NTT Mart Resmi Diluncurkan di SBD, Pemerintah Dorong UMKM Bersaing Ke Level Nasional
- account_circle Hans Wea
- calendar_month Kamis, 18 Des 2025
- comment 0 komentar
- print Cetak

NTT Mart Resmi Diluncurkan di SBD, Pemerintah Dorong UMKM Bersaing Ke Level Nasional. (Hans Wea/Lintas Sumba)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Lintas Sumba – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) resmi meluncurkan NTT Mart di Kecamatan Kota Tambolaka, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), pada Rabu, 17 Desember 2025.
Kehadiran NTT Mart menjadi langkah strategis dalam memperkuat pemasaran produk lokal sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis kerakyatan di wilayah SBD.
NTT Mart tidak hanya difungsikan sebagai etalase produk unggulan daerah, tetapi juga dirancang sebagai ruang strategis bagi pelaku usaha lokal untuk tumbuh, bersaing, dan memperluas akses pasar.
Program ini diharapkan menjadi penggerak utama ekonomi lokal, khususnya bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Wakil Bupati Sumba Barat Daya, Angga Kaka, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran Pemerintah Provinsi NTT yang dinilainya sebagai kehormatan sekaligus motivasi besar bagi masyarakat SBD.
“Kehadiran Pemerintah Provinsi NTT merupakan kehormatan sekaligus motivasi besar bagi kami dalam mendorong kemajuan ekonomi di daerah,” ungkap Angga Kaka.
Menurutnya, peluncuran NTT Mart membuka peluang konkret bagi UMKM dan perajin lokal untuk memasarkan produk unggulan daerah secara lebih luas dan terorganisir.
“Tentu hal ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dalam memberdayakan UMKM dan perajin lokal, serta membuka akses pasar yang lebih luas bagi produk-produk unggulan daerah, khususnya SBD,” jelasnya.
Angga Kaka juga menekankan pentingnya perhatian serius terhadap kekayaan lokal, terutama tenun Sumba dan berbagai produk bernilai tinggi yang menjadi identitas budaya daerah.
Ia menilai, dengan dukungan sistem pemasaran yang baik, produk-produk tersebut memiliki peluang besar untuk bersaing hingga ke tingkat nasional bahkan internasional.
“Semua kekayaan budaya tenun dan produk unggulan lokal bernilai tinggi perlu diperhatikan secara serius agar mampu bersaing di tingkat internasional,” tegasnya.
Lebih lanjut, Wakil Bupati berharap kehadiran NTT Mart tidak berhenti pada aktivitas jual beli semata, tetapi benar-benar menjadi katalisator pemberdayaan ekonomi masyarakat dan peningkatan kesejahteraan pelaku UMKM di Sumba Barat Daya.
“Kami berharap kehadirannya tidak hanya menjadi etalase produk lokal, tetapi juga menjadi ruang untuk tumbuh dan peningkatan kesejahteraan para pelaku UMKM Pemerintah SBD serta seluruh pemangku kepentingan demi kemajuan ekonomi daerah,” pungkasnya.
Menutup sambutannya, Angga Kaka menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam terselenggaranya launching NTT Mart.
Ia berharap program ini membawa manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat Sumba Barat Daya, sekaligus memperkuat daya saing produk lokal NTT di pasar yang lebih luas.***
- Penulis: Hans Wea

Saat ini belum ada komentar