61 Jiwa di Sumba Kehilangan Tempat Tinggal, Pemerintah Tinjau Langsung Lokasi Kebakaran
- account_circle Johan Sogara
- calendar_month Selasa, 8 Okt 2024
- comment 0 komentar
- print Cetak

Puing-puing bangunan yang hangus terbakar dan reruntuhan rumah warga menunjukkan dahsyatnya kobaran api yang melanda Kampung Kahale, Harona Kalla (Prokopim Sumba Barat/Lintas Sumba)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
LINTAS SUMBA – Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Sumba Barat Dra. Floury Rita Wuisan, mengunjungi korban kebakaran di Kampung Kahale, Desa Harona Kalla, Kecamatan Lamboya Barat, pada Senin, 7 Oktober 2024.
Kebakaran besar yang menghancurkan sembilan rumah warga dan satu rumah adat itu menyebabkan 61 jiwa kehilangan tempat tinggal.
Dalam kunjungannya, Pjs Bupati memberikan bantuan dan dukungan moril kepada warga terdampak.
Ia juga mendengarkan keluhan masyarakat dan memberikan dorongan agar mereka tetap tabah menghadapi musibah ini.
“Kami turut berduka atas musibah yang menimpa masyarakat Kampung Kahale,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Sumba Barat memastikan distribusi kebutuhan pokok dan perlengkapan darurat kepada warga.
Selain itu, tenda darurat dan dapur umum akan didirikan untuk menampung para korban.
Tim pemerintah daerah akan terus memantau penanganan pasca-kebakaran, sementara penyebab kebakaran yang diduga berasal dari api ladang tengah diselidiki oleh pihak kepolisian.
Floury juga menekankan pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap potensi bahaya kebakaran, mengingat banyak rumah di kampung tersebut terbuat dari bahan kayu yang mudah terbakar.
Ia mengimbau warga untuk lebih berhati-hati dan bekerja sama dalam menjaga keamanan lingkungan.
- Penulis: Johan Sogara

Saat ini belum ada komentar