Pemda SBD Gaet FK Petra Surabaya, Siap Cetak Dokter Asal Daerah
- account_circle Johan Sogara
- calendar_month Selasa, 24 Jun 2025
- comment 0 komentar
- print Cetak

Bupati Sumba Barat Daya (SBD), Ratu Ngadu Bonu Wulla, saat memberikan pernyataan soal MoU antara Pemda SBD dan Fakultas Kedokteran Universitas Petra Surabaya (Johan Sogara/Lintas Sumba)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
LINTAS SUMBA – Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) resmi menjalin kerja sama dengan Fakultas Kedokteran Universitas (FK) Kristen Petra, Surabaya.
Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) berlangsung, pada Senin, 23 Juni 2025 malam.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Bupati SBD, Ratu Ngadu Bonu Wulla, sebagaimana dikutip Lintassumba.com dari facebook resmi @Prokompi Sumba Barat Daya.
Bupati menegaskan, bahwa langkah ini akan membuka akses pendidikan kedokteran bagi para pemuda SBD.
Kerja sama mencakup Fakultas Kedokteran Umum dan Kedokteran Gigi, guna menjawab kebutuhan dokter di pelosok-pelosok Kabupaten SBD.
Ratu Wulla menyebut kerja sama ini sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah membangun SDM unggul di bidang kesehatan.
“Khususnya anak-anak SBD yang ingin menjadi dokter jangan ragu. Persiapkan diri, belajar dengan baik, dan segera daftarkan diri Anda ke Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Petra, Surabaya,” katanya.
Pemkab juga akan mengalokasikan anggaran setiap tahun untuk mendanai studi mahasiswa asal SBD yang lolos ke FK Petra Surabaya.
Kekurangan dokter di SBD selama ini menjadi masalah mendasar dalam layanan kesehatan, terutama di wilayah terpencil dan desa terpadu.
- Penulis: Johan Sogara

Saat ini belum ada komentar