Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Aspirasi Dijawab, Yusuf Bora: Bawa Dampak Perubahan bagi Perekonomian Daerah!

Aspirasi Dijawab, Yusuf Bora: Bawa Dampak Perubahan bagi Perekonomian Daerah!

  • account_circle Johan Sogara
  • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LINTAS SUMBA – Sebanyak 88 ekor kambing diserahkan kepada delapan kelompok peternak di Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD).

Kelompok penerima berasal dari tiga kecamatan, yakni Wewewa Timur, Wewewa Tengah, dan Wewewa Utara.

Bantuan hibah ini datang dari aspirasi anggota DPRD SBD Dapil 2, Yusuf Bora.

Saat diwawancarai Lintassumba.com, Yusuf Bora, menegaskan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari Pokok Pikiran (Pokir) DPRD yang diserap melalui dialog dan kunjungan kerja ke masyarakat.

“Pemilihan ternak kambing karena multifungsi. Selain dagingnya, kotorannya bisa jadi pupuk, bahkan susunya kaya akan zat gizi,” ujarnya.

Setiap kelompok mendapat 11 ekor kambing, terdiri dari 10 betina dan 1 jantan.

Kader Perindo itu berharap bantuan ini menjadi stimulan peningkatan ekonomi peternak di wilayah penerima.

Anggaran bantuan hibah tersebut mencapai Rp108 juta. Sementara, delapan kelompok penerima bantuan ini antara lain:

  1. Kelompok Lalara – Desa Kadi Wanno, Wewewa Timur
  2. Kelompok Beina Ole – Desa Odi Paurata, Wewewa Utara
  3. Kelompok Dengo Tanah – Desa Weelimma, Wewewa Timur
  4. Kelompok Usaha Mandiri – Desa Kadi Wanno, Wewewa Timur
  5. Kelompok Krista Ruta Roma – Desa Kadi Wanno, Wewewa Timur
  6. Kelompok Moli Wali – Desa Pada Eweta, Wewewa Timur
  7. Kelompok Wuddi Nyawe – Desa Bolor, Wewewa Tengah
  8. Kelompok Redapa – Desa Weenamba, Wewewa Utara

“Kalau hari ini 88 ekor, mungkin tahun depan bisa jadi dua hingga tiga kali lipat, bahkan lebih. Ya tentunya para peternak kambing harus melakukan betul-betul pemberian pakan yang baik. Sehingga ini bisa membawa dampak perubahan bagi perekonomian daerah,” pungkas Yusuf Bora.

  • Penulis: Johan Sogara

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Survei Terbaru: Simulasi 3 Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTT, Ansy Lema dan Jane Natalia Suryanto, Melki dan Johni, SPK dan Adrianus Garu (Indikator Politik Indonesia/Lintas Sumba)

    Ansy Lema dan Jane Natalia Suryanto Unggul dalam Survei Terbaru Pilgub NTT 2024

    • calendar_month Rabu, 9 Okt 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Survei terbaru yang dilakukan oleh Indikator Politik Indonesia mengungkapkan dinamika elektoral pasca penetapan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Survei yang dilakukan dari tanggal 28 September hingga 5 Oktober 2024 ini menggunakan metode multistage random sampling, dengan jumlah responden sebanyak 1.000 orang yang tersebar di berbagai kabupaten/kota […]

  • Gambar Ilustrasi. Kekacauan yang disebabkan oleh akun palsu dan taruhan pilkada (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Akun Palsu dan Judi Pilkada, Biang Kerok di Balik Kekacauan Demokrasi

    • calendar_month Jumat, 29 Nov 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Pesta demokrasi seharusnya menjadi ajang bagi masyarakat untuk menunjukkan kedewasaan politik, memilih pemimpin yang terbaik untuk masa depan daerah. Namun, di balik semangat demokrasi, selalu ada segelintir pihak yang mengubahnya menjadi ladang perjudian. Fenomena perjudian atau taruhan dalam Pilkada bukan hanya mencederai esensi demokrasi, tetapi juga menjadi pemantik konflik yang merusak tatanan […]

  • Calon Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Wulla Talu (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Bikin Ricuh di Zona Kampanye Lain, Dappa Bulu ditempuh Jalur Hukum

    • calendar_month Kamis, 31 Okt 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Insiden tak terpuji yang dilakukan Anggota DPRD Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), Dappa Bulu, kini menjadi perhatian serius Ratu Wulla Talu. Upaya menghalangi safari politik dan persemian posko pemenangan pasangan calon nomor urut 01 yang dilakukan oleh Dappa Bulu, kini akan dilaporkan Pihak Ratu-Angga ke Bawaslu, Polres SBD, dan Dewan Kehormatan SBD. […]

  • Dari Kampus ke Sekolah: UNMARIS Perkuat Tridharma Lewat MoU dengan 4 Mitra Pendidikan

    Dari Kampus ke Sekolah: UNMARIS Perkuat Tridharma Lewat MoU dengan 4 Mitra Pendidikan

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Hans Wea
    • 0Komentar

    Lintas Sumba – Dalam upaya memperkuat sinergi dunia perguruan tinggi dengan pendidikan menengah, Universitas Stella Maris Sumba (UNMARIS) resmi menjalin kerja sama dengan empat sekolah mitra di Waikabubak. Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) ini berlangsung pada hari Jumat, 6 Maret 2026, dan dilakukan langsung di masing-masing sekolah. Plt Rektor UNMARIS, Agustina Purnami Setiawi, M.Pd, bertandang ke […]

  • Ketua DPP Bidang Perekonomian PDI Perjuangan, Ahok, saat ditemui awak media (TIM/Lintas Sumba)

    Ini Alasan Ahok Dukung Ansy dan Jane di Pilgub NTT 2024

    • calendar_month Rabu, 25 Sep 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Ketua DPP Bidang Perekonomian PDI Perjuangan, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), secara terbuka menyatakan dukungannya terhadap Yohanes Fransiskus Lema (Ansy) dan Jane Natalia Suryanto. Ahok mengutarakan dukungannya untuk Ansy dan Jane, sebagai pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) NTT 2024. Hal tersebut diungkapkan Ahok usai […]

  • 153.000 Anak Wafat karena Pneumonia, Hati-hati, Ini Gejalanya!

    153.000 Anak Wafat karena Pneumonia, Hati-hati, Ini Gejalanya!

    • calendar_month Sabtu, 13 Jan 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Pneumonia atau infeksi paru-paru disebabkan oleh berbagai jenis bakteri seperti Streptococcus pneumoniae, virus, atau jamur. Diketahui, bakteri-bakteri ini dapat menyebabkan risiko kematian karena mengganggu fungsi paru-paru. Ini disampaikan langsung oleh Anggota Komite Ahli tuberkulosis Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Dr. dr. Nastiti Kaswandani, dalam seminar daringnya, pada Kamis 11 Januari 2024. “Menyebabkan anak tanpa […]

expand_less