Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Budidaya Alang di Sumba: Membaca Peluang Cuan Menggiurkan

Budidaya Alang di Sumba: Membaca Peluang Cuan Menggiurkan

  • account_circle Lintas Sumba
  • calendar_month Kamis, 15 Agt 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Rumah alang, dengan arsitektur unik dan bahan alami, menciptakan suasana sejuk dan menyatu dengan alam, sesuatu yang semakin dicari di tengah modernitas. Dalam konteks wisata budaya Sumba, rumah alang menjadi daya tarik tersendiri, menawarkan pengalaman otentik yang tak tergantikan.

Kebangkitan minat terhadap rumah alang ini membuka peluang usaha yang menggiurkan. Budidaya alang, yang sebelumnya terpinggirkan, kini menjadi ladang emas bagi para petani dan pengusaha.

Permintaan alang berkualitas tinggi untuk membangun dan merenovasi rumah-rumah tradisional semakin meningkat.

Potensi pasar untuk produk olahan dari tumbuhan yangbsatu ini, seperti kerajinan tangan dan dekorasi rumah, juga semakin terbuka lebar.

Peluang ini semakin menarik di tengah gencarnya program pemerintah dalam mendukung pariwisata di Sumba. Banyak vila dan resort yang memilih alang sebagai bahan atap untuk menciptakan nuansa tradisional yang alami dan ramah lingkungan, seperti yang dilakukan oleh Nihi Watu Resort.

Salah satu rumah adat sumba yang menggunakan alang untuk atap (Umbu Ambrosi Bili/Lintas Sumba)

Salah satu rumah adat sumba yang beratapkan alang (Umbu Ambrosi Bili/Lintas Sumba)

Dukungan pemerintah terhadap pelestarian tradisi juga memberikan harapan baru, terutama dengan adanya rencana pembentukan kementerian khusus yang mengurus masyarakat hukum adat. Pelestarian kampung dan rumah adat menjadi salah satu misi yang ingin dicapai oleh kementerian baru tersebut.

Budidaya alang di Sumba kini menjadi peluang bisnis yang menjanjikan seiring dengan promosi pariwisata oleh pemerintah.

Vila-vila dan resort mewah banyak yang menggunakan atap alang untuk menciptakan suasana alami dan eksotis, sehingga meningkatkan permintaan akan bahan bangunan alami ini.

Peluang ini terbuka lebar bagi masyarakat Sumba yang memiliki lahan. Dengan modal minim, mereka dapat membudidayakan alang dan meraih keuntungan besar.

  • Penulis: Lintas Sumba

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Sumba Barat Daya (SBD), Ratu Ngadu Bonu Wulla (Johan Sogara/Lintas Sumba) 2:46 Play Button

    PART 1: PENDIDIKAN | Pemda SBD Siapkan Beasiswa 1 Anak 1 Miliar?

    • calendar_month Kamis, 31 Jul 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Saat menyerahkan bantuan hibah ternak di Desa Kadi Wanno, Kecamatan Wewewa Timur, pada Selasa, 29 Juli 2025, Bupati Sumba Barat Daya (SBD), Ratu Ngadu Bonu Wulla, membeberkan bahwa Pemerintah Daerah (Pemda) SBD akan memberikan bantuan beasiswa kepada putra/i daerah yang ingin mengambil pendidikan perwira. Bantuan diberikan sebanyak 1 miliar per anak.***

  • Penetapan nomor urut pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati di KPU Sumba Tengah (TIM/Lintas Sumba)

    Pilkada Sumba Tengah 2024: Nomor Urut 5 Pasangan Calon Ditetapkan

    • calendar_month Senin, 23 Sep 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumba Tengah resmi menetapkan nomor urut pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati. Penetapan tersebut dilakukan dalam pleno terbuka yang digelar di Kantor KPU Sumba Tengah, pada Senin, 23 September 2024. Acara ini berlangsung meriah dan dipenuhi oleh para pendukung masing-masing calon yang antusias mengikuti jalannya pengundian. Sorak sorai […]

  • Ilustrasi Sompo Indonesia

    Sompo Insurance Indonesia, Kasih Tips Memilih Perlindungan Kendaraan di Masa Kini 

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Lintas Sumba
    • 0Komentar

    Lintas Sumba – Seiring semakin beragamnya jenis kendaraan di jalan, mulai dari jenis mesin berbahan bakar bensin/solar hingga kendaraan listrik, kebutuhan akan perlindungan atas kendaraan pun ikut berkembang. Perbedaan karakteristik, biaya perawatan, hingga potensi risiko dari masing-masing jenis kendaraan membuat pemilik perlu lebih cermat dalam menentukan perlindungan yang tepat, terutama dalam mengantisipasi berbagai kemungkinan yang […]

  • Harga Biji Kakao, Biji Kakao yang sudah kering dan siap dijual/didistribusi (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Produksi Turun, Permintaan Naik: Harga Biji Kakao Melambung

    • calendar_month Sabtu, 1 Feb 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    Penetapan HPE biji kakao, produk kulit, dan kayu ini tertuang dalam Keputusan Menteri Perdagangan (Kepmendag) Nomor 122 Tahun 2025 tentang Harga Patokan Ekspor dan Harga Referensi atas Produk Pertanian dan Kehutanan yang Dikenakan Bea Keluar.***

  • Calon Gubernur Nusa Tenggara Timur (Kanan) Ansy Lema, bersama seorang mama. Ansy berpasangan dengan Jane Natalia Suryanto (TIM/Lintas Sumba)

    Ansy Lema Gandeng Jane Natalia Suryanto: Bukti Nyata Perempuan Bukan Sekadar Pendukung

    • calendar_month Sabtu, 21 Sep 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 2Komentar

    Gerakan “Mama Bantu Mama” menawarkan harapan, tetapi juga mengingatkan bahwa upaya ini membutuhkan komitmen dan tindakan nyata. “Kultur patriarki dalam struktur masyarakat di Nusa Tenggara Timur belum sepenuhnya memberi ruang yang setara dan berkeadilan bagi kaum perempuan NTT,” ujar Ansy lagi. Ini bukan sekadar retorika politik atau alat untuk meraih suara, tetapi langkah konkret menuju […]

  • Pj Gubernur NTT Ayodhia Kalake (Tengah) menghadiri Peringatan Hari Otonomi Daerah XXVIII Tahun 2024 (Instagram/@pj.gubernurntt2023_2024/Lintas Sumba)

    Pj.Gubernur NTT Hadiri Peringatan Hari Otonomi Daerah XXVIII Tahun 2024

    • calendar_month Senin, 29 Apr 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    “Untuk pemanfaatan segala potensi baik sumber daya manusia maupun sumber daya alam dengan cara yang bijak dan berkelanjutan,” jelasnya. Tito juga mengingatkan, penyusunan Perda mengenai APBD sampai perencanaan pembangunan daerah, para Kepala Daerah harus melibatkan partisipasi masyarakat yang aktif untuk menumbuhkan komitmen publik, trust atau kepercayaan, sense of belonging serta semangat bergotongroyong untuk mengembangkan daerah […]

expand_less