Bank NTT Ringankan Kredit Bagi Nasabah Terdampak Gempa Flores
- account_circle Ama Tassy
- calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Direktur Utama Bank NTT, Charlie Paulus. (Foto: Istimewa)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
LINTAS SUMBA — Bank NTT menyiapkan kebijakan keringanan pembayaran kredit bagi nasabah yang terdampak gempa bumi di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur. Langkah tersebut disiapkan sebagai bentuk dukungan perbankan terhadap proses pemulihan masyarakat pascabencana.
Direktur Utama Bank NTT, Charlie Paulus, mengatakan pihaknya telah menyiapkan dua alternatif relaksasi kredit yang dapat dimanfaatkan oleh debitur terdampak.
Pilihan pertama berupa penundaan pembayaran pokok kredit. Sementara pilihan kedua memberikan penangguhan terhadap pembayaran pokok sekaligus bunga kredit.
“Programnya sudah kami siapkan. Debitur dapat memilih penangguhan pembayaran pokok atau penangguhan pembayaran pokok dan bunga,” kata Charlie, Senin 7 September 2026.
Bank NTT telah melakukan pendataan terhadap nasabah yang terdampak gempa. Berdasarkan data sementara, terdapat sekitar 52 hingga 53 debitur yang masuk dalam daftar nasabah terdampak.
Kendati demikian, kini belum terdapat permohonan resmi dari para debitur untuk memperoleh fasilitas relaksasi tersebut.
Charlie menegaskan, keberadaan skema tersebut diharapkan dapat membantu nasabah yang aktivitas ekonomi maupun sumber pendapatannya terganggu akibat bencana.
Kebijakan keringanan kredit menjadi salah satu bentuk respons perbankan terhadap kondisi masyarakat yang sedang menghadapi dampak gempa. Dengan adanya pilihan penundaan pembayaran, debitur diharapkan memiliki ruang untuk memulihkan kondisi ekonomi sebelum kembali memenuhi kewajiban kredit secara normal.
Sementara itu, data debitur yang terdampak bencana nantinya akan dikoordinasikan dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai bagian dari proses penanganan kredit terdampak bencana.
Bank NTT memastikan skema tersebut telah dipersiapkan dan dapat digunakan oleh debitur yang memenuhi ketentuan serta terdampak langsung oleh bencana gempa bumi di wilayah Flores.
- Penulis: Ama Tassy
- Editor: Ama Tassy

Saat ini belum ada komentar