Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Wisata & Budaya » Terbaru! Jadwal Pasola Sumba Barat Daya Tahun 2024

Terbaru! Jadwal Pasola Sumba Barat Daya Tahun 2024

  • account_circle Johan Sogara
  • calendar_month Rabu, 24 Jan 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LINTAS SUMBA – Sumba, selain memiliki daya tarik alam yang menakjubkan, juga memiliki pesona wisata budaya yang sangat menarik, contohnya adalah event Pasola.

Menurut kisah masa lalu, upacara ini aslinya berasal dari kata hola (sola) yang merujuk pada material kayu yang digunakan dalam lembing.

Dalam tradisi adat Sumba yang disebut Pasola ini, terdapat sebuah tradisi perang adat dimana dua kelompok Satria Berkuda saling melawan.

Mereka saling mengejar dan melemparkan lembing kayu kepada lawan mereka.

Upacara tradisional Pasola diadakan sebagai ekspresi kegembiraan untuk memperingati musim tanam padi.

Terlebih lagi, tradisi ini juga digunakan sebagai bentuk penghormatan kepada Leluhur Orang Sumba, Marapu, dengan tujuan memohon pengampunan, serta keberuntungan dan keberkahan dalam panen yang melimpah.

Dalam acara Pasola, seorang Pemimpin Adat (Rato Adat) akan bertindak sebagai perantara antara dua suku besar yang sedang bertentangan.

Meskipun nyawa mereka akan menjadi taruhan, para peserta tetap akan berani maju dengan penuh keberanian karena sadar akan bahayanya ritual ini.

Jika mengalami luka atau kehilangan jiwa, kebiasaan yang telah disepakati adalah bahwa rasa dendam tidak boleh diungkapkan di luar arena, dan balas dendam hanya boleh dilakukan pada festival Pasola berikutnya.

Ritual ini juga menganggap bahwa darah yang tercecer pada acara tersebut adalah simbol keberhasilan dalam panen dan jumlah berkat yang melimpah dari Tuhan.

Air yang berasal dari lukahan tubuh para peserta Pasola diyakini oleh penduduk setempat memiliki kemampuan ajaib untuk memperkaya dan menghidupkan.

Pasola sering diadakan tiap tahun pada bulan Februari dan Maret.

  • Penulis: Johan Sogara

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapal nelayan KM Abadi Jaya A1 yang terdampar dan patah dua di Pantau Waibuku, Sumba Barat Daya (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Mesin Mati, Ombak Menggila: KM Abadi Jaya A1 Patah Dua di Sumba Barat Daya

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Kapal nelayan KM Abadi Jaya A1 terdampar dan patah dua setelah dihantam cuaca buruk. Peristiwa tersebut terjadi di Pantai Waibuku, Desa Waimaringi, Kecamatan Kodi Balaghar, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Minggu, 25 Januari 2026 dini hari. Kapal diketahui berangkat dari Pelabuhan Tanjung Wangi, Banyuwangi, Jawa Timur, pada […]

  • Bupati Sumba Barat Daya (SBD), Ratu Ngadu Bonu Wulla (Johan Sogara/Lintas Sumba) 3:30 Play Button

    Bupati Sumba Barat Daya Warning OPD: Tegaskan Soal Komitmen, Profesionalisme, dan Loyalitas

    • calendar_month Senin, 17 Mar 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Bupati Sumba Barat Daya (SBD), Ratu Ngadu Bonu Wulla, menegaskan kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk memiliki komitmen, profesionalisme, dan loyalitas terhadap sistem pemerintahan, bukan sekadar individu pemimpin.***

  • Kampung Situs Adat Manola terbakar (Andre Umbu Malo/Lintas Sumba)

    Jilatan Api Hanguskan Kampung Adat Manola, 19 Rumah Warisan Marapu Terbakar

    • calendar_month Kamis, 31 Okt 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Kebakaran hebat melanda Kampung Situs Adat Manola yang terletak di Desa Tenateke, Kecamatan Wewewa Selatan, Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Kamis, 31 Oktober 2024. Menurut keterangan saksi mata, Andre Umbu Malo, kejadian ini terjadi sekitar pukul 12.39 WITA. “Sekitar jam 12:39 kejadian,” ungkapnya kepada lintassumba.com, saat dihubungi via […]

  • kendala harga, kematian ayam, dan pasar jadi tantangan, ketua BUMDes sebut tidak sesuai RAB

    kendala harga, kematian ayam, dan pasar jadi tantangan, ketua BUMDes sebut tidak sesuai RAB

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • account_circle Kobus Tena
    • 0Komentar

    LINTASSUMBA.COM – Ketua BUMDes Desa Pada Eweta, Daud Bobo, menyebut sejumlah kendala masih menghambat pengembangan usaha peternakan ayam yang dikelola Badan Usaha Milik Desa tersebut. Daud menyebutkan, persoalan utama terletak pada selisih antara Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan harga pasar di lapangan. Kondisi ini membuat pelaksanaan pembelanjaan bahan produksi harus dilakukan dengan penyesuaian ketat agar […]

  • Raffi Ahmad, Miftah hingga Yovie Widianto yang juga datang ke kediaman Prabowo Subianto, saat ditemui awak media (IG/Lintas Sumba)

    Prabowo Panggil 58 Tokoh di Kertanegara: Dari Politikus hingga Artis

    • calendar_month Rabu, 16 Okt 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 1Komentar

    LINTAS SUMBA – Presiden Terpilih Prabowo Subianto memanggil 58 calon wakil menteri dan calon pejabat ke kediamannya di Jl Kertanegara, Jakarta, pada Selasa, 15 Oktober 2024. Pertemuan yang berlangsung mulai pukul 14.00 WIB hingga 17.00 WIB ini dihadiri oleh berbagai tokoh dari berbagai latar belakang. Para tokoh yang hadir berasal dari berbagai kalangan, seperti politikus, […]

  • GMNI SBD Sorot pembangunan KDMP, Wakil Ketua II DPRD SBD: Yus Bora Kami Akan Rapat dengan Pemerintah Terkait Tindakan Penggunaan Pasir Laut yang Tidak Sesuai Aturan

    GMNI SBD Sorot pembangunan KDMP, Wakil Ketua II DPRD SBD: Yus Bora Kami Akan Rapat dengan Pemerintah Terkait Tindakan Penggunaan Pasir Laut yang Tidak Sesuai Aturan

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
    • account_circle Kobus Tena
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA.COM – Wakil Ketua II DPRD Sumba Barat Daya (SBD), Yus Bora, menanggapi aspirasi massa aksi Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang SBD terkait persoalan tambang pasir di Kabupaten Sumba Barat Daya saat aksi yang digelar di depan Kantor DPRD SBD, Rabu (17/6/2026). Menurut Yus Bora, DPRD telah menyampaikan persoalan pasir kepada pemerintah daerah. […]

expand_less