Audrey Bianca Callista Resmikan Rumah Belajar dan PLTS di Kampung Lete Palolo
- account_circle Johan Sogara
- calendar_month 5 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Miss Indonesia 2025, Audrey Bianca Callista, foto bersama Bupati SBD, Ratu Ngadu Bonu Wulla, Ketua DPD Partai Perindo SBD sekaligus Wakil Ketua II DPRD SBD, Yusuf Bora, Ketua Fraksi Perindo DPRD SBD, Stefanus Rangga Bola, anggota DPRD Perindo SBD, sponsor, tim Miss Indonesia, dan tokoh masyarakat setempat (Johan Sogara/Lintas Sumba)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Dengan kebutuhan listrik masyarakat saat ini yang relatif kecil, sistem tersebut mampu menyediakan pasokan listrik selama lebih dari 20 jam.
“Kehadiran listrik bukan hanya menghadirkan penerangan, tetapi juga menjadi fondasi bagi peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, dan pengembangan masyarakat di masa mendatang,” jelasnya.
Pada kesempatan itu, Bupati SBD, Ratu Ngadu Bonu Wulla, menyampaikan apresiasi kepada Miss Indonesia, MNC Peduli, para sponsor, serta seluruh pihak yang telah menghadirkan Rumah Belajar dan listrik tenaga surya bagi masyarakat Kampung Lete Palolo.
Menurutnya, bantuan tersebut sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten SBD untuk mewujudkan SBD Hebat yang sehat, cerdas, berkarakter, berbudaya, dan berketahanan pangan menuju Indonesia Emas 2045.
Bupati Ratu Wulla mengungkapkan bahwa SBD masih menghadapi berbagai tantangan sebagai daerah 3T. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) bidang pendidikan masih berada di bawah rata-rata nasional, angka putus sekolah mencapai sekitar 14 ribu anak, sementara rata-rata lama sekolah baru sekitar 6,3 tahun atau setara lulusan sekolah dasar.
Karena itu, menurutnya, pendidikan menjadi prioritas utama pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dalam menghadapi bonus demografi pada tahun 2045.

Bupati Sumba Barat Daya (SBD), Ratu Ngadu Bonu Wulla, dan Miss Indonesia 2025, Audrey Bianca Callista, menari tarian Kodi bersama masyarakat Kampung Lete Palolo (Johan Sogara/Lintas Sumba)
“Melalui kehadiran Rumah Belajar ini, anak-anak memiliki akses belajar yang lebih dekat. Ke depan, tempat ini juga dapat dimanfaatkan sebagai taman bacaan atau perpustakaan desa sehingga semakin banyak anak memperoleh ilmu pengetahuan melalui budaya membaca,” ujarnya.
Mewakili masyarakat Kampung Lete Palolo, salah seorang tokoh masyarakat, Daniel Dara Holo, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah menghadirkan Rumah Belajar serta listrik tenaga surya di kampung mereka.
Ia mengatakan, selama bertahun-tahun warga hidup tanpa aliran listrik sehingga anak-anak kesulitan belajar pada malam hari. Dengan adanya bantuan tersebut, masyarakat kini memiliki harapan baru untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan kehidupan sehari-hari.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Miss Indonesia, MNC Peduli, para sponsor, Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya, dan semua pihak yang telah memperhatikan kampung kami. Bantuan ini akan kami jaga dan manfaatkan sebaik-baiknya untuk masa depan anak-anak kami,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua DPD Partai Perindo Sumba Barat Daya, Yusuf Bora, menyampaikan apresiasi kepada Miss Indonesia 2025, MNC Peduli, seluruh sponsor, serta Pemerintah Kabupaten SBD yang telah bersama-sama mewujudkan program tersebut.
Menurutnya, kolaborasi antara dunia usaha, organisasi sosial, dan pemerintah merupakan bukti bahwa pembangunan akan berjalan lebih cepat apabila semua pihak bergandengan tangan.
- Penulis: Johan Sogara
- Editor: Lintas Sumba








Saat ini belum ada komentar