Mahasiswa Administrasi Rumah Sakit UNMARIS Sumba Raih Juara 3 Lomba Video Hari Disabilitas Internasional
- account_circle Hans Wea
- calendar_month Senin, 8 Des 2025
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Lintas Sumba – Dua mahasiswi Program Studi Administrasi Rumah Sakit berhasil meraih Juara 3 dalam lomba video kreatif tingkat kabupaten yang digelar oleh Yayasan Harapan Sumba dalam rangka memperingati Hari Disabilitas Internasional pada Senin, (08/12/2025)
Mahasiswi atas nama Peren Mai Nggadu (Yeyen) dan Altriani Lende (Altri), sukses menarik perhatian dewan juri melalui karya video berjudul “Lensa Inklusi”.
Video ini mengangkat pesan kuat tentang pentingnya inklusi disabilitas serta menegaskan bahwa keterbatasan fisik bukanlah penghalang untuk berkembang dan berdaya.
Video berdurasi singkat tersebut menyoroti realitas sosial bahwa penyandang disabilitas kerap dipandang sebelah mata.
Melalui karya mereka, Yeyen dan Altri mengajak masyarakat untuk menghentikan diskriminasi serta memastikan akses yang setara bagi semua individu.
Dalam keterangannya, Peren Mai Nggadu berbagi pengalaman sekaligus pandangannya yang inspiratif mengenai makna disabilitas.
Ia menegaskan bahwa batasan sejatinya terletak pada cara pandang seseorang, bukan pada kondisi fisik yang dimiliki.
“Sebelumnya, saya hanya melihat sebagai batasan, tapi setelah ikut lomba, saya menyadari bahwa ‘batasan’ itu hanyalah pandangan kita yang sempit. Disabilitas bukanlah akhir dari cerita, melainkan bagian dari cerita yang membuat mereka lebih kuat dan luar biasa,” ujarnya.
Sementara itu, Altriani Lende mengungkapkan bahwa mengikuti lomba ini memberikan banyak pelajaran berharga, tidak hanya dalam hal kreativitas, tetapi juga dalam memperluas pergaulan dan menumbuhkan empati sosial.
“Teruslah berkarya, tunjukkan kemampuanmu, dan sebarkan semangat inklusivitas di manapun kita berada,” pungkasnya penuh semangat.
Lomba video kreatif ini diikuti oleh anak-anak muda dari berbagai wilayah di Sumba Barat Daya dan menjadi bagian dari rangkaian kegiatan peningkatan kesadaran mengenai hak-hak penyandang disabilitas.
Prestasi Yeyen dan Altri sekaligus menegaskan komitmen UNMARIS dalam mendorong mahasiswa untuk berpikir kritis, kreatif, dan aktif menyuarakan isu-isu sosial.
Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya serta berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang inklusif dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat Sumba.***
- Penulis: Hans Wea

Saat ini belum ada komentar