Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Membuat Pupuk Organik: Kontribusi Ramah Lingkungan untuk Pertanian Berkelanjutan

Membuat Pupuk Organik: Kontribusi Ramah Lingkungan untuk Pertanian Berkelanjutan

  • account_circle Johan Sogara
  • calendar_month Rabu, 13 Mar 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LINTAS SUMBA – Pupuk organik telah menjadi pilihan yang populer bagi para petani yang peduli terhadap lingkungan dan ingin menjaga kelestarian tanah mereka.

Dibandingkan dengan pupuk kimia, pupuk organik lebih ramah lingkungan, lebih aman bagi tanaman, dan membantu meningkatkan kesuburan tanah dalam jangka panjang.

Berikut adalah panduan langkah demi langkah untuk membuat pupuk organik secara sederhana di rumah:

Bahan-Bahan yang Diperlukan:

1. Bahan Bahan Hijau (Browns)

  • Daun kering
  • Jerami
  • Kulit buah-buahan

2. Bahan Bahan Hijau (Greens)

  • Sisa-sisa dapur (sisa sayuran dan buah, kulit telur, kopi bekas
  • Rumput segar
  • Sisa sayuran dari kebun

3. Bakteri Pelapuk dan Bahan Aktivator

  • Tanah hitam atau kompos
  • Air

4. Wadah untuk Mengompos

  • Ember besar atau wadah terbuka
  • Wadah tertutup untuk menghindari bau yang tidak sedap

Langkah-langkah Pembuatan:

1. Pilih Campuran Bahan

Gabungkan bahan-bahan hijau dan coklat dalam perbandingan yang tepat. Idealnya, campuran ini adalah 2:1 atau 3:1 untuk bahan hijau dan coklat, karena ini akan membantu dalam proses pengomposan.

2. Tumpuk Bahan dalam Wadah

  • Mulailah dengan lapisan bahan hijau di dasar wadah.
  • Tambahkan lapisan bahan coklat di atasnya.
  • Ulangi proses ini hingga wadah terisi penuh.

3. Tambahkan Bakteri Pelapuk

  • Campurkan sedikit tanah hitam atau kompos ke dalam campuran bahan.
  • Ini akan mempercepat proses penguraian dan menghasilkan pupuk yang lebih baik.

4. Jaga Kelembaban dan Udara

  • Pastikan campuran selalu lembab, tetapi tidak terlalu basah. Jika terlalu kering, tambahkan sedikit air.
  • Aduk campuran secara teratur untuk memastikan sirkulasi udara yang baik.

5. Tunggu Proses Pengomposan

Biarkan campuran terurai dan mengalami proses pengomposan selama beberapa minggu hingga beberapa bulan, tergantung pada ukuran dan jenis bahan yang digunakan.

6. Pemantauan dan Pemeliharaan

  • Periksa campuran secara berkala untuk memastikan kelembaban dan suhu yang tepat.
  • Jika campuran terlalu basah, tambahkan bahan kering seperti jerami atau daun kering.
  • Jika campuran terlalu kering, tambahkan sedikit air.

7. Pemanenan Pupuk

  • Setelah campuran sepenuhnya terurai dan berubah menjadi humus yang gelap dan berbau tanah, pupuk organik Anda siap digunakan.
  • Ayak pupuk untuk memisahkan bahan-bahan yang belum terurai sepenuhnya.

Manfaat Pupuk Organik:

Pupuk organik yang dihasilkan dari proses pengomposan ini memiliki banyak manfaat, antara lain:

  • Meningkatkan kesuburan tanah.
  • Mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
  • Mengurangi limbah dapur dan bahan organik yang tidak terpakai.
  • Mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan.

Dengan mengikuti panduan ini, Anda dapat membuat pupuk organik sendiri di rumah dengan mudah dan efektif. Selamat mencoba.***

Ikuti berita terupdate Lintas Sumba dengan KLIK DI SINI.

  • Penulis: Johan Sogara

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dandim 1629/SBD Letkol Czi Novi Kurniawan dan Bupati SBD bersalaman dengan Anggota Paskibraka HUT RI ke-79 SBD (TIM/Lintas Sumba)

    70 Anggota Paskibraka Sumba Barat Daya Dikukuhkan, Dandim 1629/SBD: Jadi Contoh dan Teladan!

    • calendar_month Jumat, 16 Agt 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA -Sebanyak 70 siswa terbaik yang terdiri dari 35 putra dan 35 putri yang tergabung dalam Paskibraka Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) telah dikukuhkan. Acara ini berlangsung di Aula Serba Guna Hotel Sinar Tambolaka, Desa Rada Mata, Kecamatan Kota Tambolaka, pada Kamis, 15 Agustus 2024 malam. Tampak Komandan Kodim (Dandim) 1629/SBD Letkol Czi Novi […]

  • Solusi Tepat untuk Kesejahteraan Nelayan, Petani, dan Peternak NTT, Hanura: Ansy dan Jane (TIM/Lintas Sumba)

    Solusi Tepat untuk Kesejahteraan Nelayan, Petani, dan Peternak NTT, Hanura: Ansy dan Jane

    • calendar_month Selasa, 1 Okt 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Partai Hanura Nusa Tenggara Timur (NTT) menegaskan komitmennya untuk memenangkan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Yohanes Fransiskus Lema dan Jane Natalia Suryanto dalam Pilgub 2024. Hanura menganggap pasangan ini memiliki integritas, rekam jejak yang baik, dan pemahaman yang mendalam tentang kebutuhan masyarakat, terutama di sektor-sektor vital seperti perikanan (nelayan), pertanian, dan […]

  • Kebakaran, puing-puing bangunan yang hangus terbakar dan reruntuhan rumah warga menunjukkan dahsyatnya kobaran api yang melanda Kampung Kahale, Harona Kalla (Prokopim Sumba Barat/Lintas Sumba)

    61 Jiwa di Sumba Kehilangan Tempat Tinggal, Pemerintah Tinjau Langsung Lokasi Kebakaran

    • calendar_month Selasa, 8 Okt 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Sumba Barat Dra. Floury Rita Wuisan, mengunjungi korban kebakaran di Kampung Kahale, Desa Harona Kalla, Kecamatan Lamboya Barat, pada Senin, 7 Oktober 2024. Kebakaran besar yang menghancurkan sembilan rumah warga dan satu rumah adat itu menyebabkan 61 jiwa kehilangan tempat tinggal. Dalam kunjungannya, Pjs Bupati memberikan bantuan dan […]

  • dr. Christian Widodo, Wali Kota Kupang 1:40 Play Button

    Peserta PPPK Tahap 1 Kota Kupang Wajib Tahu! SK Sudah Ditandatangani, Gaji Segera Cair

    • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Wali Kota Kupang, dr. Kristian Widodo, memberikan kabar gembira bagi para P3K tahap 1. SK Wali Kota untuk P3K telah resmi ditandatangani! Gaji bulan Mei segera dicairkan dan rapel untuk bulan April akan menyusul. Simak informasi lengkapnya dalam video ini!***

  • Novriyanto Lende (Kanan) menemani Alex Rangga Pija yang sedang menampilkan goyang gemoy saat datangi Sekretariat DPC PDI Perjuangan SBD (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Ditemani Komunitas Vespa, ARP Datangi Markas Banteng Sumba Barat Daya, Ada Gemoynya

    • calendar_month Selasa, 30 Apr 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Mengendarai motor vespa, Alex Rangga Pija (ARP) dan Novriyanto Lende datangi markas banteng Sumba Barat Daya (SBD). Ditemani komunitas vespa, kedatangan pasangan calon yang dijuluki Paket AYO ini juga menjadi viral karena goyang gemoynya. Pasangan calon tersebut secara resmi mendaftarkan diri sebagai Bakal Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati SBD. Mereka disambut […]

  • Ketua Bidang Maritim Pengurus DPP Partai NasDem Ratu Ngadu Bonu Wulla (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    NasDem Kukuhkan Pengurus DPP Periode 2024-2029, Ratu Wulla Pimpin Salah Satu Bidang Strategis

    • calendar_month Jumat, 20 Sep 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Partai NasDem secara resmi mengumumkan sekaligus mengukuhkan jajaran pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem Periode 2024-2029 dalam acara yang berlangsung di NasDem Tower, Jakarta Pusat, pada Kamis, 19 September 2024. Pengukuhan ini mencakup sejumlah ketua bidang, ketua dewan pakar, dan ketua dewan pertimbangan Partai NasDem. Dalam upacara pengukuhan tersebut, Ketua Umum […]

expand_less