Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Humaniora » kendala harga, kematian ayam, dan pasar jadi tantangan, ketua BUMDes sebut tidak sesuai RAB

kendala harga, kematian ayam, dan pasar jadi tantangan, ketua BUMDes sebut tidak sesuai RAB

  • account_circle Kobus Tena
  • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LINTASSUMBA.COM – Ketua BUMDes Desa Pada Eweta, Daud Bobo, menyebut sejumlah kendala masih menghambat pengembangan usaha peternakan ayam yang dikelola Badan Usaha Milik Desa tersebut.

Daud menyebutkan, persoalan utama terletak pada selisih antara Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan harga pasar di lapangan. Kondisi ini membuat pelaksanaan pembelanjaan bahan produksi harus dilakukan dengan penyesuaian ketat agar usaha tetap berjalan.

“Kami sering menghadapi harga di RAB yang lebih rendah dibanding harga di pasar. Ini membuat kami harus mencari cara agar kegiatan usaha tetap bisa berjalan,” ujarnya.

Selain itu, tingkat kematian pada anakan ayam juga menjadi kendala serius dalam proses budidaya. Hal tersebut berdampak langsung pada produktivitas serta hasil panen yang diharapkan dapat menopang pendapatan BUMDes.

Masalah lain yang turut disorot adalah terbatasnya serapan pasar. Menurut Daud, pemasaran hasil peternakan BUMDes hingga kini belum berjalan optimal sehingga mempengaruhi perputaran usaha.

Ia menilai, jika pemerintah daerah dapat mendorong Badan Gizi Nasional (BGN) melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Sumba Barat Daya untuk menyerap ayam lokal dari BUMDes, maka perputaran ekonomi desa akan lebih cepat dan berdampak luas bagi daerah ini.

“Seandainya Pemda menekankan kepada kepada BGN agar SPPG yang ada di SBD harus membeli ayam di BUMDES, saya rasa perputaran uang di desa akan lebih cepat. Namun hingga saat ini, yang-ayam yang masuk ayam frozen dari Jawa,” kata Daud.

BUMDes Pada Eweta berharap adanya kebijakan yang lebih berpihak pada produk lokal desa, khususnya dalam memperkuat keberlanjutan usaha peternakan yang dikelola masyarakat serta memperluas akses pasar di tingkat daerah.***

  • Penulis: Kobus Tena
  • Editor: Kobus Tena

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggota DPRD Sumba Barat Daya (SBD), Octavianus Dapa Talu (Kiri), dan Kepala Desa Mandungo, Yubianto Sam (Kanan), saat Reses Masa Sidang 1 Tahun 2026 (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Octavianus Dapa Talu Reses di Mandungo, Warga Keluhkan Jalan Rusak hingga Alat Posyandu Tak Akurat

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Reses Anggota DPRD Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) menjadi ruang bagi warga Desa Mandungo untuk menyuarakan persoalan mereka. Kegiatan reses Masa Sidang I Tahun 2026 kali ini dilakukan di Desa Mandungo, Kecamatan Wewewa Selatan, pada Sabtu, 31 Januari 2026. Reses tersebut dilaksanakan oleh Anggota DPRD SBD Fraksi PDI Perjuangan Dapil SBD III, […]

  • Resort Manager Hotel Arya Sumba Kodi, Arya Resort, Lexy Manafe, Eksploitas Pasir laut (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Disinyalir Eksploitasi Pasir Laut, Manajemen Arya Sumba Kodi Resort Angkat Bicara

    • calendar_month Kamis, 3 Apr 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Belakangan ini beredar isu yang menyebut Arya Sumba Kodi Resort di Desa Ate Dalo, Kecamatan Kodi, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) tidak peduli terhadap kelestarian lingkungan. Bahkan hotel tersebut disinyalir telah melakukan eksploitasi pasir laut. Menanggapi hal ini, Manajemen Hotel pun menegaskan bahwa pihaknya tidak terlibat dalam tindakan aktivitas ilegal itu. Proyek […]

  • Bahaya Keseringan Menonton Film 21+: Dampak Negatif bagi Kesehatan Mental dan Emosional

    Bahaya Keseringan Menonton Film 21+: Dampak Negatif bagi Kesehatan Mental dan Emosional

    • calendar_month Selasa, 26 Mar 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Menonton film 21+ atau film dengan konten dewasa telah menjadi bagian dari budaya populer di berbagai belahan dunia. Meskipun dapat memberikan hiburan sesaat, keseringan menonton film dengan konten dewasa dapat memiliki dampak negatif yang serius pada kesehatan mental dan emosional seseorang. 1. Desensitisasi Terhadap Kekerasan dan Seksualitas Keseringan menonton film 21+ dapat […]

  • Tampilan Aplikasi Sirekap Pemilu 2024

    Sirekap Sempat Dihentikan Sementara, KPU RI Bilang Begini

    • calendar_month Selasa, 20 Feb 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Aplikasi Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap) Pemilu 2024 sempat dihentikan untuk sinkronisasi data. Tindakan sinkronisasi ini dilaksanakan dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan hak informasi bagi masyarakat umum. Maka dari itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia (RI) selalu berusaha menyediakan data yang akurat mengenai hasil suara yang diperoleh oleh para peserta Pemilu 2024 […]

  • Tampak situasi Polres Ende saat gelar bakti donor darah di Hari Jadi Polwan Ke - 76 (TIM/Lintas Sumba)

    Hari Jadi Polwan ke -76, Polres Ende Gelar Bakti Kesehatan Donor Darah

    • calendar_month Selasa, 20 Agt 2024
    • account_circle Ama Tassy Lake
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Dalam rangka memperingati Hari Jadi Polisi Wanita (Polwan) Republik Indonesia yang ke -76, Polres Ende melaksanakan kegiatan bakti kesehatan berupa donor darah. Acara ini berlangsung di Gedung Bhayangkara Polres Ende, pada Senin, 19 Agustus 2024. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kabag Ops Polres Ende AKP Syafrudin. Rangkaian kegiatan diawali dengan pengecekan […]

  • Tokoh Politik dukung penuh Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur, Ansy Lema dan Jane Natalia Suryanto (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Tokoh Politik: Ansy-Jane Pasangan Ideal yang mewakili Laki-Laki dan Perempuan

    • calendar_month Kamis, 19 Sep 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Kornelis Dola, salah satu tokoh politik di Manggarai, secara resmi bergabung dengan Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan. Keputusan ini diumumkannya pada Sabtu pekan lalu, bersamaan dengan tekadnya untuk memenangkan pasangan calon (paslon) Yohanis Fransiskus Lema dan Jane Natalia Suryanto dalam Pemilihan Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) 2024. “Keputusan ini sudah melalui banyak […]

expand_less