Fraksi PAN SBD Dorong Sinkronisasi Data Disabilitas antara Pemerintah dan YHS
- account_circle Johan Sogara
- calendar_month Kamis, 21 Agt 2025
- comment 0 komentar
- print Cetak

Ketua Fraksi PAN Sumba Barat Daya (SBD), Alfonsus Yamba Kodi, saat dialog dengan Yayasan Harapan Sumba (YHS) di Pasola Hall Sinar Tambolaka (Johan Sogara/Lintas Sumba)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
LINTAS SUMBA – Yayasan Harapan Sumba (YHS) terus menguatkan misi kemanusiaan dalam memperjuangkan hak-hak penyandang disabilitas serta kelompok rentan.
Karena itu, sinergi antara DPRD, pemerintah, dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) seperti ini sangat penting dalam memperkuat agenda perlindungan kelompok marjinal.
Hal tersebut disampaikan Ketua Fraksi PAN Sumba Barat Daya (SBD), Alfonsus Yamba Kodi, saat dialog bersama YHS di Pasola Hall Sinar Tambolak, Kota Tambolak, pada Selasa, 19 Agustus 2025.
Alfons menyebut YHS lebih spesifik mengangkat isu disabilitas, kelompok yang sering dipinggirkan dalam pembangunan.
“Pergerakan YHS ini sangat menyentuh kelompok marjinal yang kerap diabaikan. Tugas kita ya memastikan mereka mandiri,” katanya.
Ia menegaskan bahwa DPRD memiliki peran mendorong pemerintah menyiapkan program, data valid, serta anggaran bagi kelompok rentan.
Alfons juga mendorong yayasan tersebut untuk hadir dalam forum-forum resmi, mulai dari tingkat desa hingga provinsi, untuk memperkuat advokasi.
Menurutnya, data penyandang disabilitas yang dikelola yayasan kerap lebih akurat dibandingkan pemerintah sehingga penting dilakukan sinkronisasi.
“Kita harus kawinkan data yang ada di YHS dan Pemerintah. Data yang valid menjadi dasar supaya program itu bisa tepat sasaran,” tegasnya.
- Penulis: Johan Sogara

Saat ini belum ada komentar