogara

Saat ini belum ada komentar