Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Karyawan Simfony Hotel di Alor Keluhkan Upah Kerja Tak Sesuai UMP

Karyawan Simfony Hotel di Alor Keluhkan Upah Kerja Tak Sesuai UMP

  • account_circle Ama Tassy Lake
  • calendar_month Kamis, 5 Des 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LINTAS SUMBA –  Sejumlah karyawan Simfony Hotel, di Kota Kalabahi, Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT), tengah berjuang mendapatkan hak mereka. Pasalnya upah yang mereka terima jauh di bawah Upah Minimum Provinsi (UMP) yang telah ditetapkan pemerintah dan seringkali tidak dibayar penuh oleh perusahaan.

Antonius Aleks Redja, salah satu karyawan ketika ditemui Media ini Selasa, 3 Desember 2024 mengungkapkan bahwa upah yang mereka terima sangat tidak menentu dan jauh dari cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

“Ada kalanya satu juta (Rp1.000.000), atau delapan ratus ribu (Rp800.000), bahkan ada salah satu teman yang pernah dalam satu bulan tidak dikasikan gaji sama sekali,”bebernya.

Padahal, menurut Aleks, mereka telah bekerja di hotel tersebut selama lebih dari dua tahun.

“Kami merasa diperdaya. Karena saat awal kerja kami dijanjikan gaji sesuai dengan standar UMP. Ternyata ini omong kosong. Setiap kita tanya, mereka (pihak hotel) bilang karena sepih pengunjung lah, absensilah, padahal ini hotel ternama di Alor dan kami juga kerja setiap hari,”kata Aleks.

Aleks menambahkan, beberapa rekan kerjanya juga mengalami kondisi yang serupa dan telah melakukan pengaduan ke pihak Depertemen Tenaga Kerja (Depnaker) Kabupaten Alor. Meski telah melalui proses mediasi di tanggal 2 Agustus lalu antara pihak hotel dan karyawan yang difasilitasi Depnaker, namun hingga saat ini belum ada pertanggungjawaban nyata dari pihak hotel.

“Waktu itu, pihak hotel kasi ultimatum waktu 14 hari untuk tanggulangi sisa gajinya kami. Selepas dua minggu sampai ini saat juga belum ada pertanggungjawaban nyata,” jelasnya.

Atas hal itu, mereka meminta pihak perusahaan untuk segera meninjau kembali kebijakan penggajian dan membayar sesuai aturan yang berlaku serta berharap, pemerintah setempat dapat turun tangan untuk menyelesaikan persoalan ini secara serius.

“Memang sudah mediasi tapi belum ada kejelasan sampai sekarang. Kami hanya tuntut supaya pihak perusahaan tinjau kembali gaji dan bayar hak-haknya kami sesuai aturan. Kami juga berharap pemerintah bisa serius atasi ini masalah biar ada efek jerah. Jangan sampai nanti nanti ada calon-calon korban lagi seperti yang kami alami ini,”pintanya.***

  • Penulis: Ama Tassy Lake

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tenaga medis RSUD Redabolo dan Bidan Puskesmas Watukawula sedang melakukan pengukuran tekanan darah terhadap Anggota Kodim 1629/SBD (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Sambut HUT ke-79 TNI, Kodim 1629/SBD Gelar Bakti Kesehatan

    • calendar_month Sabtu, 21 Sep 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Kodim 1629/Sumba Barat Daya (SBD) melaksanakan kegiatan bakti kesehatan dalam rangka memperingati HUT ke-79 Tentara Nasional Indonesia (TNI). Acara tersebut digelar di Garasi Makodim 1629/SBD, Jl. Ir. Soekarno, Desa Watukawula, Kecamatan Kota Tambolaka, pada Sabtu, 21 September 2024. Giat kali ini, Kodim 1629/SBD bekerja sama dengan tenaga medis dari RSUD Redabolo dan […]

  • Gunung Lewotobi Laki-Laki mengalami erupsi lagi, pada Kamis, 20 Maret 2025, Pukul 22.56 WITA (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Gunung Lewotobi Laki-Laki di Flores Timur Naik ke Level IV: Warga Diminta Waspada

    • calendar_month Jumat, 21 Mar 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Status aktivitas Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flores Timur (Flotim), Nusa Tenggara Timur (NTT), resmi dinaikkan ke Level IV (Awas). Keputusan ini diambil Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), setelah terjadi peningkatan signifikan dalam aktivitas kegempaan dan visual gunung tersebut. Menurut Kepala Badan Geologi, Muhammad Wafid, pada Kamis, 20 […]

  • Bupati Kupang, Yosef Lede, bersama Kapolres Kupang, Anak Agung Gde Anom Wirata, menyerahkan bantuan alat pertanian kepada empat kelompok tani (@Prokopim Kab Kupang/Facebook/Lintas Sumba)

    Dukung Program Makanan Gratis, Empat Kelompok Tani di Kupang Dapat Hand Traktor

    • calendar_month Jumat, 14 Mar 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Bupati Kupang, Yosef Lede, bersama Kapolres Kupang, Anak Agung Gde Anom Wirata, menyerahkan bantuan alat pertanian berupa hand traktor kepada empat kelompok tani di Kabupaten Kupang. Penyerahan berlangsung di halaman Mapolres Kupang, Kelurahan Babau, Kecamatan Kupang Timur, pada Jumat, 7 Maret 2025. Bantuan ini berasal dari Kementerian Pertanian dan disalurkan melalui Polda […]

  • Gugatan Pilkada SBD Diprediksi Ditolak MK, Tim Ratu Angga Beri Penjelasan

    Gugatan Pilkada SBD Diprediksi Ditolak MK, Tim Ratu Angga Beri Penjelasan

    • calendar_month Selasa, 4 Feb 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Gugatan Pemilihan Kepala (Pilkada) Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) Tahun 2024 tidak berkaitan langsung dengan perselisihan hasil suara, melainkan hal-hal yang menjadi kewenangan Bawaslu. Selain itu, gugatan tersebut juga sudah melampaui ambang batas yang ditentukan Mahkamah Konstitusi (MK). Hal ini diungkapkan Ketua Tim Pemenangan Paket Ratu Angga, Thomas Tanggu Dendo, saat dihubungi […]

  • Bupati Sumba Barat Daya (SBD), Ratu Ngadu Bonu Wulla, beri imbauan terkait Pasola SBD 2026 (Johan Sogara/Lintas Sumba) 2:17 Play Button

    Full Imbauan Bupati Ratu Wulla Terkait Pasola SBD Tahun 2026

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Bupati Sumba Barat Daya (SBD), Ratu Ngadu Bonu Wulla, mengimbau seluruh masyarakat agar melaksanakan tradisi Pasola dengan damai, tertib, dan penuh hikmah. Imbauan ini disampaikan sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap keselamatan masyarakat serta melestarikan budaya adat Sumba yang sakral dan bernilai luhur.***

  • Daerah Pusat Pertanian Terbesar di Indonesia. Indonesia dikenal sebagai negara agraris dengan sektor pertanian yang menjadi tulang punggung perekonomian.

    7 Daerah Pusat Pertanian Terbesar di Indonesia

    • calendar_month Sabtu, 8 Feb 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Indonesia dikenal sebagai negara agraris dengan sektor pertanian yang menjadi tulang punggung perekonomian. Beberapa daerah memiliki peran besar dalam menyuplai hasil pertanian untuk kebutuhan nasional maupun ekspor. Berikut adalah tujuh daerah yang menjadi pusat pertanian terbesar di Indonesia. 1. Jawa Tengah – Lumbung Padi Nasional Jawa Tengah merupakan salah satu daerah penghasil […]

expand_less