Kepala Desa Tak Becus Kelola Dana, Bupati SBD: Saya Tidak Akan Tinggal Diam!
- account_circle Johan Sogara
- calendar_month Kamis, 13 Mar 2025
- comment 0 komentar
- print Cetak

Bupati Sumba Barat Daya (SBD), Ratu Ngadu Bonu Wulla, tegaskan soal pengelolaan dana desa yang belum memberikan perubahan nyata (Johan Sogara/Lintas Sumba)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Selain itu, Ratu Wulla juga menyoroti program infrastruktur desa, seperti bantuan bak air minum dan WC.
Ia mengaku sering mendengar keluhan masyarakat terkait distribusi material yang tidak sesuai dengan kebutuhan.
“Ada anggaran Rp10 juta untuk bak air, tapi yang diberikan hanya lima sak semen. Jika ada yang menjadikan jabatan kepala desa sebagai sumber pendapatan pribadi, saya tidak akan tinggal diam,” tandasnya.
Sebagai pemimpin daerah, Bupati SBD juga mengingatkan kepala desa untuk menjaga amanah yang diberikan masyarakat.
Ia meminta agar program desa diselaraskan dengan program pemerintah kabupaten agar pembangunan di SBD lebih terarah dan berdampak nyata.
“Tidak ada yang enak-enak pakai dana desa untuk kebutuhan pribadi. Apalagi untuk kepentingan politik. Maksimalkan pelayanan. Administrasi kantor harus berjalan dengan baik. Harus berkantor,” pungkasnya.
Dalam kesempatan itu juga, Ratu Wulla menegaskan bahwa kepala desa yang tidak menjalankan program secara transparan akan direkomendasikan untuk diperiksa dan diproses hukum.***
- Penulis: Johan Sogara

Saat ini belum ada komentar