Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Baru Dilantik, Kajari Agus Taufikurrahman Berkomitmen Tuntaskan Kasus Korupsi di Pulau 1001 Kuda

Baru Dilantik, Kajari Agus Taufikurrahman Berkomitmen Tuntaskan Kasus Korupsi di Pulau 1001 Kuda

  • account_circle Johan Sogara
  • calendar_month Selasa, 10 Sep 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LINTAS SUMBA – Agus Taufikurrahman, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sumba Barat yang baru saja dilantik, mengungkapkan komitmennya untuk menuntaskan berbagai perkara hukum di wilayah Sumba.

Hal ini disampaikannya dalam pertemuan dengan sejumlah wartawan yang digelar di Kantor Kejaksaan Negeri Waikabubak, Sumba Barat, pada Selasa, 10 September 2024 pagi.

Dalam pertemuan tersebut, Agus yang resmi menjabat sejak 26 Agustus 2024 menggantikan Bintang Latinusa Yusvantare.

Kajari menjelaskan, bahwa dirinya mulai mengenal Pulau Sumba melalui informasi yang didapatkan dari internet.

“Ketika saya menerima SK, saya langsung cari tahu tentang Sumba di Google, baik itu keberagamannya,” ujarnya.

Meski baru pertama kali menginjakkan kaki di Pulau Sumba, pria kelahiran Agustus 1977 ini mengaku tidak merasa asing dengan pulau yang dikenal dengan julukan Pulau Sandalwood atau Pulau 1001 Kuda tersebut.

Agus Taufikurrahman juga menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan berbagai perkara yang belum tuntas di Sumba.

“Komitmen kami sama dengan Kejaksaan Republik Indonesia, khususnya dari Kejaksaan Agung, Kejaksaan Tinggi, yaitu untuk menuntaskan tindak pidana korupsi sesuai dengan kewenangan yang diberikan,” tegasnya.

Dengan komitmen yang kuat dari Kajari baru ini, masyarakat Sumba Barat diharapkan dapat merasakan penegakan hukum yang lebih baik di masa mendatang.***

  • Penulis: Johan Sogara

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penumpang Kapal Wisata KM Raja Bintang 02 yang tenggelam berhasil diselamatkan Tim SAR Gabungan (Humas Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere/Lintas Sumba)

    Kapal Raja Bintang 02 Terguling di Perairan Kelor, KPP Ungkap Penyebabnya

    • calendar_month Sabtu, 22 Mar 2025
    • account_circle Ama Tassy Lake
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – 10 penumpang Kapal Wisata KM Raja Bintang 02 yang tenggelam, berhasil diselamatkan Tim SAR Gabungan. Peristiwa itu terjadi tepatnya di Perairan Pulau Kelor, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu, 22 Maret 2025, sekitar Pukul 02.05 WITA dini hari. Kapal tersebut kandas dan terguling akibat cuaca buruk. Dalam keterangannya yang diterima […]

  • Fr. Kanisius, BHK (kiri) dan Fr. Dismas, BHK (kanan) saat misa syukur 151 Tahun Kongregasi dan 40 Tahun membiara (Komsos Weetabula/Johan Sogara/Lintas Sumba)

    151 Tahun Kongregasi BHK dan 40 Tahun Membiara, Fr. Kanisius: Kerahiman Allah yang Menakjubkan

    • calendar_month Kamis, 15 Agt 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Frater Bunda Hati Kudus (BHK) Weetabula, rayakan misa syukur untuk memperingati 151 tahun berdirinya Kongregasi BHK. Acara ini berlangsung di Kapela Komunitas BHK Weetabula, Kelurahan Weetabula, Kecamatan Kota Tambolaka, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), pada Selasa, 13 Agustus 2024. Misa dipimpin oleh Rm. Evan, Pr., dengan homili inspiratif dari Romo Tibur, Pr., […]

  • Gambar Ilustrasi. Manfaat Air Daun Teh Pekat untuk Mengatasi Diare dengan Cepat (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Manfaat Air Daun Teh Pekat untuk Mengatasi Diare dengan Cepat

    • calendar_month Rabu, 19 Mar 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Diare adalah kondisi yang bisa mengganggu aktivitas sehari-hari karena menyebabkan frekuensi buang air besar meningkat dengan konsistensi tinja yang lebih cair. Salah satu cara alami yang sering digunakan untuk mengatasi diare adalah dengan meminum air daun teh pekat. Tapi, apa sebenarnya yang membuat teh pekat efektif dalam meredakan diare? 1. Kandungan Tanin […]

  • Anggota DPRD PDI Perjuangan Sumba Barat Daya (SBD), Octavianus Dapa Talu, saat reses di Desa Weri Lolo, Wewewa Selatan (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Reses Disertai Aksi, Octavianus Dapa Talu Jemput Langsung Aspirasi Petani

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Anggota DPRD PDI Perjuangan Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), Octavianus Dapa Talu, melaksanakan Reses Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025. Pada kesempatan tersebut, ia juga menyerahkan bantuan berupa alat pertanian dan bibit kepada kelompok tani. Kegiatan ini berlangsung di Desa Werilolo, Kecamatan Wewewa Selatan, pada Selasa, 28 Oktober 2025. Pantauan Lintassumba.com, hadir […]

  • Berbagai pihak terkait proyek Jalan Usaha Tani (JUT) di Desa Kabali Dana, Wewewa Barat, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) makin disorot. PPK dari Dinas Pertanian mengakui adanya temuan.

    Fakta Baru Terungkap! Proyek JUT di Desa Kabali Dana Diduga Bermasalah

    • calendar_month Sabtu, 15 Feb 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Berbagai pihak terkait proyek Jalan Usaha Tani (JUT) di Desa Kabali Dana, Wewewa Barat, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) makin disorot. Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dari Dinas Pertanian sebelumnya mengakui adanya temuan di lapangan. PPK pun meminta Kelompok Tani (Poktan) Tunas Baru segera membangun deker serta tembok penahan di titik yang mengalami […]

  • Keterlambatan pembayaran tunjangan Tambahan Penghasilan (Tamsil) bagi guru non-sertifikasi di Sumba Barat Daya (SBD), Nusa Tenggara Timur (NTT) memang bukan hal baru.

    Tamsil 9 Bulan di SBD Belum Dibayar, Dinas Klaim Belum Ada Dana?

    • calendar_month Sabtu, 15 Feb 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Keterlambatan pembayaran tunjangan Tambahan Penghasilan (Tamsil) bagi guru non-sertifikasi di Sumba Barat Daya (SBD), Nusa Tenggara Timur (NTT) memang bukan hal baru. Kali ini dinilai lebih parah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Untuk triwulan II, III, dan IV tahun 2024 belum juga dicairkan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P&K) setempat. Hingga kini, tunjangan tersebut […]

expand_less