Bupati SBD Ratu wulla: Paparkan Program Jalan, Pendidikan, dan Kesehatan di Tengah Keterbatasan Anggaran
- account_circle Kobus Tena
- calendar_month 1 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonu Wulla, memaparkan program pembangunan jalan, pendidikan, dan kesehatan di tengah keterbatasan anggaran. (Lintassumba.com/Kobus Tena)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
LINTASSUMBA.COM – Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonu Wulla, menegaskan pemerintah daerah tetap melanjutkan pembangunan infrastruktur meski anggaran terbatas.
Ia menyebutkan, sejumlah proyek jalan yang sedang dan akan dikerjakan, termasuk ruas Ombarade–Kelembu sepanjang 11 kilometer yang kini dalam proses. Beberapa ruas lain juga telah diusulkan, seperti Waimangura, Kahale, dan sejumlah titik lainnya.
“Situasi kita sangat terbatas, tapi kami mohon dukungan masyarakat agar pembangunan tetap berjalan,” ujarnya.
Bupati mengimbau masyarakat menjaga keamanan dan menyelesaikan persoalan melalui jalur pemerintahan, mulai dari kepala dusun hingga DPR saat reses. Menurutnya, stabilitas daerah menjadi kunci percepatan pembangunan.
“Kalau daerah ini aman dan kita bersatu, Tuhan akan memberkati daerah ini,” katanya.
Di sektor ekonomi, ia menyebut pariwisata dan investasi mulai berkembang dengan pembangunan sejumlah hotel guna membuka lapangan kerja bagi perguruan tinggi.
Untuk sektor pendidikan, pemerintah menyiapkan pembangunan Sekolah Rakyat di Loura di atas lahan 10 hektare dengan anggaran sekitar Rp250 miliar. Program ini diperuntukkan bagi anak-anak kurang mampu.
Selain itu, akan dibangun Sekolah Garuda untuk siswa berprestasi di Loura, serta sekolah terintegrasi di Umbu Wango, Wewewa Selatan, yang mencakup jenjang PAUD hingga SMA/SMK lengkap dengan asrama.
Di bidang kesehatan, Bupati menyoroti penguatan Rumah Sakit Reda Bolo yang ditetapkan sebagai rumah sakit rujukan. Fasilitas seperti CT scan dan hemodialisa telah tersedia, sementara penambahan tenaga kesehatan masih dikoordinasikan dengan pemerintah pusat.
Ia juga meminta Dinas Kesehatan menempatkan tenaga berpengalaman dari puskesmas ke rumah sakit tersebut.
“Rumah sakit ini akan menjadi rujukan seluruh puskesmas di Sumba, bahkan ke depan untuk Pulau Sumba,” tutup bupati.***
- Penulis: Kobus Tena
- Editor: Kobus Tena








Saat ini belum ada komentar