Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Pesta Adat Kelewatan, Alfonsus Yamba Kodi: Kembalikan ke Proses Awal Seperti Dulu!

Pesta Adat Kelewatan, Alfonsus Yamba Kodi: Kembalikan ke Proses Awal Seperti Dulu!

  • account_circle Johan Sogara
  • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LINTAS SUMBA – Pesta adat kini kian melenceng dari makna aslinya. Karena itu, pengaturan ulang harus didorong melalui Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) inisiatif.

Hal ini disampaikan Anggota DPRD Sumba Barat Daya (SBD) Dapil III, Alfonsus Yamba Kodi, dalam Workshop Penyusunan Ranperda Inisiatif Pengaturan Pelaksanaan Pesta Adat.

Kegiatan itu berlangsung di Kantor Camat Wewewa Selatan, Kabupaten SBD, pada Kamis, 16 Oktober 2025.

Alfons menilai praktik pesta adat sekarang ini sering melewati batas kewajaran. Ia menyoroti pergeseran nilai budaya yang semakin jauh dari akar tradisi.

Menurutnya, tradisi yang seharusnya dilestarikan justru diselewengkan. Ia mencontohkan penukaran hewan balasan dengan kendaraan bermotor sebagai praktik yang kini mengkhawatirkan.

“Secara naluri, kita tidak bisa terima. Ini seperti pemerkosaan budaya,” ujarnya.

Alfons menegaskan, Ranperda bukan untuk menghapus adat, melainkan menata pelaksanaan pesta agar kembali ke akar budaya yang murni.

Pemerintah dan DPRD disebut hadir sebagai pengatur, bukan pemusnah budaya. Aturan, kata dia, akan memastikan masyarakat menjalankan pesta adat secara proporsional.

“Jadi yang kita mau atur itu adalah bagaimana keberadaan budaya kita, adat istiadat kita ini, kita coba kembalikan ke proses awal seperti dulu karena ini kelihatannya sudah berlebihan,” katanya.

  • Penulis: Johan Sogara

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komedian sekaligus presenter ternama, Mpok Alpa (@nina_mpokalpa/Instagram/Lintas Sumba)

    Komedian Mpok Alpa Tutup Usia setelah Berjuang Melawan Kanker

    • calendar_month Sabtu, 16 Agt 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Komedian sekaligus presenter ternama, Mpok Alpa, meninggal dunia setelah berjuang melawan penyakit kanker yang dideritanya selama tiga tahun. Kabar duka ini diumumkan sahabat dekatnya, Raffi Ahmad dan Irfan Hakim, melalui siaran televisi, Jumat 15 Agustus 2025. Nama asli Mpok Alpa adalah Nina Carolina. Ia lahir pada 12 Maret 1987 dan dikenal lewat […]

  • PT Bumi Indah Sumba melalui Ny. Sofiyah Wadoe, menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran rumah di loura (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Peduli Kasih, PT Bumi Indah Sumba Beri Bantuan kepada Korban Kebakaran Rumah di Loura

    • calendar_month Rabu, 29 Mei 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – PT Bumi Indah Sumba tak henti-hentinya menunjukkan rasa kepeduliannya dengan memberikan bantuan kepada masyarakat korban kebakaran rumah. Peristiwa naas ini membuat Ferianto Umbu Bili (Suami) dan Anastasia Daido Kii (istri) harus kehilangan rumah mereka. Ternak, Makanan dan Pakaian juga habis dilahap si jago merah. Kebakaran tersebut tepatnya terjadi di Desa Rama Dana, […]

  • Bukti Nyata Dukung Program Presiden, Bupati Sumba Barat Daya (SBD) Pimpin Panen Raya di Wewewa Timur, dukung swasembada pangan

    Panen Raya di Wewewa Timur: Bukti Nyata Bupati SBD Dukung Program Presiden

    • calendar_month Senin, 24 Mar 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) berkomitmen untuk memperkuat ketahanan pangan dan mewujudkan program swasembada nasional. Langkah ini menjadi bagian dari upaya mewujudkan program tersebut, yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto. Demikian disampaikan Bupati SBD, Ratu Ngadu Bonu Wulla, saat memimpin panen raya padi bersama Kelompok Tani Damanuka di Desa Kadi Wano, […]

  • Tangkap Layar Pengumuman Hasil Seleksi PPPK Tahap 1 Kabupaten Sumba Barat Daya Periode 2024. Jadwal Pendafaran Seleksi P3K Tahap 2 SBD

    Seleksi PPPK Tahap 1 SBD Usai, Bagaimana dengan Peserta yang Belum Lolos? Ternyata…

    • calendar_month Selasa, 7 Jan 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Sebanyak 1.062 peserta dinyatakan lolos seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap 1 Tahun 2024 di Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD). Pengumuman hasil seleksi ini disampaikan, pada Senin, 6 Januari 2025. Hasil seleksi kompetensi ini mencakup pengadaan tenaga teknis, tenaga kesehatan, dan tenaga guru yang akan bekerja di lingkungan Pemerintah Kabupaten […]

  • Gambar Ilustrasi. Seorang calon kepala daerah dan pebisnis yang berjabat tangan di depan proyek besar (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Pebisnis Jadi Bekingan Politik: Kebijakan Proyek, Bukan untuk Kesejahteraan Masyarakat

    • calendar_month Minggu, 8 Sep 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Memilih calon kepala daerah yang memanfaatkan pebisnis sebagai bekingan politik dapat membawa dampak negatif yang serius bagi masyarakat. Fenomena ini sering terjadi ketika mendekati pesta demokrasi, di mana calon kepala daerah tiba-tiba menunjukkan kebaikan dan janji-janji menarik. Namun, di balik janji tersebut, ada bahaya besar jika kepemimpinan mereka diwarnai oleh hubungan erat […]

  • Tom Lembong terima Abolisi dan Hasto Kristiyanto terima Amnesti (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Kenapa Tom Lembong dan Hasto Bisa Bebas? Ini Penjelasan Hukumnya!

    • calendar_month Sabtu, 2 Agt 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Presiden Republik Indonesia memiliki kewenangan menghapus proses dan akibat hukum pidana melalui dua instrumen: Abolisi dan Amnesti. Keduanya sering dianggap sama, padahal berbeda dari sisi waktu pelaksanaan, jenis perkara, dan cakupan hukumnya. Abolisi adalah penghapusan proses hukum terhadap seseorang yang sedang disidik, dituntut, atau diadili. Proses peradilan langsung dihentikan. Abolisi tidak menghapus […]

expand_less