Turnamen Sepak Bola Bupati Sumba Barat Cup 2026 Resmi Ditutup, Sekda: Bupati Cup Bukan Sekadar Mencari Juara, tetapi Ruang Pembinaan Karakter
- account_circle Kobus Tena
- calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Sekretaris Daerah Kabupaten Sumba Barat, Yermia Ndapa Doda, menutup secara resmi Turnamen Sepak Bola Bupati Sumba Barat Cup 2026 di Lapangan Waikabubak, Senin (20/7/2026). (Dok. Prokopim Kabupaten Sumba Barat)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
LINTAS SUMBA – Pemerintah Kabupaten Sumba Barat menegaskan Turnamen Sepak Bola Bupati Sumba Barat Cup 2026 bukan semata-mata ajang menentukan juara. Kompetisi itu diposisikan sebagai ruang pembinaan karakter dan pencarian bibit atlet sepak bola daerah.
Pesan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Sumba Barat, Yermia Ndapa Doda, S.Sos., saat menutup secara resmi Bupati Cup 2026 di Lapangan Waikabubak, Senin, 20 Juli 2026.
Penutupan turnamen dihadiri unsur Forkopimda, perwakilan Polres Sumba Barat, Kejaksaan Negeri Sumba Barat, Pengadilan Negeri Waikabubak, pimpinan perangkat daerah, Kompi II Batalyon C Pelopor, KONI, PSSI Kabupaten Sumba Barat, serta Bank NTT.
Dalam sambutannya, Yermia menilai turnamen telah berlangsung dengan semangat persaudaraan dan sportivitas. Ia menyampaikan penghargaan kepada PSSI Kabupaten Sumba Barat sebagai penyelenggara, panitia, perangkat pertandingan, sponsor, tenaga medis, serta aparat TNI dan Polri yang mengawal jalannya kompetisi hingga selesai.
Menurut dia, sepak bola tidak hanya melahirkan prestasi, tetapi juga membentuk disiplin, kerja sama, kejujuran, dan tanggung jawab. Karena itu, pembinaan atlet muda harus terus dilakukan secara berkelanjutan agar Sumba Barat memiliki pemain yang mampu bersaing di tingkat lebih tinggi.
Pelaksanaan turnamen sempat diwarnai beberapa insiden. Namun, pemerintah daerah menilai persoalan tersebut dapat diselesaikan melalui koordinasi antara panitia, PSSI, dan aparat keamanan sehingga kompetisi tetap berjalan hingga tuntas.
Sekda juga mengingatkan pemain yang menerima sanksi agar menjadikan peristiwa itu sebagai pembelajaran untuk menghormati aturan pertandingan. Sementara tim yang meraih gelar juara diminta tidak cepat berpuas diri, sedangkan tim yang belum berhasil didorong terus meningkatkan kualitas permainan.
Pemerintah Kabupaten Sumba Barat, kata dia, akan tetap memberikan dukungan terhadap pembinaan olahraga, khususnya sepak bola. Turnamen Bupati Cup diharapkan menjadi agenda rutin yang melahirkan atlet-atlet muda berbakat sekaligus memperkuat budaya sportivitas di daerah.
Yermia mengingatkan generasi muda agar menjauhi narkoba, minuman keras, pergaulan bebas, dan kekerasan. Ia berharap olahraga menjadi wadah membangun karakter, sementara para pemain senior diminta membimbing atlet muda dan menjaga sportivitas, baik di dalam maupun di luar lapangan.***
- Penulis: Kobus Tena
- Editor: Kobus Tena

Saat ini belum ada komentar