Soal Proyek Jalan di Totok yang Diduga Dikerjakan oleh Alat Berat Bertuliskan BI, Michael Nono: Tidak Punya Rasa Kemanusiaan
- account_circle Johan Sogara
- calendar_month Senin, 24 Jun 2024
- comment 0 komentar
- print Cetak

Michael Nono, saat ditemui lintassumba.com pada Minggu, 23 Juni 2024 (Johan Sogara/Lintas Sumba)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Usulan ini akhirnya diterima oleh pihak terkait setelah beberapa perundingan dan pertimbangan lebih lanjut, termasuk dukungan dari pihak keamanan yang memahami keadaan yang dialaminya.
“Waktu itu saya sarankan jangan aspal dulu karena nanti terganggu jalannya. Jadi mereka setuju. Kalau tidak diaspal disitu, itu karena maunya mereka sendiri,” terangnya.
Secara keseluruhan, Michael Nono menegaskan bahwa sikapnya itu bukanlah untuk menghalangi proyek pembangunan jalan atau untuk menjadi profokator.
Dia hanya ingin menjaga kepentingan dan keberlangsungan kegiatan pertanian keluarganya sesuai dengan haknya sebagai pemilik lahan.
“Saya bukan larang dan saya bukan profokator. Saya putera daerah dan pemilik lahan itu. Saya tidak minta ganti rugi sedikitpun. Saya hanya minta itu material diangkat supaya kami juga bisa bercocok tanam disitu,” tegasnya.
Hingga saat ini, lintassumba.com masih berusaha untuk mendapat informasi dari pihak pengerja proyek tersebut.***
Ikuti berita terupdate Lintas Sumba dengan KLIK DI SINI.
- Penulis: Johan Sogara

Saat ini belum ada komentar