Bidan Muda Flores Timur Gugur Usai Kecelakaan Rujukan Ibu Hamil, Sopir Diduga Mabuk
- account_circle Johan Sogara
- calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
- comment 1 komentar
- print Cetak

Bidan Desa Adabang, Kecamatan Titehena, Flores Timur, Yustina Gunu Leton (Johan Sogara/Lintas Sumba)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Rekan-rekan kerjanya pun menyebut Yustina dikenal sebagai bidan yang aktif dan berdedikasi tinggi dalam pelayanan ibu dan anak.
Ia kerap menjadi garda terdepan dalam menangani persalinan dan rujukan medis di wilayah tugasnya dengan akses terbatas.
Prosesi pemakaman almarhumah Bidan Yustina Gunu Leton berlangsung, pada Jumat, 23 Januari 2026.
Ratusan pelayat, terdiri dari keluarga, masyarakat setempat, serta rekan tenaga kesehatan, hadir memberikan penghormatan terakhir kepada bidan muda tersebut.
Sejumlah pejabat daerah bersama perwakilan Ikatan Bidan Indonesia (IBI) turut mengikuti prosesi pemakaman sebagai bentuk penghormatan atas pengabdian almarhumah.
Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Flores Timur secara resmi memberikan penghargaan kepada Bidan Yustina atas dedikasinya dalam menjalankan tugas kemanusiaan.
Gelar “Pahlawan Kemanusiaan” diberikan kepada Yustina sebagai bentuk apresiasi atas pengabdiannya yang gugur saat menjalankan tugas.***
- Penulis: Johan Sogara
- Editor: Lintas Sumba

Kalau tenaga kesehatan khususnya bidan bertugas di desa atau puskesmas ada yg sampai 24 jam, dan ketika merujuk pasien demi keselamatan 2 jiwa atau lebih kadang tidak memperdulikan kesempatan dirinya, tapi di mana kepedulian pemerintah terhadap kondisi ini, kesejahteraan bidan masih jauh kalau di bandingkan dengan tugasnya, di bandingkan dengan guru tunjangan sertifikasi masuk setiap bulan di rekening pribadi, padahal kalau guru tidak masuk 1 hari sampai Minggu pun tidak ada efeknya, kalau tenaga kesehatan tidak ada yg bertugas jangankan 2 atau 3 hari, 1 hari saja mungkin akan banyak korban tapi kesejahteraan mereka terima jasa medis tak seberapa kenapa pemerintah pusat membedakan dengan guru?
24 Januari 2026 14:03