Sompo Insurance Hadir Memberikan Harapan, di Kala Biaya Medis Melangit
- account_circle Ama Tassy Lake
- calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Tampak depan kantor PT Sompo Insurance Indonesia di Jakarta.(Istimewa/Lintas Sumba/ATL)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
LINTAS SUMBA – PT Sompo Insurance Indonesia (“Sompo Insurance”) terus memperkuat komitmennya dalam menyediakan perlindungan kesehatan bagi masyarakat di tengah realitas biaya medis yang terus meningkat. Inflasi medis diproyeksikan tetap berada pada level tinggi di tingkat nasional maupun regional pada tahun 2026.
Hal ini menjadi salah satu tantangan utama bagi konsumen serta pelaku usaha, terutama dalam mengelola risiko pengeluaran biaya kesehatan yang tidak terduga. Laporan Willis Towers Watson (“WTW”) mengenai tren kesehatan tahun 2026 memperkirakan inflasi medis di Indonesia diperkirakan meningkat sekitar 15%, sedikit di atas rata-rata kawasan Asia Pasifik yang mencapai 14%.
Kondisi ini tidak hanya berdampak pada individu dan keluarga, tetapi juga perusahaan yang perlu memastikan keberlanjutan perlindungan kesehatan karyawan tanpa membebani arus kas secara berlebihan. Chief Health Officer Sompo Insurance, Dolly Ritonga kepada wartawan Kamis 29 Januari 2026 mengatakan, meningkatnya biaya layanan kesehatan turut mendorong perubahan cara pandang masyarakat terhadap proteksi kesehatan.
Ia mengungkapkan bahwa di tengah tantangan biaya dan kompleksitas kebutuhan kesehatan, masyarakat kini semakin memahami pentingnya perlindungan kesehatan yang komprehensif dan berkelanjutan. Sompo Insurance berkomitmen untuk terus menghadirkan produk yang tidak hanya memberikan perlindungan finansial, tetapi juga memudahkan akses terhadap layanan kesehatan berkualitas.
Lebih lanjut Dolly menjelaskan, Sompo Insurance menyediakan solusi asuransi kesehatan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan skala bisnis perusahaan berskala besar, menengah, hingga mikro, melalui Sompo HealthCare+. Bagi Sompo Insurance, asuransi kesehatan tidak hanya berperan sebagai transaksi finansial, tetapi juga sebagai bagian dari strategi proteksi aset dan perencanaan kesehatan jangka panjang.
“Sompo HealthCare+ hadir melengkapi manfaat program Jaminan Kesehatan Nasional (“JKN”) yang diselenggarakan BPJS Kesehatan (“BPJS”), dan menjadi solusi penting untuk menekan risiko biaya layanan kesehatan yang tidak terduga,”ujar Dolly.
Dolly menuturkan, asuransi swasta berperan sebagai pelengkap dan menawarkan perlindungan tambahan seperti rawat inap dengan fasilitas yang lebih luas, rawat jalan, obat-obatan khusus, serta manfaat untuk risiko penyakit kronis yang belum sepenuhnya tercakup oleh BPJS. Hal tersebut hadir untuk membantu menutup celah risiko finansial jika terjadinya lonjakan biaya kesehatan.
Hingga akhir 2025, Sompo Insurance melayani asuransi kesehatan di lebih dari 300 perusahaan dan UMKM. Sompo Insurance terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan solusi asuransi kesehatan yang berkelanjutan. Di tengah tantangan inflasi medis dan masih terbukanya peluang pasar, Sompo Insurance tetap optimistis pertumbuhan asuransi kesehatan akan terus berlanjut pada tahun 2026.
Sekadar informasi bahwa Sompo Insurance Indonesia (“Sompo Insurance”) merupakan salah satu perusahaan asuransi umum terkemuka di Indonesia dan bagian dari Sompo Holdings, grup asuransi global asal Jepang. Sompo Insurance telah melindungi keamanan, kesehatan, dan kesejahteraan para pelanggan serta mitra bisnis di Indonesia sejak tahun 1975.
Sompo Insurance memberikan solusi asuransi umum untuk melindungi bisnis dan individu terhadap risiko terkait kesehatan, kecelakaan diri, perjalanan, kendaraan bermotor, kargo, kebakaran, gempa bumi, dan lainnya.***
- Penulis: Ama Tassy Lake
- Editor: Ama Tassy Lake

Saat ini belum ada komentar