Pangkas Jarak Sekolah, Pemkab SBD Resmikan Gedung Baru SMP Negeri 7 Wewewa Tengah
- account_circle Johan Sogara
- calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Bupati Sumba Barat Daya (SBD), Ratu Ngadu Bonu Wulla, saat meresmikan Gedung Baru SMP Negeri 7 Wewewa Tengah dengan pengguntingan pita (Johan Sogara/Lintas Sumba)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Bupati mengungkapkan bahwa rata-rata lama sekolah di SBD masih berada pada angka 6,3 tahun berdasarkan data pendidikan.
Angka putus sekolah juga disebut mencapai sekitar 14 ribu anak. Ini menjadi persoalan serius pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) di SBD.
Visi pemerintah daerah diarahkan pada pembentukan SDM yang berkarakter, sehat, cerdas, dan berbudaya.
Penyediaan sarana pendidikan dinilai penting agar akses belajar semakin terbuka hingga wilayah desa.
Pembangunan sekolah dilakukan melalui kolaborasi pemerintah dan masyarakat, termasuk penyediaan lahan oleh warga.
Ratu Wulla pun meminta agar seluruh pihak menjaga fasilitas sekolah karena bersumber dari uang negara dan rakyat.
Dana BOS disebut memiliki alokasi perawatan yang dapat dimanfaatkan untuk menjaga kualitas bangunan sekolah.
Di tengah keterbatasan anggaran akibat pemotongan transfer daerah, dukungan masyarakat dinilai semakin krusial.
“Kalau semua bersatu dan saling mendukung, maka sekolah ini akan memberi kenyamanan dan masa depan yang lebih baik bagi anak-anak kita,” pungkasnya.***
- Penulis: Johan Sogara
- Editor: Lintas Sumba

Saat ini belum ada komentar