Audrey Bianca Callista Resmikan Rumah Belajar dan PLTS di Kampung Lete Palolo
- account_circle Johan Sogara
- calendar_month 1 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Miss Indonesia 2025, Audrey Bianca Callista, foto bersama Bupati SBD, Ratu Ngadu Bonu Wulla, Ketua DPD Partai Perindo SBD sekaligus Wakil Ketua II DPRD SBD, Yusuf Bora, Ketua Fraksi Perindo DPRD SBD, Stefanus Rangga Bola, anggota DPRD Perindo SBD, sponsor, tim Miss Indonesia, dan tokoh masyarakat setempat (Johan Sogara/Lintas Sumba)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
LINTAS SUMBA – Mewakili Ketua Umum MNC Peduli, Liliana Tanoesoedibjo, Audrey Bianca Callista meresmikan program pembangunan Rumah Belajar Kampung Lete Palolo di Desa Onggol, Kecamatan Kodi, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu, 4 Juli 2026.
Selain meresmikan Rumah Belajar berukuran 5 x 7 meter, pada kesempatan yang sama juga dilakukan penyerahan secara resmi bantuan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) lengkap dengan inverter berkapasitas 2.400 watt, serta bantuan sambungan listrik tenaga surya bagi 38 rumah warga di Kampung Lete Palolo.
Pantauan Lintassumba.com, kegiatan tersebut dihadiri Bupati SBD, Ratu Ngadu Bonu Wulla, Ketua DPD Partai Perindo SBD sekaligus Wakil Ketua II DPRD SBD, Yusuf Bora, Ketua Fraksi Perindo DPRD SBD, Stefanus Rangga Bola, anggota DPRD Perindo SBD, tim Miss Indonesia, aparat pemerintah desa, tokoh masyarakat, tokoh adat, dan tokoh agama.
Dalam sambutannya, Miss Indonesia 2025, Audrey Bianca Callista, mengatakan bahwa setiap orang memiliki harapan dan mimpi, baik anak-anak maupun orang dewasa. Menurutnya, mimpi sekecil apa pun harus terus diperjuangkan.
Ia menceritakan bahwa pembangunan Rumah Belajar dan penyediaan listrik tenaga surya di Kampung Lete Palolo juga melalui proses yang panjang.
Namun, semangat untuk menghadirkan perubahan bagi masyarakat membuat seluruh tim terus berupaya hingga program tersebut akhirnya terwujud.

Foto bersama Bupati Sumba Barat Daya (SBD), Ratu Ngadu Bonu Wulla, Miss Indonesia 2025, Audrey Bianca Callista, Sponsor dan MNC Peduli, DPD Perindo SBD serta masyarakat Kampung Lete Palolo (Johan Sogara/Lintas Sumba)
Audrey mengaku kunjungan pertamanya ke Kampung Lete Palolo pada Desember tahun lalu membuat dirinya dan tim tergerak setelah melihat langsung kondisi masyarakat yang masih menghadapi keterbatasan, termasuk sulitnya belajar pada malam hari akibat belum tersedianya listrik.
“Saya tidak bisa membayangkan kalau saya berada di posisi anak-anak di sini. Apakah saya bisa sampai menjadi Miss Indonesia? Karena itu saya bersikeras agar proyek ini bisa dilaksanakan di Sumba Barat Daya,” ujarnya.
Ia menilai program tersebut sejalan dengan semangat “Habis Gelap, Terbitlah Terang”. Menurutnya, perubahan memang membutuhkan waktu, tetapi harus terus diupayakan secara bertahap.
“Saya berharap yang terus menyala bukan hanya lampu atau listrik, tetapi juga semangat juang anak-anak Kampung Lete Palolo. Saya juga berharap dua atau tiga tahun lagi ketika saya kembali, gedung ini masih bersih dan dimanfaatkan sebagaimana mestinya,” katanya.
Sementara itu, Chief Residential Solutions ATW Group sekaligus Ketua Yayasan Cita Kasih Global (ALFABET Group), Albert Nathaniel, mengatakan proyek tersebut memanfaatkan energi matahari sebagai sumber listrik bersih bagi masyarakat.
Ia menjelaskan sistem yang dipasang terdiri dari panel surya berkapasitas sekitar 3.500 watt peak dengan baterai sekitar 5.000 watt hour.
- Penulis: Johan Sogara
- Editor: Lintas Sumba








Saat ini belum ada komentar