Pj. Gubernur NTT Serahkan Langsung Bantuan Ganti Rugi Tumpahan Minyak Montara di Desa Papela
- account_circle Johan Sogara
- calendar_month Senin, 15 Apr 2024
- comment 0 komentar
- print Cetak

Pj. Gubernur NTT Ayodhia Kalake saat memberika sambutan dalam kunjungannya ke Desa Papela, Rote Timur (TIM/Alexander Raditia/ Lintas Sumba)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
“Seminggu yang lalu kami kumpul di sini bersama Forkopimda dan juga Sekda untuk adakan sosialisasi terkait lintas batas negara kepada Bapa Mama yang hadir sekarang, agar kedepannya Bapa Mama sekalian dapat mengantisipasi hal-hal yang berpotensi terhadap pelanggaran lintas batas, dalam hal ini hindari memasuki wilayah perairan laut Australia. Karena jika tertangkap, hukumannya cukup berat,” tukasnya.
Sementara itu, Pj. Gubernur NTT Ayodhia Kalake juga mengungkapkan sejumlah isu yang menjadi perhatian, diantaranya terkait isu lintas batas dan juga isu pencemaran minyak Montara.
Hal ini, menurutnya, penting dikarenakan perlu ada alternatif dan solusi bagi para Nelayan pembudidaya rumput laut dan teripang.
Terkait pelanggaran lintas batas antar negara, Ayodhia menegaskan untuk dijadikan perhatian bersama. Pj. Bupati Rote Ndao serta unsur Forkopimda dan jajaran terkait diminta agar serius dalam menangani hal tersebut.
“Supaya kedepannya tidak terulang lagi pelanggaran serupa,” tuturnya.
Selain itu, kata dia, isu pencemaran akibat tumpahan minyak Montara juga menjadi perhatian serius agar berbagai upaya-upaya untuk kepentingan Nelayan dan Petani rumput laut yang terdampak seperti ganti rugi terus diupayakan.
“Bagi para Nelayan dan Petani rumput laut yang belum menerima ganti rugi, saya juga sampaikan untuk lengkapi data-data disertai dengan kelengkapan bukti-bukti yang jelas agar kelengkapan berkas tersebut menjadi dasar dan bahan untuk kami upayakan supaya segera kita temukan solusinya,” jelas Ayodhia.
Ia pun meminta masyarakat memberi masukan terkait isu-isu lain yang ada di wilayah Rote Ndao. Salah satu diantaranya terkait kecukupan pasokan BBM dengan menyiapkan lokasi khusus untuk penyaluran BBM bagi Para Nelayan.
Ayodhia mengatakan, perlunya koordinasi antara Dinas PUPR Pemprov NTT dan Dinas PUPR Kabupaten Rote Ndao terkait sumber pendanaan untuk pembangunan tanggul di pesisir pantai yang merupakan solusi jika terjadi air pasang atau banjir rob.
Pj. Gubernur NTT itu juga meminta agar segera mengidentifikasi titik-titik yang perlu dibangun tanggul tersebut.
Usai pelaksanaan tatap muka, dilakukan pula penyerahan paket Pemberian Makanan Tambahan (PMT) secara simbolis bagi 15 orang penerima oleh Pj. Gubernur NTT Ayodhia Kalake, Pj. Ketua TP PKK Provinsi NTT Ny. Sofiana Milawati Kalake, Pj. Bupati Rote Ndao Oder Maks Sombu dan juga Unsur Forkompinda Rote Ndao.
Hadir juga saat itu, Pj. Ketua TP PKK Kabupaten Rote Ndao Ny. Yuliana Henuk, Sekretaris Daerah Kabupaten Rote Ndao Drs. Jonas M. Selly, Pimpinan Perangkat Daerah Pemkab. Rote Ndao serta para Kepala Desa setempat.***
Ikuti berita terupdate Lintas Sumba dengan KLIK DI SINI.
- Penulis: Johan Sogara

Saat ini belum ada komentar