Camat Wewewa Selatan Minta Desa Serius Tangani Stunting, Octavianus Dapa Talu: Semua Pihak Wajib Terlibat!
- account_circle Johan Sogara
- calendar_month Rabu, 13 Agt 2025
- comment 0 komentar
- print Cetak

Pembukaan Pra Musrenbang Stunting Kecamatan di Sentra Bambu Wewewa Selatan (Johan Sogara/Lintas Sumba)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
LINTAS SUMBA – Pemerintah Desa di Kecamatan Wewewa Selatan, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), diminta serius menekan angka stunting.
Desakan ini disampaikan Camat Wewewa Selatan, Stefanus Malo, saat Pra Musrenbang Stunting di Sentra Bambu, pada Senin, 11 Agustus 2025.
Pantauan Lintassumba.com, kegiatan itu dihadiri Wakil Bupati SBD, Dominikus Alphawan Rangga Kaka, OPD, Kegiatan ini dihadiri Anggota DPRD SBD Octavianus Dappa Talu, Lukas Cama, dan Asnat Kondo, Kapolsek, Danramil, serta pemerintah desa se-Wewewa Selatan.
Saat itu, Stefanus menegaskan rembuk stunting menjadi ajang merumuskan langkah konkret pencegahan stunting di tingkat kecamatan dan desa.
Fokusnya mengoptimalkan sumber daya lokal, membangun komitmen bersama, dan menyelaraskan program dengan Musrenbangdes serta RKPDes.
Ia menjelaskan, rembuk stunting juga bertujuan meningkatkan kesadaran warga soal gizi seimbang, pola hidup sehat, dan dampak buruk stunting bagi tumbuh kembang anak.
Perencanaan, menurutnya, akan dilakukan berbasis data, dengan melibatkan OPD, sektor non-pemerintah, dan masyarakat.
“Yang tidak kalah penting adalah keterlibatan semua pihak untuk turut proaktif dalam pencegahan stunting. Secara umum, tidak saja tentang stunting tapi semua program pemerintah kita ajak masyarakat agar merespon secara positif dan menjadi subjek atau pelaku pembangunan,” ujarnya.
Hal ini pun mendapat respon positif dari Anggota DPRD SBD, yang juga adalah Ketua Komisi I DPRD SBD, Octavianus Dapa Talu. Ia mengapresiasi langkah pemerintah kecamatan tersebut.
- Penulis: Johan Sogara

Saat ini belum ada komentar