Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum & Kriminal » PMKRI Waingapu Kecam Dugaan Kekerasan Seksual Oknum Dosen Unkriswina Sumba WAINGAPU

PMKRI Waingapu Kecam Dugaan Kekerasan Seksual Oknum Dosen Unkriswina Sumba WAINGAPU

  • account_circle Kobus Tena
  • calendar_month 9 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LINTASSUMBA.COM – Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Waingapu St. Antonius de Padua mengecam dugaan kasus kekerasan seksual yang diduga dilakukan seorang oknum dosen Universitas Kristen Wira Wacana (Unkriswina) Sumba terhadap mahasiswinya.

Pernyataan sikap itu disampaikan PMKRI Waingapu pada Rabu, 28 Mei 2026, menyusul mencuatnya informasi dugaan pelecehan seksual yang menjadi perhatian publik di Sumba Timur.

PMKRI menilai tindakan tersebut mencederai nilai-nilai moral dan marwah dunia pendidikan. Organisasi kemahasiswaan itu menegaskan kampus seharusnya menjadi ruang aman bagi mahasiswa, bukan tempat terjadinya kekerasan seksual.

“Perbuatan ini merupakan pelanggaran berat terhadap nilai-nilai kemanusiaan dan merusak marwah institusi pendidikan,” demikian isi pernyataan sikap PMKRI Waingapu.

Dalam pernyataannya, PMKRI mendesak pihak rektorat Unkriswina Sumba bersikap terbuka dan tidak menutup-nutupi kasus tersebut. Mereka meminta kampus mengambil langkah tegas terhadap terduga pelaku apabila terbukti bersalah, termasuk pemberian sanksi pemecatan secara tidak hormat.

Selain itu, PMKRI menegaskan kasus tersebut harus diproses melalui jalur hukum dan tidak diselesaikan secara internal maupun damai di luar proses peradilan.

“Kasus ini bukan sekadar pelanggaran etik internal kampus, melainkan tindakan pidana yang harus diproses secara hukum,” tulis PMKRI dalam keterangannya.

PMKRI juga meminta korban mendapat pendampingan psikologis dan konseling guna memulihkan trauma akibat dugaan kekerasan seksual tersebut.

Ketua Presidium PMKRI Cabang Waingapu, Elisabet Kadi Malo, mengatakan pihaknya akan terus mengawal proses penanganan kasus hingga ada kepastian hukum.

“Kampus adalah tempat kita diajarkan meningkatkan moralitas sebagai manusia. Ketika seorang dosen yang seharusnya menjadi teladan justru menjadi pelaku kejahatan seksual, maka moralitas pendidikan kita sedang dipertanyakan,” ujar Elisabet.

PMKRI turut mengajak mahasiswa dan masyarakat Sumba untuk bersama-sama mengawal proses hukum serta menciptakan ruang akademik yang aman dan bebas dari kekerasan seksual.

Sebelumnya, pihak Unkriswina Sumba menyatakan telah menerima laporan dugaan tindak pidana cabul melalui Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Perguruan Tinggi (Satgas PPKPT). Kampus juga menonaktifkan sementara oknum dosen berinisial RAL dari aktivitas tridarma perguruan tinggi selama proses pemeriksaan berlangsung.**

  • Penulis: Kobus Tena
  • Editor: Kobus Tena

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rapat Paripurna Pengambilan Sumpah/Janji Pimpinan DPRD Kabupaten Sumba Barat Daya, Masa Jabatan 2024 - 2029 (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Pimpinan DPRD Sumba Barat Daya Resmi Dilantik, Siap Emban Amanat 2024-2029

    • calendar_month Jumat, 1 Nov 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) menggelar Sidang Paripurna dengan agenda utama Pengambilan Sumpah/Janji Pimpinan DPRD periode 2024-2029. Acara ini dilaksanakan di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten SBD, pada Jumat, 1 November 2024, dan dipimpin oleh Wakil Ketua Pengadilan Negeri Waikabubak, Kadek Dedy Arcana. Pantauan lintassumba.com, giat tersebut […]

  • Calon Bupati Sumba Barat Daya Agustinus Wora Wora (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Siap Maju Sebagai Calon Bupati Sumba Barat Daya, Agustinus Wora Wora: 50 Persen Gaji Saya untuk Rakyat!

    • calendar_month Kamis, 4 Apr 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Dalam Pilkada 2024, muncul satu nama yang mengemuka sebagai calon yang juga memiliki potensi besar untuk memimpin daerah tersebut dengan visi dan dedikasi yang kuat. Agustinus Wora Wora, salah satu tokoh yang dikenal peduli dan berkomitmen dalam memajukan Sumba Barat Daya (SBD) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), kini siap untuk menjalani tantangan […]

  • Paket SIAGA, Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur NTT, Simon Petrus Kamlasi- Adrianus Garu bersama keluarga, dan Ketua Tim Pemenangan Paket SIAGA, Kristo Blasin (Istimewa/Lintas Sumba/ATL)

    Sambut Hari Pencoblosan, Paket SIAGA Sampaikan Surat Terbuka

    • calendar_month Minggu, 24 Nov 2024
    • account_circle Ama Tassy Lake
    • 0Komentar

    Lintas Sumba – Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Simon Petrus Kamlasi dan Adrianus Garu (SIAGA) dan Tim Pemenangan SIAGA, menyampaikan surat terbuka untuk seluruh tim partai, keluarga, relawan dan simpatisan pada Sabtu, (20/11/2024). Surat terbuka yang ditandatangani oleh Ketua Tim Pemenangan SIAGA, Kristo Blasin dan Sekretaris Tim Pemenangan, Donatus Djo serta […]

  • Gambar Ilustrasi. Penyelamatan Nelayan yang Hilang oleh Tim SAR dan KM Sangiang (TIM/Lintas Sumba)

    Hilang Enam Hari, Nelayan Ini Ditemukan Selamat oleh Tim SAR

    • calendar_month Selasa, 3 Sep 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Karman Amir (22), seorang nelayan asal Pulau Kelang, Kabupaten Seram Bagian Barat, Maluku, yang dilaporkan hilang selama enam hari, berhasil ditemukan dalam keadaan selamat oleh tim SAR. Dalam keterangannya, pada Senin, 02 September 2024, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Ambon Muhammad Arafah, menyatakan bahwa Karman, yang merupakan warga Dusun Nania, Desa […]

  • Gambar Ilustrasi Anak Sedang Sakit

    Ini Gejala Kanker pada Anak, Orang Tua Wajib Tahu

    • calendar_month Sabtu, 17 Feb 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Memar atau lebam tanpa sebab yang jelas dan disertai kulit yang pucat pada anak-anak merupakan tanda awal perkembangan kanker. Karena itu, ketika anak terlihat pucat dan lemah yang disertai dengan lebam pada tubuh, sebaiknya anak tersebut segera dibawa ke dokter agar mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut. Demikian disampaikan dr. Suryawati Sukmono, Dokter Spesialis […]

  • Gambar Ilustrasi. Mahkamah Konstitusi (MK) dan dan anggaran Pilkada (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Putusan MK dan Pernyataan Prabowo Soal Anggaran Pilkada

    • calendar_month Jumat, 13 Des 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Mahkamah Konstitusi (MK) memegang peran penting dalam penyelesaian sengketa hasil Pilkada. Sebagai lembaga tertinggi yang berwenang, putusan MK bersifat final dan mengikat, artinya tidak ada upaya hukum lebih lanjut yang dapat diajukan setelah putusan dikeluarkan. Dalam menangani sengketa, MK memiliki tiga opsi putusan utama: menolak gugatan, memerintahkan pemungutan suara ulang (PSU), atau […]

expand_less