Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Peringati 30 Tahun Kudatuli, Megawati Titipkan Pesan Empat Nilai untuk Anak Muda Indonesia

Peringati 30 Tahun Kudatuli, Megawati Titipkan Pesan Empat Nilai untuk Anak Muda Indonesia

  • account_circle Johan Sogara
  • calendar_month 9 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LINTAS SUMBA – Presiden kelima Republik Indonesia, Megawati Soekarnoputri, menyampaikan pesan khusus kepada generasi muda Indonesia saat memperingati 30 tahun peristiwa Kudatuli atau peristiwa penyerangan kantor DPP PDI pada 27 Juli 1996.

Megawati menyampaikan pesan tersebut setelah mengunjungi pameran sejarah dan arsip foto bertajuk “Meretas Jalan Demokrasi” di Ruang Museum Koleksi, Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta Pusat, pada Selasa, 21 Juli 2026.

Dalam pesan yang ditulisnya di salah satu sudut ruang pameran, Megawati menitipkan empat nilai yang menurutnya harus dimiliki anak muda Indonesia sebagai pedoman dalam menghadapi masa depan bangsa.

Empat nilai tersebut adalah keyakinan, keteguhan, keberanian, dan kesabaran. Menurut Megawati, keempat nilai itu harus menyatu dalam diri generasi muda untuk memperjuangkan kebenaran.

“Anak Muda Indonesia, INGAT!! Keyakinan, Keteguhan, Keberanian, Kesabaran HARUS selalu ada dalam sanubarimu. 4 INI jadi 1 yang disebut: KEBENARAN PASTI MENANG (Satyam Eva Jayate),” tulis Megawati dalam pesannya.

Sebelum menuliskan pesan tersebut, Megawati terlebih dahulu menyaksikan tayangan video mengenai peristiwa penyerangan kantor DPP PDI pada 27 Juli 1996.

Dalam kesempatan itu, Megawati didampingi putranya yang juga Ketua DPP PDI Perjuangan, M. Prananda Prabowo, serta sejumlah pengurus DPP PDI Perjuangan, pemikir kebhinekaan Sukidi, dan seniman Butet Kartaredjasa.

Selama menyaksikan tayangan berdurasi lebih dari 30 menit tersebut, Megawati terlihat memperhatikan secara serius berbagai rekaman peristiwa Kudatuli. Ia juga tampak terharu ketika melihat kembali kekerasan yang dialami para pendukungnya dalam peristiwa tersebut.

Usai menyaksikan tayangan sejarah itu, Megawati kemudian menuliskan pesan menggunakan pena berwarna putih pada dinding hitam di ruang pameran. Ia bahkan meminta tangga pendek atau dingklek agar dapat menulis bagian atas dinding.

Selain pesan untuk anak muda, Megawati juga menyampaikan pesan terkait hak warga negara di hadapan hukum.

“Untuk WARGA NEGARA INDONESIA: Warganegara mempunyai HAK yang sama dimata HUKUM!!!,” tulis Megawati.

Melalui pesan tersebut, Megawati mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk terus menjaga nilai demokrasi, keberanian memperjuangkan kebenaran, serta memahami pentingnya kesetaraan hak setiap warga negara.

Peristiwa Kudatuli merupakan salah satu catatan penting dalam sejarah politik Indonesia yang terjadi pada 27 Juli 1996, ketika kantor DPP PDI di Jalan Diponegoro, Jakarta, diserang dalam konflik politik yang melibatkan dualisme kepemimpinan di tubuh PDI saat itu.***

  • Penulis: Johan Sogara
  • Editor: Lintas Sumba

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua DPRD Sumba Barat Daya (SBD), Rudolf Radu Holo, Ingatkan Pentingnya Hasil BANMUS (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Agenda Bupati dan DPRD Bentrok, Ketua DPRD SBD Ingatkan Pentingnya Hasil BANMUS

    • calendar_month Minggu, 10 Agt 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumba Barat Daya (SBD) diingatkan untuk mematuhi jadwal bersama yang telah disepakati dalam Rapat Badan Musyawarah (BANMUS) DPRD. Peringatan itu disampaikan Ketua DPRD SBD, Rudolf Radu Holo, dalam Sidang Paripurna XVII Masa Sidang II, pada Jumat, 8 Agustus 2025. Ia menegaskan seluruh agenda Bupati harus selaras dengan jadwal DPRD […]

  • Bupati Sumba Barat Daya (SBD), Ratu Ngadu Bonu Wulla (Johan Sogara/Lintas Sumba) 3:27 Play Button

    PART 2: KESEHATAN | Peningkatan Akses Layanan Kesehatan, RSUD Reda Mbolo Tingkat 3

    • calendar_month Sabtu, 2 Agt 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Tidak hanya Pendidikan, Pemerintah Daerah (Pemda) Sumba Barat Daya (SBD) juga memberikan perhatikan khusus terhadap peningkatan akses layanan kesehatan. RSUD Reda Mbolo adalah fokus utama. Rumah sakit ini akan diperluas dan bangunannya ditingkatkan hingga 3 lantai. Simak penjelasan lengkap Bupati SBD, Ratu Ngadu Bonu Wulla dalam video ini.***

  • Gunung Kelimutu, Ende, Nusa Tenggara Timur (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Gunung Kelimutu di Nusa Tengara Timur Berstatus Waspada, PVMBG: Jauhi Tepi Kawah!

    • calendar_month Sabtu, 25 Mei 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) telah mengumumkan bahwa status Gunung Kelimutu di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT) telah mengalami peningkatan dari status normal menjadi waspada atau level II. Hendra Gunawan, sebagai kepala PVMBG, dalam laporannya di Jakarta menyampaikan bahwa kenaikan tingkat aktivitas tersebut telah dimulai sejak pukul 13.00 WITA. […]

  • GMNI, Sumba Barat Daya, Salurkan Bantuan, Kemanusiaan, Korban, Kebakaran, Kampung Yaru Wora, Sumba Barat

    GMNI Sumba Barat Daya Salurkan Bantuan Kemanusiaan bagi Korban Kebakaran Kampung Yaru Wora di Sumba Barat

    • calendar_month Senin, 15 Des 2025
    • account_circle Hans Wea
    • 0Komentar

    Lintas Sumba – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Sumba Barat Daya (SBD) melakukan aksi peduli kemanusiaan dengan menyalurkan bantuan kepada korban bencana kebakaran di Kampung Situs Yaru Wora, Desa Patiala Bawa, Kecamatan Lamboya, Kabupaten Sumba Barat, pada Minggu, 14 Desember 2025. Aksi kemanusiaan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian mahasiswa terhadap warga yang terdampak musibah […]

  • Kuasa Hukum keluarga Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak

    Ferdy Sambo hingga Presiden Digugat Ganti Rugi Rp7,5 Miliar oleh Keluarga Brigadir J

    • calendar_month Selasa, 27 Feb 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Pengacara keluarga Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat, atau yang dikenal sebagai Brigadir J, telah mengajukan tuntutan perdata. Diketahui, gugatan ini ditujukan kepada lima pelaku utama pembunuhan berencana, Negara Republik Indonesia Cq Kapolri, turut tergugat dua Menteri Keuangan dan turut tergugat satu Presiden. Gugatan tersebut diajukan yakni untuk mendapatkan ganti rugi sebesar Rp7,5 miliar […]

  • Gambar ini menggambarkan suasana penyelidikan di tempat kejadian perkara (TKP) pembunuhan. Di dalam sebuah kamar kecil, terdapat noda darah yang mencemari lantai dan tempat tidur. Di meja, terlihat beberapa barang bukti, seperti pisau cutter, tisu bekas, dan ponsel, yang memberikan petunjuk mengenai kejadian tersebut. Wanita Michat Riau.

    Peristiwa Tragis Kamar 105: Wanita Michat Dibunuh Pria 19 Tahun

    • calendar_month Rabu, 11 Des 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Seorang pria bernama Alex Indra Lexmana Sihombing (19), harus diamankan polisi lantaran terlibat kasus pembunuhan. Laki-laki pradewasa itu dikabarkan menjadi penyebab meninggalnya Wiji Imelda (20). Korban tersebut ditemukan tewas di kamar kosnya di Jalan Kartini, Kelurahan Selatpanjang, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau, pada Senin, 9 Desember 2024. Sementara pelaku […]

expand_less