Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Harga Pangan Terbaru: Cabai dan Telur Naik Drastis, Beras Bikin Khawatir

Harga Pangan Terbaru: Cabai dan Telur Naik Drastis, Beras Bikin Khawatir

  • account_circle Johan Sogara
  • calendar_month Kamis, 25 Jul 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LINTAS SUMBA – Badan Pangan Nasional (Bapanas) telah mencatat lonjakan harga signifikan pada sejumlah komoditas pangan di pasar eceran.

Data terbaru yang dilansir lintassumba.com pada 23 Juli 2024 menunjukkan kenaikan harga beras, bawang, daging sapi, telur ayam, dan cabai, menimbulkan kekhawatiran di kalangan konsumen.

Menurut Panel Harga Bapanas, harga beras premium naik sebesar 2,58 persen menjadi Rp15.930 per kilogram (kg), sementara beras medium dan beras SPHP Bulog juga mengalami kenaikan masing-masing 0,74 persen dan 0,79 persen.

Kenaikan signifikan juga tercatat pada harga bawang merah yang naik 3,47 persen menjadi Rp31.040 per kg, dan bawang putih bonggol yang melonjak 3,12 persen menjadi Rp41.320 per kg.

Cabai merah keriting mengalami kenaikan 4,88 persen menjadi Rp46.210 per kg, sementara cabai rawit merah mencapai Rp65.650 per kg setelah naik 4,04 persen.

Harga daging sapi murni juga ikut merangkak naik 1,86 persen menjadi Rp137.560 per kg, meskipun daging ayam ras mengalami penurunan 0,91 persen menjadi Rp34.980 per kg. Telur ayam ras, di sisi lain, naik 4,05 persen menjadi Rp30.310 per kg.

Di samping itu, beberapa komoditas lainnya juga mengalami perubahan harga yang cukup mencolok. Kenaikan harga kedelai biji kering mencapai 4,24 persen, gula konsumsi naik 1,83 persen, dan minyak goreng kemasan sederhana naik 2,61 persen. Sementara itu, harga minyak goreng curah mengalami penurunan kecil sebesar 0,31 persen.

Peningkatan harga juga terjadi pada tepung terigu, jagung, dan beberapa jenis ikan. Tepung terigu curah naik 1,56 persen, jagung naik 4,44 persen, dan ikan kembung serta ikan tongkol mengalami kenaikan masing-masing 5,57 persen dan 5,38 persen.

Namun, tidak semua komoditas mengalami kenaikan harga. Beberapa seperti daging ayam ras, minyak goreng curah, dan garam halus beryodium justru mengalami penurunan harga.

Kenaikan harga pangan ini tentu menjadi perhatian serius bagi masyarakat, terutama dalam konteks ketersediaan dan daya beli konsumen di tengah kondisi ekonomi yang tidak pasti.***

Ikuti berita terupdate Lintas Sumba dengan KLIK DI SINI.

  • Penulis: Johan Sogara

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Sumba Barat Daya (SBD), Ratu Ngadu Bonu Wulla, saat penegasan kembali tapal batas Desa Weri Lolo dan Wee Kura (Johan Sogara/Lintas Sumba) 7:26 Play Button

    Penegasan Kembali Tapal Batas Administratif Desa Wee Kura dan Desa Weri Lolo

    • calendar_month Minggu, 12 Okt 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Bupati Sumba Barat Daya (SBD), Ratu Ngadu Bonu Wulla, menegaskan kembali tapal batas administratif antara Desa Wee Kura dan Desa Weri Lolo. Penegasan itu disampaikan dalam kunjungan ke Wee Waira, wilayah perbatasan dua desa di Kecamatan Wewewa Barat dan Wewewa Selatan, pada Jumat, 10 Oktober 2025. Bupati menekankan, batas administratif berbeda dengan […]

  • Mahasiswa KKNT Gentaskin di Desa Pahola Bantu Warga Buat Bedengan Sayur untuk Cegah Stunting

    Mahasiswa KKNT Gentaskin di Desa Pahola Bantu Warga Buat Bedengan Sayur untuk Cegah Stunting

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • account_circle Ming Ghoghi
    • 0Komentar

    Lintas Sumba – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Gerakan NTT Sehat, Kuat, dan Inklusif (Gentaskin) di Desa Pahola, Kecamatan Wanukaka, Kabupaten Sumba Barat, bersama masyarakat membuat bedengan sebagai langkah awal pengembangan budidaya tanaman hortikultura. Kegiatan tersebut melibatkan 21 mahasiswa yang berasal dari Universitas Katolik (Unika) Weetebula, Universitas Kristen Wira Wacana (Unkriswina) Sumba, Universitas Nusa […]

  • Warga setempat sedang mencari korban yang diterkam buaya di, Sumba Barat Daya (SBD), Albina Doki, yang belum ditemukan (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Diterkam Buaya Ganas, Dua Nyawa di Sumba Melayang dalam 24 Jam

    • calendar_month Jumat, 7 Feb 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Seorang ibu dan anaknya tewas setelah diterkam buaya dalam dua insiden beruntun. Peristiwa naas ini terjadi di Kali Lede Wee Roo, Desa Lete Konda, Kecamatan Loura, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Korban pertama, Albina Doki (64), saat itu tengah mencuci pakaian di tepi kali, pada Rabu, 5 […]

  • Kursi takhta suci kosong, dunia kini menanti paus baru pasca wafatnya Paus Fransiskus (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Kursi Takhta Suci Kosong: Dunia Menanti Paus Baru Pasca Wafatnya Paus Fransiskus

    • calendar_month Selasa, 22 Apr 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Wafatnya Paus Fransiskus pada 21 April 2025 di usia 88 tahun mengguncang Vatikan dan memicu dimulainya proses sakral pemilihan pemimpin baru Gereja Katolik Roma. Paus Fransiskus, pemimpin pertama dari Amerika Latin dan anggota Serikat Yesus yang menjadi paus, menghembuskan napas terakhir setelah berjuang melawan penyakit pernapasan kronis dan trombositopenia. Kepergiannya, bagi lebih […]

  • Apple Bayar Denda Sebesar Rp213 Miliar ke Rusia

    Apple Bayar Denda Sebesar Rp213 Miliar ke Rusia

    • calendar_month Selasa, 23 Jan 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Perusahaan teknologi terkenal Apple dari Amerika Serikat telah membayar denda sebesar 1,2 miliar rubel (sekitar Rp213 miliar) kepada Rusia. Pembayaran denda itu dilakukan atas dugaan penyalahgunaan posisi pasar dominannya dalam sistem pembayaran aplikasi. Adapun hal ini dilaporkan oleh badan antimonopoli FAS Rusia yang dikutip oleh Reuters, pada Senin, 22 Januari 2024. Apple, […]

  • Siswa-siswa yang diduga mengalami keracunan makanan sedang ditangani tim medis (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Makan Senin, Sakitnya Selasa? Puluhan Siswa di SBD Diduga Keracunan Menu MBG

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Puluhan siswa SMA Swasta Manda Elu diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi Makanan Bergizi Gratis (MBG). Perisitiwa ini memicu kepanikan dan penghentian sementara program tersebut di beberapa sekolah. Keracunan terungkap ketika sejumlah siswa merasakan pusing, mual, dan muntah selang sehari setelah konsumsi. Gejala tak biasa itu berawal dari menu MBG yang disajikan, pada […]

expand_less