Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Budidaya Alang di Sumba: Membaca Peluang Cuan Menggiurkan

Budidaya Alang di Sumba: Membaca Peluang Cuan Menggiurkan

  • account_circle Lintas Sumba
  • calendar_month Kamis, 15 Agt 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LINTAS SUMBA – Alang-alang, tanaman rumput dengan nama latin Imperata cylindrica, memiliki peran penting dalam budaya lokal di Sumba.

Dikenal sebagai “ngaingo” dalam bahasa sumba pada umumnya, alang-alang ini subur di dataran rendah dan lahan terbuka di Sumba, bahkan di tanah yang kurang subur.

Bagi masyarakat Sumba, alang-alang adalah kebutuhan primer, digunakan sebagai bahan utama untuk atap rumah adat, Uma Kalada.

Penggunaan alang-alang dalam tradisi rumah adat Sumba bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan fisik. Secara historis, alang-alang dikenal karena sifat alaminya yang mampu memberikan isolasi termal yang baik, menjaga suhu dalam rumah tetap sejuk di tengah terik matahari.

Selain itu, atap alang-alang juga memiliki nilai estetika tinggi, mempertahankan tampilan tradisional dan selaras dengan lingkungan sekitar.

Alang-alang yang telah kering dan siap dijadikan atap rumah (Umbu Ambrosi Bili/Lintas Sumba)

Alang-alang yang telah kering dan siap dijadikan atap rumah (Umbu Ambrosi Bili/Lintas Sumba)

Namun, dengan kemajuan zaman dan maraknya penggunaan atap modern seperti seng, alang-alang mulai langka.

Perubahan minat masyarakat terhadap rumah modern, yang dianggap lebih praktis dan tahan lama, menyebabkan pergeseran dari rumah tradisional beratap alang.

Lahan-lahan yang dulunya menjadi habitat alami alang kini telah beralih fungsi menjadi perkebunan atau perumahan, semakin mempersempit ruang tumbuh tanaman ini. Pergeseran ini mengancam keberlanjutan tradisi dan kearifan lokal Sumba.

Di tengah kelangkaan ini, pesona rumah alang kembali memikat hati banyak orang. Bukan hanya sekadar nostalgia akan budaya, tetapi juga apresiasi terhadap keindahan dan nilai estetika yang dimilikinya.

  • Penulis: Lintas Sumba

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tangkap layar video pengunduran diri Airlangga Hartarto sebagai Ketua Umum DPP Partai Golkar (@airlanggahartarto/Instagram/Lintas Sumba)

    Prof. Jimly Asshiddiqie: Lebih Baik Golkar Menolak Pengunduran Diri Airlangga

    • calendar_month Selasa, 13 Agt 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Guru Besar Ilmu Hukum Tata Negara, Prof. Jimly Asshiddiqie, menilai bahwa Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Golkar lebih baik menolak pengunduran diri Airlangga Hartarto dari posisi Ketua Umum demi kepentingan Pilkada 2024. Menurut Jimly, dukungan kepada bakal pasangan calon (paslon) kepala daerah memerlukan tanda tangan ketua umum yang definitif. “Lebih baik jika […]

  • Penetapan nomor urut pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati di KPU Sumba Tengah (TIM/Lintas Sumba)

    Pilkada Sumba Tengah 2024: Nomor Urut 5 Pasangan Calon Ditetapkan

    • calendar_month Senin, 23 Sep 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumba Tengah resmi menetapkan nomor urut pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati. Penetapan tersebut dilakukan dalam pleno terbuka yang digelar di Kantor KPU Sumba Tengah, pada Senin, 23 September 2024. Acara ini berlangsung meriah dan dipenuhi oleh para pendukung masing-masing calon yang antusias mengikuti jalannya pengundian. Sorak sorai […]

  • Anggota Sekretariat PPS Pemilu 2024 Desa Menne Ate, Paulus Malo Dairo (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Orang Meninggal Ikut Coblos? PPS Desa Menne Ate Angkat Bicara

    • calendar_month Selasa, 20 Feb 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 2Komentar

    LINTAS SUMBA – Pelaksanaan proses pemilihan di Desa Menne Ate, Kecamatan Wewewa Barat, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), berlangsung secara aman dan damai. Hal ini dikatakan oleh Paulus Malo Dairo, seorang anggota Sekretariat PPS Pemilu 2024 di desa tersebut. “Pemilihan yang dilaksanakan pada tanggal 14 Februari 2024 berjalan lancar dan […]

  • Pewarta Sumba Barat Daya (SBD) mendapatkan penghargaan dari Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) SBD

    Pewarta Sumba Barat Daya Dapat Penghargaan dari Bawaslu SBD

    • calendar_month Jumat, 2 Agt 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Pewarta Sumba Barat Daya (SBD) mendapatkan penghargaan dari Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) SBD. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap pemberitaan yang dinilai informatif dan edukatif selama Tahapan Pemilu 2024. Ketua Bawaslu SBD Jermy Kewuan, mengungkapkan bahwa piagam penghargaan tersebut merupakan apresiasi atas peran penting media dalam menyampaikan informasi, terutama dalam […]

  • Momen pengibaran Sang Saka Merah Putih dalam HUT RI Ke-79 di Sumba Barat Daya (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    HUT RI Ke-79 di Sumba Barat Daya: dr. Kornelius Kodi Mete Ajak Bersinergi Melawan Kemiskinan

    • calendar_month Sabtu, 17 Agt 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Pada hari ini, masyarakat Sumba Barat Daya merayakan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke-79 dengan penuh semangat dan khidmat. Upacara proklamasi kemerdekaan diadakan di halaman Kantor Bupati Sumba Barat Daya (SBD), Desa Kadipada, Kecamatan Kota Tambolaka, pada Sabtu, 17 Agustus 2024. Bupati SBD dr. Kornelius Kodi Mete sebagai inspektur upacara […]

  • Menteri Hukum Supratman Andi Agtas, saat memberikan keterangan terkait amnesti di gedung Kementerian Hukum (Istimewa/Lintas Sumba/ATL)

    Amnesti Jadi Perbincangan Hangat, Begini Penjelasan Menteri Hukum

    • calendar_month Jumat, 27 Des 2024
    • account_circle Ama Tassy Lake
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Menteri Hukum, Supratman Andi Agtas, memberikan keterangan terkait topik amnesti yang sedang menjadi pembicaraan akhir-akhir ini. Ia mengatakan pemerintah Indonesia tidak ada maksud untuk serta merta membebaskan pelaku tindak pidana, termasuk koruptor. “Yang harus dimengerti oleh kita semua adalah pemerintah tidak bermaksud menggunakan amnesti, grasi, abolisi, untuk sekadar membebaskan para pelaku tindak […]

expand_less