Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » Akun Palsu dan Judi Pilkada, Biang Kerok di Balik Kekacauan Demokrasi

Akun Palsu dan Judi Pilkada, Biang Kerok di Balik Kekacauan Demokrasi

  • account_circle Johan Sogara
  • calendar_month Jumat, 29 Nov 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LINTAS SUMBA – Pesta demokrasi seharusnya menjadi ajang bagi masyarakat untuk menunjukkan kedewasaan politik, memilih pemimpin yang terbaik untuk masa depan daerah. Namun, di balik semangat demokrasi, selalu ada segelintir pihak yang mengubahnya menjadi ladang perjudian.

Fenomena perjudian atau taruhan dalam Pilkada bukan hanya mencederai esensi demokrasi, tetapi juga menjadi pemantik konflik yang merusak tatanan masyarakat.

Kekacauan yang terjadi dalam beberapa Pilkada di Indonesia, tidak lagi murni soal kompetisi politik. Bukan pasangan calon (paslon) yang bertarung di panggung politik yang menjadi akar masalah, melainkan para pendukung yang tak bertanggung jawab.

Tidak dapat disangkal, perkembangan teknologi yang seharusnya menjadi sarana mempererat komunikasi justru dimanfaatkan oleh provokator.

Dengan akun-akun palsu, mereka menyebarkan narasi provokatif, tuduhan kecurangan, dan berita palsu yang dirancang untuk memanaskan suasana. Akun-akun ini sering kali mengatasnamakan kelompok tertentu atau mendukung salah satu paslon, padahal motif utamanya hanyalah menciptakan kekacauan.

Hasutan yang disebarkan akun palsu ini dengan cepat menyebar di media sosial, memanfaatkan emosi para pendukung yang fanatik atau kecewa. Dalam hitungan jam, satu unggahan provokatif bisa memicu konflik di dunia nyata.

Ironisnya, banyak masyarakat yang terprovokasi tanpa menyadari bahwa informasi tersebut berasal dari pihak yang tidak bertanggung jawab.

Selain itu, taruhan yang juga dilakukan menjadikan Pilkada seperti ajang taruhan olahraga, di mana kemenangan bukan lagi soal harapan akan perubahan, tetapi soal kepentingan finansial.

Ketika hasil Pilkada tidak sesuai harapan, kelompok pendukung yang kalah dalam taruhan mulai mencari kambing hitam. Mereka menyebarkan isu, menuduh kecurangan, bahkan menghasut pendukung lain untuk bertindak anarkis.

Ironisnya, sebagian besar provokator ini hanyalah “penumpang gelap” demokrasi, yang sebenarnya tidak peduli pada visi-misi paslon yang mereka dukung.

  • Penulis: Johan Sogara

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua DPC Partai PDI Perjuangan Kabupaten Sumba Barat Daya (Kedua dari kiri) dr. Kornelius Kodi Mete bersama pengurus Partai (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Ini Jadwal Pendaftaran Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Sumba Barat Daya PDI Perjuangan

    • calendar_month Selasa, 16 Apr 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Hari ini, Partai PDI Perjuangan secara resmi akan membuka pendaftaran bagi bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Sumba Barat Daya (SBD). Demikian diungkapkan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan SBD dr. Kornelius Kodi Mete, saat Jumpa Pers di Sekretariat DPC PDI Perjuangan Kabupaten SBD, pada Selasa, 16 April 2024. “Hari ini […]

  • Terbaru! Jadwal Pasola Sumba Barat Daya Tahun 2024

    Terbaru! Jadwal Pasola Sumba Barat Daya Tahun 2024

    • calendar_month Rabu, 24 Jan 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Sumba, selain memiliki daya tarik alam yang menakjubkan, juga memiliki pesona wisata budaya yang sangat menarik, contohnya adalah event Pasola. Menurut kisah masa lalu, upacara ini aslinya berasal dari kata hola (sola) yang merujuk pada material kayu yang digunakan dalam lembing. Dalam tradisi adat Sumba yang disebut Pasola ini, terdapat sebuah tradisi […]

  • Rumah warga kampung Kapaka Mandeta, Kecamatan Kodi hangus terbakar (TIM/Lintas Sumba)

    TERKINI! Kebakaran Hebat di Kampung Kapaka Mandeta, Dua Rumah Ludes Dilalap Api

    • calendar_month Senin, 12 Agt 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Kebakaran hebat melanda Kampung Kapaka Mandeta, Desa Kapaka Mandeta, Kecamatan Kodi, Kabupaten Sumba Barat Daya, pada Senin, 12 Agustus 2024. Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 13.30 siang ini menghanguskan dua rumah warga. Menurut informasi yang diperoleh lintassumba.com, api dengan cepat menyebar akibat angin kencang dan bahan bangunan yang mudah terbakar, seperti alang-alang […]

  • Maskapai NAM AIR batalkan penerbangan dari Bandara Lede Kalumbang Tambolaka ke Kupang (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Breaking News! Ini Penyebab NAM AIR Batal Terbang dari Tambolaka ke Kupang

    • calendar_month Senin, 1 Jul 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Kekecewaan melanda puluhan penumpang NAM AIR di Bandara Lede Kalumbang-Tambolaka, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), Nusa Tenggara Timur (NTT). Hal ini terjadi lantaran maskapai tersebut tiba-tiba membatalkan penerbangan ke Kupang pada Hari Ini, Senin, 01 Juli 2024. Para penumpang yang sudah siap berangkat itu terkejut dengan keputusan mendadak dari NAM AIR, yang […]

  • GMNI SBD Sorot pembangunan KDMP, Wakil Ketua II DPRD SBD: Yus Bora Kami Akan Rapat dengan Pemerintah Terkait Tindakan Penggunaan Pasir Laut yang Tidak Sesuai Aturan

    GMNI SBD Sorot pembangunan KDMP, Wakil Ketua II DPRD SBD: Yus Bora Kami Akan Rapat dengan Pemerintah Terkait Tindakan Penggunaan Pasir Laut yang Tidak Sesuai Aturan

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
    • account_circle Kobus Tena
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA.COM – Wakil Ketua II DPRD Sumba Barat Daya (SBD), Yus Bora, menanggapi aspirasi massa aksi Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang SBD terkait persoalan tambang pasir di Kabupaten Sumba Barat Daya saat aksi yang digelar di depan Kantor DPRD SBD, Rabu (17/6/2026). Menurut Yus Bora, DPRD telah menyampaikan persoalan pasir kepada pemerintah daerah. […]

  • Bupati Sumba Barat Daya (SBD), Ratu Ngadu Bonu Wulla, tegaskan bahwa Pemda Pastikan Layanan Kesehatan Bebas Kendala Administratif dan Finansial (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Pemda SBD Pastikan Layanan Kesehatan Bebas Kendala Administratif dan Finansial

    • calendar_month Jumat, 11 Apr 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Pemerintah Daerah (Pemda) Sumba Barat Daya (SBD) menegaskan komitmennya untuk memastikan layanan kesehatan yang dapat diakses masyarakat tanpa kendala administratif maupun finansial. Pernyataan itu disampaikan langsung oleh Bupati SBD, Ratu Ngadu Bonu Wulla, saat launching Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) dan IFA di Puskesmas Waimangura, Kecamatan Wewewa Barat, pada Kamis, 10 April […]

expand_less