Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » BRIN Ungkap Potensi Gempa Megathrust 15 Segmen di Indonesia, NTT 8,7 Mmax

BRIN Ungkap Potensi Gempa Megathrust 15 Segmen di Indonesia, NTT 8,7 Mmax

  • account_circle Johan Sogara
  • calendar_month Selasa, 3 Sep 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LINTAS SUMBA – Peneliti dari Pusat Riset Kebencanaan Geologi, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Nuraini Rahma Hanifa, mengungkapkan adanya potensi gempa besar yang bisa terjadi di 15 segmen megathrust yang tersebar di seluruh Indonesia.

Dalam gelar wicara yang diadakan secara daring di Jakarta pada Senin, 02 September 2024, Rahma memaparkan bahwa gempa di segmen-segmen tersebut dapat mencapai magnitudo hingga 9,0.

“Ada 15 segmen megathrust yang membentang dari pesisir barat Sumatera Selatan, Jawa, hingga ke selatan Bali, Nusa Tenggara Timur (NTT), Nusa Tenggara Barat (NTB), serta di Utara Sulawesi dan Utara Papua. Secara potensinya, gempa di segmen-segmen ini bisa mencapai magnitudo 9,0,” ujar Rahma.

Lebih lanjut, ia merinci potensi gempa maksimum (Mmax) di beberapa segmen, yakni segmen Aceh-Andaman dengan potensi magnitudo 9,2, Nias-Simeulue 8,9, Mentawai-Pagai 8,9, Jawa Tengah-Timur 8,9, dan Bali 9,0.

Termasuk diantaranya juga, Selat Sunda-Banten 8,8, Jawa Barat 8,8, NTB 8,9, NTT 8,7, Sulawesi Utara 8,5, Filipina-Maluku 8,2, Laut Banda Utara 7,9, serta Laut Banda Selatan 7,4.

Rahma menjelaskan bahwa gempa megathrust memiliki siklus berulang, seperti yang terjadi di Aceh pada tahun 2004 dengan gempa bermagnitudo besar.

Selain Aceh, wilayah Pangandaran, Jawa Barat, dan Pulau Nias, Sumatera Utara, juga pernah mengalami gempa megathrust pada tahun 2006, sementara Pacitan, Jawa Timur, mengalaminya pada tahun 1994.

“Potensi gempa megathrust ini akan terus ada dan akan berulang, meskipun siklus waktunya cukup panjang,” jelas Rahma.

Rahma juga menekankan bahwa risiko terbesar dari gempa megathrust tidak hanya ditentukan oleh besarnya magnitudo, tetapi juga oleh kepadatan penduduk di wilayah tersebut. Pulau Jawa, dengan populasi yang padat, menjadi wilayah yang paling berisiko tinggi.

  • Penulis: Johan Sogara

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemuda Katolik Komcab Kota Mataram-NTB gelar Mapenta Raya dan Rakercab

    Pemuda Katolik Komcab Kota Mataram Gelar Mapenta Raya dan Rakercab, Kadispora NTB: Insya Allah, Hasilnya Juga akan Baik

    • calendar_month Selasa, 12 Mar 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Pemuda Katolik Komisariat Cabang (Komcab) Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) sukses melaksanakan Masa Penerimaan Anggota (Mapenta) Raya dan Rapat Kerja Cabang (Rakercab) pada Minggu, 10 Maret 2024. Ketua Pemuda Katolik Komcab Kota Mataram Hildegardus Wedo, dalam sambutannya mengatakan, Pemuda Katolik memiliki visi misi menjadi organisasi kader yang handal dalam berkiprah […]

  • Menteri Agama RI, Prof. Nasaruddin Umar (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Ucap Selamat Bulan Rosario, Menteri Agama RI Ajak Umat Katolik Doakan Bangsa

    • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Nasaruddin Umar, menyampaikan ucapan selamat memasuki Bulan Rosario kepada seluruh umat Katolik. Ucapan itu disampaikan Nasaruddin dalam pesan resminya di Jakarta, pada Rabu, 1 Oktober 2025, bertepatan dengan awal bulan doa Rosario. Ia menekankan, Oktober menjadi momentum penting bagi umat Katolik untuk memperdalam iman melalui doa Rosario […]

  • Sekitar 16 Ribu Pembeli Nantikan Mobil Listrik Ini

    Sekitar 16 Ribu Pembeli Nantikan Mobil Listrik Ini

    • calendar_month Minggu, 4 Feb 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Mendekati peluncuran mobil listrik Range Rover pertama, perusahaan tersebut mengumumkan bahwa ada sekitar 16.000 orang yang telah mendaftar untuk mendapatkannya. Dilansir dari Electrek, pada Jumat, 02 Februari 2024, pembuat mobil berharap mobil listrik pertama mereka akan menjadi Range Rover yang paling tenang dan paling lancar yang pernah ada. Range Rover yang berbasis […]

  • Siap Amankan Nataru, Polres Ende Gelar Apel Pasukan Operasi Lilin (Istimewa/Lintas Sumba/ATL)

    Siap Amankan Nataru, Polres Ende Gelar Apel Pasukan Operasi Lilin

    • calendar_month Jumat, 20 Des 2024
    • account_circle Ama Tassy Lake
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Salah satu upaya untuk memastikan Personel dalam mengamankan Perayaan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 Polres Ende menggelar apel pasukan untuk Operasi Lilin di Lapangan Apel Polres Ende Jum’at, (20/12/2024) Sekira Pukul 08.20 WITA. Apel ini dipimpin langsung oleh Kapolres Ende AKBP I Gede Ngurah Joni M., yang selaku inspektur upacara, diikuti […]

  • Bupati Sumba Barat Daya Tegaskan Kades Wajib Berkantor di Desa! 1:14 Play Button

    Bupati Sumba Barat Daya Tegaskan Kades Wajib Berkantor di Desa!

    • calendar_month Sabtu, 12 Apr 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Bupati Sumba Barat Daya (SBD), Ratu Ngadu Bonu Wulla, memberikan instruksi tegas kepada seluruh kepala desa agar aktif berkantor dan melayani masyarakat langsung di desa masing-masing. Penegasan ini disampaikan sebagai bentuk komitmen meningkatkan pelayanan publik dan kedisiplinan aparatur desa. Simak liputan lengkapnya dalam video ini!***

  • Papan nama Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) yang beralamat di Jalan Ir. Soekarno, Kompleks Perkantoran Kadula, Tambolaka (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Uang Anggota Koperasi Daya Husada Dinkes SBD Mengalir ke Siapa? APH Harus Bongkar!

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Koperasi Daya Husada, atau apalah namanya, yang semestinya menjadi sandaran ekonomi para pegawai kesehatan, justru berubah menjadi simbol buram penyalahgunaan kuasa. Di balik nama “koperasi,” tersimpan ironi yang sangat menyesakkan. Setoran rutin para pegawai, perawat, dan bidan, yang dipungut bertahun-tahun dengan dalih kebersamaan, diduga lenyap tanpa kejelasan. Keringat bawahan dikumpulkan, tetapi hak […]

expand_less