Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » NTT Pertiwi: Strategi Ansi-Jane Majukan Ekonomi Mama-Mama NTT

NTT Pertiwi: Strategi Ansi-Jane Majukan Ekonomi Mama-Mama NTT

  • account_circle Johan Sogara
  • calendar_month Jumat, 4 Okt 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LINTAS SUMBA – Peran penting perempuan dalam rumah tangga, sangat terikat dengan pengelolaan keuangan.

Banyak perempuan yang harus meminjam uang melalui koperasi harian untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Namun, pada akhirnya mereka juga yang harus menghadapi penagih ketika pembayaran jatuh tempo.

Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Yohanis Fransiskus Lema dan Jane Natalia Suryanto, memperkenalkan program unggulan mereka yang disebut NTT Pertiwi.

Program ini difokuskan untuk memberdayakan perempuan di NTT, khususnya melalui pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang dikelola oleh ibu rumah tangga, atau yang akrab disebut Mama-Mama.

Melalui program NTT Pertiwi, Ansi dan Jane ingin mendukung pembentukan UMKM yang dipimpin oleh Mama-Mama.

“Mama-Mama lebih piawai dalam mengelola keuangan keluarga, dan hal ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga di NTT,” ungkap Jane, dalam sambutannya saat berkunjung ke Desa Bhera, Kecamatan Mego, Kabupaten Sikka, pada Minggu, 29 September 2024.

Jane juga sempat berseloroh mengenai keterlibatan kaum pria atau Bapak-Bapak dalam UMKM. Ia bercanda bahwa jika UMKM dikelola oleh para pria, modal usaha mungkin bisa habis untuk membeli rokok dan moke (minuman khas NTT).

Meskipun begitu, ia menegaskan bahwa program pemberdayaan untuk kaum pria juga akan ada, namun fokus utama NTT Pertiwi tetap pada perempuan.

Untuk menjaga transparansi, bantuan modal akan disalurkan ke rekening kelompok UMKM, dengan persyaratan dua tanda tangan dari anggota kelompok yang berbeda.

  • Penulis: Johan Sogara

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggota DPR RI Ratu Ngadu Wulla Talu saat memberikan materi terkait stunting di Desa Gollu Sapi, Wewewa Tengah (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Hadapi Bonus Demografi 2045, RWT Sebut Stunting jadi Fokus Utama

    • calendar_month Jumat, 26 Jul 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terus menggalakkan kampanye untuk menurunkan angka stunting di tingkat kabupaten/kota. Kegiatan terbaru dilakukan di Kampung Bali Bapa, Desa Gollu Sapi, Kecamatan Wewewa Tengah, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) pada Jumat, 26 Juli 2024. Kampanye kesehatan itu dilaksanakan bersama mitra kerja […]

  • Wakapolres SBD Kompol Jeffris L. D. Fanggidae, saat memberikan arahan dalam apel perdana yang digelar di halaman Mapolres SBD (Humas Polres SBD/Lintas Sumba)

    Jelang Pilkada 2024, Wakapolres SBD Ingatkan Anggota Polri untuk Tetap Netral

    • calendar_month Rabu, 11 Sep 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Wakapolres Sumba Barat Daya (SBD), Kompol Jeffris L. D. Fanggidae, menegaskan pentingnya netralitas kepolisian, demi terwujudnya Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 yang aman dan nyaman. Hal ini disampaikannya dalam apel perdana yang digelar di halaman Mapolres SBD, Kadi Pada, Kecamatan Kota Tambolaka, pada Rabu, 11 September 2024. Dalam arahannya, Kompol Jeffris menekankan […]

  • Dua pelaku penembakan massal di Bondi Beach, Sydney, saat perayaan Hanukkah (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Penembakan Massal di Sydney Saat Perayaan Hanukkah, Puluhan Tewas dan Luka-luka

    • calendar_month Senin, 15 Des 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Sebuah penembakan massal mengguncang Bondi Beach, Sydney, saat perayaan Hanukkah “Chanukah by the Sea” yang dihadiri ratusan orang dari komunitas Yahudi. Peristiwa terjadi pada Minggu, 14 Desember 2025 sore, ketika dua pria bersenjata membuka tembakan ke arah kerumunan di area beachfront populer itu. Otoritas New South Wales menyatakan insiden ini sebagai penyerangan […]

  • Ibu JUA, Damaris Loru Peda, mengungkapkan adanya kemungkinan pelaku lain yang terlibat atas pembunuhan Emiliana Yohanes (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Tangis Ibu JUA: Anak Jadi Kambing Hitam, Polisi Bungkam Soal Otak Pembunuhan Emiliana Yohanes

    • calendar_month Sabtu, 15 Mar 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 2Komentar

    LINTAS SUMBA – Kasus pembunuhan Emiliana Yohanes di Jalan Kalembu Kei, Desa Lingu Lango, Kecamatan Tana Righu, Sumba Barat, telah ditangani Polres Sumba Barat. Namun, penetapan Jovin Umbu Awang alias JUA sebagai tersangka utama menuai tanda tanya besar. Keluarga korban menduga bahwa JUA tidak bertindak sendiri. Mereka mempertanyakan bagaimana remaja 18 tahun yang tidak memiliki […]

  • Destinasi Wisata Alam, Air Mancur Panas Tuti Ada Gae (@NTT Klasik/Facebook/Lintas Sumba)

    Wisata Air Mancur Panas Tuti Adagae: Surga Kecil di Ujung Timur Matahari

    • calendar_month Selasa, 16 Jul 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Di ujung timur Nusa Tenggara Timur (NTT) tepatnya di Desa Air Mancur, Kecamatan Alor Timur Laut (ATL), Kabupaten Alor, terdapat sebuah destinasi alam yang sangat istimewa dan unik, yaitu Air Mancur Panas Tuti Adagae. Tempat ini tidak hanya menawarkan keindahan alam yang memukau, tetapi juga khasiat medis dari air panasnya yang dipercaya […]

  • Tangkap layar unggahan akun Facebook bernama @Lusia Kaka yang mengunggah rekaman suara percakapan yang diduga antara SLD dan kepala sekolah (@Lusia Kaka/Lintas Sumba) 5:09 Play Button

    Rekaman Bocor! SLD Peras Kepala Sekolah, Dana BOS untuk Utang Sapi?

    • calendar_month Kamis, 20 Feb 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Sebuah skandal memalukan mengguncang dunia pendidikan. Ketua Yayasan Tunas Timur (Yatutim), Dr. Soleman Lende Dappa (SLD), tega mengancam seorang kepala sekolah hanya karena setoran Dana BOS tidak sesuai dengan keinginannya. Isu ini mencuat setelah sebuah akun Facebook bernama @Lusia Kaka mengunggah rekaman suara percakapan yang diduga antara SLD dan kepala sekolah tersebut.***

expand_less