Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Wisata & Budaya » Kampung Manola, Situs Wisata Sumba Barat Daya yang Tersembunyi

Kampung Manola, Situs Wisata Sumba Barat Daya yang Tersembunyi

  • account_circle Johan Sogara
  • calendar_month Rabu, 21 Feb 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LINTAS SUMBA – Di atas dataran tinggi Desa Tena Teke, Kecamatan Wewewa Selatan, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), terdapat sebuah kampung situs yang masih terjaga dan kebudayaannya masih di junjung tinggi sampai sekarang.

Kampung ini masih menjaga nilai-nilai budaya dan leluhur tanah marapu, sehingga kampung ini dijadikan kampung tempat wisata bagi para wisatawan yang hendak berkunjung.

Kampung Manola adalah salah satu kampung adat yang masih lestari di Pulau Sumba, Nusa Tenggara Timur. Kampung ini berada di atas bukit yang menghadap ke arah laut.

Di sini, pengunjung bisa merasakan suasana hidup masyarakat adat Sumba yang masih memegang teguh kepercayaan Marapu.

Untuk diketahui, marapu adalah dewa-dewa leluhur yang dipercaya sebagai pemberi berkat dan pelindung bagi masyarakat Sumba.

Kampung Manola memiliki 34 rumah adat yang berbentuk lonjong memanjang. Rumah-rumah ini dibangun dari bahan-bahan alami seperti kayu, bambu, dan alang-alang.

Di halaman setiap rumah adat, terdapat batu-batu nisan yang menandai tempat pemakaman leluhur.

Selain itu, rumah-rumah adat ini juga memiliki makna simbolis yang berkaitan dengan kepercayaan Marapu.

Misalnya, empat pilar utama rumah melambangkan empat mata angin, sedangkan dua pilar induk melambangkan ayah dan ibu.

Pengunjung yang datang ke Kampung Manola bisa menyaksikan berbagai upacara adat yang dilakukan oleh masyarakat setempat.

Salah satu upacara adat yang terkenal adalah Teda, yaitu upacara untuk meminta berkat kepada Marapu agar panen padi dan jagung berhasil dan terhindar dari bencana.

Dalam upacara ini, masyarakat akan membawa sesaji berupa hewan kurban, sirih pinang, dan minuman tradisional. Mereka juga akan menari dan bernyanyi dengan iringan musik tradisional yaitu gong.

  • Penulis: Johan Sogara

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggota DPRD Sumba Barat Daya, Ansel Kondo, menyoroti ketidaktransparanan pengelolaan Dana Desa Panenggo Ede (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Kasus Dana Desa Panenggo Ede, Ansel Kondo: Jangan Sembunyi di Balik Penderitaan Rakyat!

    • calendar_month Kamis, 13 Mar 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 3Komentar

    LINTAS SUMBA – Beberapa proyek di Desa Panenggo Ede, Kecamatan Kodi Balaghar, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), ditemukan mangkrak. Pemasangan 30 meteran listrik yang dianggarkan sejak 2021 belum terealisasi. Selain itu, proyek jalan desa yang baru dikerjakan meskipun anggarannya telah dicairkan sejak Desember 2024 juga menimbulkan tanda tanya. Hal ini mulai terungkap saat tim gabungan […]

  • Tangkap layar vidio amatir saat siswa/i SMP Negeri 8 Kota Kupang dibawa ke RS Mamami untuk mendapatkan penanganan cepat akibat keracunan MBG (@Eunike Etidena/Facebook/Lintas Sumba)

    Ratusan Siswa di NTT Diduga Keracunan Makanan Bergizi Gratis

    • calendar_month Kamis, 24 Jul 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Ratusan siswa di Sumba Barat Daya (SBD) dan Kota Kupang, NTT, mengalami gejala keracunan usai menyantap makanan bergizi gratis (MBG). Insiden di SBD terjadi pada Rabu, 23 Juli 2025, di tiga sekolah menengah di Kota Tambolaka. Sekolah yang terdampak antara lain SMK Negeri 2 Tambolaka, SMA Negeri 1 Tambolaka, dan SMK Don […]

  • Tangkap layar video live streaming YouTube KPU Sumba Timur, saat penetapan nomor urut calon bupati dan wakil bupati (KPU Sumba Timur/YouTube/Lintas Sumba)

    Nomor Urut Ditentukan, Pertarungan Sengit Calon Bupati Sumba Timur Dimulai

    • calendar_month Senin, 23 Sep 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumba Timur telah menetapkan nomor urut pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati. Acara yang digelar di Kantor KPU Sumba Timur ini berlangsung dengan meriah karena dihadiri langsung oleh pendukung dari masing-masing pasangan calon. Antusiasme masyarakat tampak jelas dalam acara tersebut, terlihat dari sorakan meriah mereka yang memenuhi […]

  • Paus Fransiscus

    Paus Fransiskus Beri Penghiburan dan Doa bagi Para Korban Serangan di Sydney

    • calendar_month Senin, 15 Apr 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Paus Fransiskus menyampaikan pesan dukacita dan doa kepada para korban serangan di pusat perbelanjaan Sydney, Australia. Dalam telegram yang disampaikan oleh Kardinal Menteri Luar Negeri Pietro Parolin yang ditujukan kepada Uskup Agung Anthony Fisher dari Sydney, Paus Fransiskus mengungkapkan bahwa iya “sangat sedih” atas serangan itu. Dilansir dari Vatican News pada Senin, […]

  • Ini Alasan Messi Absen dalam Laga di Hong Kong

    Ini Alasan Messi Absen dalam Laga di Hong Kong

    • calendar_month Rabu, 21 Feb 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Lionel Messi menyangkal bahwa ketidakhadirannya dalam pertandingan persahabatan di Hong Kong dua minggu yang lalu dimaksudkan sebagai penghinaan terhadap China. China sendiri merasa tersinggung atas absennya Messi dalam pertandingan tersebut. Namun, Messi mengumumkan bahwa dia tidak akan hadir dalam pertandingan tersebut karena dia sedang dalam masa pemulihan setelah mengalami cedera. Pada 4 […]

  • Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonu Wulla, geram melihat kehadiran Kepala Desa (Kades) tidak sesuai harapan. 3:00 Play Button

    Apel Perdana Sepi Kades, Bupati SBD Perintahkan Audit Dana Desa

    • calendar_month Rabu, 5 Mar 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 1Komentar

    LINTAS SUMBA – Apel perdana di halaman Kantor Bupati Sumba Barat Daya (SBD) pada Senin, 3 Maret 2025, menjadi momen yang memicu kekecewaan Bupati SBD, Ratu Ngadu Bonu Wulla. Bagaimana tidak? Kehadiran kepala desa (kades) dalam apel tersebut tidak sesuai harapan, meskipun jumlah desa di SBD mencapai 173. Saat memberikan amanat, Bupati Ratu Wulla dengan […]

expand_less