Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum & Kriminal » Pembongkar Mafia BBM Dipecat, PGI Desak Kapolri Tinjau Kembali

Pembongkar Mafia BBM Dipecat, PGI Desak Kapolri Tinjau Kembali

  • account_circle Johan Sogara
  • calendar_month Rabu, 16 Okt 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LINTAS SUMBA Persekutuan Gereja Indonesia (PGI) menyerukan kepada Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo untuk mempertimbangkan kembali keputusan pemecatan mantan Kaur Bin Ops (KBO) Reskrim Polresta Kupang Kota, Ipda Rudy Soik.

Sekretaris Eksekutif PGI, Henrek Lokra, menyampaikan bahwa permohonan ini berdasarkan keprihatinan masyarakat terkait pemecatan Ipda Rudy yang sebelumnya berhasil membongkar kasus mafia bahan bakar minyak (BBM) di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Menurut Henrek, pemecatan tersebut mengusik rasa keadilan publik.

“Kami memohon kepada Bapak Kapolri untuk meninjau kembali pemecatan Ipda Rudy Soik karena terkait prosedural yang tentunya dapat diperdebatkan,” ujar Henrek kepada awak media, pada Selasa, 15 Oktober 2024.

Henrek menilai, pemecatan tanpa hormat terhadap Ipda Rudy dapat berdampak negatif pada semangat penegakan hukum di kalangan aparat, serta mengurangi kepercayaan masyarakat terhadap upaya penegakan keadilan.

Ia berharap, Kapolri dapat mengkaji kembali keputusan tersebut.

Ipda Rudy Soik sebelumnya dipecat oleh Polda NTT atas dugaan pelanggaran kode etik profesi dalam penyelidikan kasus BBM bersubsidi.

Rudy dituduh terlibat dalam beberapa pelanggaran disiplin, termasuk pencemaran nama baik anggota Polri, meninggalkan tempat tugas tanpa izin, serta ketidakprofesionalan dalam penyelidikan.

Audit investigasi yang dilakukan oleh Subbidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda NTT juga mengungkapkan ketidakprofesionalan dalam penyelidikan yang dilakukan Ipda Rudy dan timnya, seperti pemasangan police line pada drum dan jerigen kosong di dua lokasi berbeda, tanpa melibatkan unit terkait dan tidak sesuai dengan standar operasional.

Kasus ini terus memicu perhatian publik, terutama karena peran Ipda Rudy dalam mengungkap praktik mafia BBM di NTT, yang dianggap oleh banyak pihak sebagai upaya signifikan dalam penegakan hukum di wilayah tersebut.***

  • Penulis: Johan Sogara

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Program Inkubator Bisnis Dispora NTT yang merupakan bagian dari 100 hari kerja Gubernur NTT, Sebanyak 50 pemuda berusia 16 - 30 tahun dari empat kabupaten di Sumba terlibat dalam program tersebut.

    Program 100 Hari Gubernur: Empat Hari Digembleng, Peserta Inkubator Bisnis Kantongi Sertifikat

    • calendar_month Jumat, 13 Jun 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Pelatihan Inkubator Bisnis untuk pemuda se-Sumba resmi ditutup Bupati Sumba Barat Daya (SBD), Ratu Ngadu Bonnu Wulla. Bupati hadir mewakili Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, dalam penutupan kegiatan tersebut. Pelatihan ini digelar selama empat hari di Hotel Sinar Tambolaka, Kabupaten SBD, pada Selasa – Jumat, 10–13 Juni 2025. […]

  • Rektor ITEKES Bali, I Gede Putu Darma Suyasa, saat memberikan sambutan dan laporan pendidikan (Tangkap Layar YouTube ITIKES Bali Official/Lintas Sumba)

    Wisuda ke-57 ITEKES Bali, Rektor Sebut Tingkat Kelulusan Uji Kompetensi Nasional Capai 99 Persen

    • calendar_month Kamis, 17 Okt 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Rapat Pimpinan Institut Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali dalam rangka Wisuda ke-57 resmi digelar. Acara ini tepatnya dilaksanakan di Aula ITEKES Bali, pada Kamis, 17 Oktober 2024. Sidang terbuka senat perguruan tinggi tersebut dipimpin langsung oleh Rektor ITEKES Bali, I Gede Putu Darma Suyasa. Dalam sambutan sekaligus laporan pendidikannya, Rektor menyampaikan bahwa […]

  • Calon Bupati Sumba Barat Daya (SBD) Dr. Soleman Lende Dappa (SLD) ditemui Lintas Sumba di DPC Partai Gerindra SBD (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Kontroversi Pilkada 2024: Tidak Punya Komitmen karena Pilih Independen dan Partai Politik? SLD Bilang Begini

    • calendar_month Kamis, 9 Mei 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) selalu menjadi momen penting dalam demokrasi sebuah negara. Di Indonesia, proses ini tidak hanya mencerminkan keinginan masyarakat untuk memiliki pemimpin yang mampu mengemban amanah dengan baik, tetapi juga menunjukkan semangat partisipasi politik yang tinggi. Namun, di tengah dinamika politik yang kompleks, keputusan seseorang untuk maju sebagai calon pemimpin […]

  • Mahkamah Konstitusi (MK) menolak permohonan sengketa hasil Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sumba Barat Daya 2024 10:30 Play Button

    Terbaru! Ini Putusan Sidang MK Terkait Gugatan Paket Rakyat

    • calendar_month Rabu, 5 Feb 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Hakim Mahkamah Konstitusi menolak permohonan Paket Rakyat dalam sengketa Pilkada Sumba Barat Daya tahun 2024, dalam Sidang Perkara PHPU Gubernur, Bupati, dan Walikota, pada Rabu, 05 Februari 2025.***

  • Batu Candi di Pantai Anameha, Kodi Balaghar (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Batu Candi dan Sunset Magis di Pantai Anameha: Bagian dari Kerajaan Kuno?

    • calendar_month Senin, 7 Okt 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Pantai Anameha, yang terletak di Desa Tana Mete, Kecamatan Kodi Balaghar, merupakan salah satu ikon wisata unggulan Kabupaten Sumba Barat Daya. Pantai ini memiliki keindahan yang tak kalah memukau dibandingkan dengan Pantai Batu Cincin yang berada di dekatnya. Dengan pesona alam yang luar biasa, Pantai Anameha menarik perhatian wisatawan lokal maupun mancanegara. […]

  • Renungan Katholik Minggu Biasa III, 21 Januari 2024

    Renungan Katholik Minggu Biasa III, 21 Januari 2024

    • calendar_month Minggu, 21 Jan 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Adalah hal yang lumrah bagi seorang nelayan dalam mencuci dan merapikan jaring atau jalanya. Ini sudah jadi pekerjaan sehari-hari, dan mungkin, dilakukan dengan sedikit membosankan. Tetapi dia tahu bahwa hal itu penting untuk mendapatkan tangkapan ikan yang baik yang dapat memberi makan keluarga. Ini juga dilakukan para nelayan pada saat Yesus memanggil […]

expand_less