Buka Pra Musrenbang Stunting, Angga Kaka: Aset Paling Berharga itu Anak-Anak!
- account_circle Johan Sogara
- calendar_month Senin, 11 Agt 2025
- comment 0 komentar
- print Cetak

Wakil Bupati Sumba Barat Daya (SBD), Dominikus Alphawan Rangga Kaka, saat membuka Pra Musrenbang Stunting di Kecamatan Wewewa Selatan (Johan Sogara/Lintas Sumba)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
LINTAS SUMBA – Pra Musrenbang Stunting menjadi ajang penting bagi Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) untuk menggalang komitmen bersama menekan angka stunting.
Kegiatan ini digelar di Sentra Bambu, Kecamatan Wewewa Selatan, pada Senin, 11 Agustus 2025.
Acara tersebut dibuka resmi oleh Wakil Bupati SBD, Dominikus Alphawan Rangga Kaka.
Dalam sambutannya, Angga Kaka, sapaan akrabnya, menegaskan bahwa stunting adalah ancaman serius bagi masa depan generasi SBD.
Menyongsong Indonesia Emas 2045, tegas dia, yang harus disiapkan adalah Sumber Daya Manusia (SDM) unggul.

Foto bersama Wakil Bupati SBD, DPRD SBD, Pemerintah dan Masyarakat setempat, saat Pra Musrenbang Stunting di Wewewa Selatan (Johan Sogara/Lintas Sumba)
“Jadi, tidak boleh lagi ada anak-anak yang stanting,” tegasnya.
Menurut Wakil Bupati, aset paling berharga bukan rumah atau tanah, melainkan anak-anak yang akan membangun daerah ini.
Ia mengingatkan, tingginya angka stunting dapat menghambat cita-cita generasi muda, termasuk dalam seleksi TNI, Polri, dan tenaga kesehatan.
“Ingat, aset kita yang paling berharga bukan rumah dan tanah, tetapi anak-anak karena mereka akan melalui proses pembangunan bumi Loda Wee Maringi, Pada Wee Malala ini,” tegasnya lagi.
- Penulis: Johan Sogara

Saat ini belum ada komentar