Isu Dugaan Penculikan Anak di SBD Beredar di Media Sosial, Polisi Minta Masyarakat Tetap Tenang, Kasus Masih Didalami
- account_circle Kobus Tena
- calendar_month 2 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Wakil kapolres SBD, KOMPOL Marthinus Ardjon, S.H., memberikan tanggapan kepada media mengenai isu dugaan penculikan anak yang beredar di media sosial. (Lintassumba.com/Kobus Tena)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
LINTAS SUMBA.COM – Wakil kapolres Sumba Barat Daya, KOMPOL Marthinus Ardjon, S.H., mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpancing oleh informasi yang beredar di media sosial terkait dugaan penculikan anak. Hingga saat ini, kepolisian masih mendalami informasi tersebut.
“Kami masih mendalami apakah ini murni penculikan atau ada upaya-upaya tertentu yang bertujuan menciptakan suasana teror. Percayalah, perkara ini sedang dalam penyelidikan,” kata Marthinus saat dimintai tanggapan, Jumat (3/7/2026).
Ia mengimbau masyarakat agar tetap tenang, namun tetap meningkatkan kewaspadaan di lingkungan masing-masing. Menurutnya, setiap informasi yang diterima sebaiknya segera disampaikan kepada aparat kepolisian terdekat agar dapat diverifikasi.
“Masyarakat tetap tenang, saling menjaga, dan segera memberikan informasi yang akurat kepada aparat kepolisian terdekat,” ujarnya.
Marthinus menjelaskan, jajaran Polres Sumba Barat Daya melalui seluruh polsek terus melakukan langkah-langkah pencegahan dengan memberikan penyuluhan kepada masyarakat. Edukasi juga disampaikan melalui kegiatan Jumat Curhat dan berbagai forum kemasyarakatan agar warga tidak mudah mempercayai informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.
Ia menegaskan, penyebaran informasi yang belum terverifikasi berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas). Karena itu, masyarakat diminta mengaktifkan kembali pengamanan swakarsa di lingkungan masing-masing.
“Jangan terpancing dengan isu-isu yang berpotensi mengganggu harkamtibmas. Lakukan pengamanan swakarsa di lingkungan masing-masing agar situasi tetap kondusif,” ucapnya.
Selain itu, Marthinus menyebut personel kepolisian, khususnya para Bhabinkamtibmas, terus hadir di tengah masyarakat untuk memberikan pembinaan sekaligus menerima informasi dari warga.
“Sudah dilakukan oleh rekan-rekan Bhabinkamtibmas di lapangan. Setiap hari para Bhabin kami turun ke desa-desa binaannya,” pungkasnya.
Polres Sumba Barat Daya kembali menegaskan bahwa hingga kini belum dapat menyimpulkan adanya kasus dugaan penculikan anak di wilayah tersebut.
Masyarakat diminta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi dan segera melapor kepada kepolisian apabila mengetahui atau mengalami peristiwa yang diduga berkaitan dengan tindak pidana agar dapat ditangani sesuai prosedur hukum.***
- Penulis: Kobus Tena
- Editor: Kobus Tena








Saat ini belum ada komentar