Diduga Ditembak Teman Sendiri, Mahasiswa Unmaris SBD Meninggal Dunia
- account_circle Fleriko settu
- calendar_month Senin, 25 Mei 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Ilustrasi: mahasiswa semester akhir Universitas Stella Maris tewas di tembak temannya sendiri (Lintassumba.com/Kobus Tena)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
LINTAS SUMBA – Kematian Mario Marselino Kurra, 24 tahun, mahasiswa semester akhir Universitas Stella Maris Sumba Barat Daya (SBD), memicu perhatian publik.
Korban meninggal dunia setelah terkena tembakan senapan angin yang diduga dilakukan oleh temannya sendiri, Alexander Bili Kandu, 20 tahun, di Desa Weepangali, Kecamatan Kota Tambolaka, Jumat, 22 Mei 2026 sekitar pukul 16.00 Wita.
Selain dikenal sebagai mahasiswa tingkat akhir, Mario juga merupakan anggota LMID (Liga Mahasiswa Indonesia untuk Demokrasi) Eksekutif SBD.
Informasi yang beredar menyebutkan, peristiwa itu bermula ketika korban diduga meminta pelaku menembaknya dalam suasana bercanda. Namun pelaku disebut langsung mengokang senapan angin dan melepaskan tembakan ke arah dada kanan korban.
Tembakan tersebut menyebabkan korban mengalami luka serius hingga akhirnya meninggal dunia.
Peristiwa itu dengan cepat menyebar di tengah masyarakat dan memunculkan berbagai spekulasi. Banyak pihak menilai kasus tersebut perlu diusut secara menyeluruh karena dinilai menyisakan sejumlah pertanyaan terkait kronologi kejadian.
Publik juga mendesak aparat penegak hukum menelusuri motif kejadian serta kepemilikan senapan angin yang digunakan dalam insiden tersebut.
Desakan agar penanganan perkara dilakukan secara terbuka terus menguat agar tidak menimbulkan polemik berkepanjangan di tengah masyarakat.
Hingga berita ini diturunkan, Lintassumba.com masih menunggu informasi lebih lanjut dari pihak kepolisian setempat.***
- Penulis: Fleriko settu
- Editor: Kobus Tena








Saat ini belum ada komentar